
Mereka berdua akhirnya sampai juga,Guntur langsung mandi lagi karena merasa badannya lengket dan bau yang campur aduk,sedangkan Rubby langsung menata belanjaan di kulkas dan mulai memasak,cukup ribet karena memasak dengan rambut yang tergerai,dia takut kalau mengikat rambut,nanti lehernya akan terlihat dan bisa membongkar penyamarannya,jadi mau tak mau dia harus terbiasa dengan kondisi seperti ini..
Setelah mandi Guntur langsung menuju meja makan yang berdekatan dengan dapur,saat dia menunggu makanannya matang,sesekali dia menatap Rubby yang sedang memasak, ekspresi wajah nya sangat lucu,kadang serius,kadang tersenyum,kadang sedikit mengerutkan dahinya,entak apa yang terjadi padanya,tapi Guntur tak bisa melihatnya hingga tak terasa makanannya matang semua,dan Rubby langsung menyajikannya di meja tepat di depan Guntur
"Silakan di coba tuan,beri nilai untuk masakan saya,kalau tuan tidak cocok,besok bisa order saja,tau kalau cocok dengan selera anda,saya bisa memasakkan nya tiap hari"
"Ok kita makan sekarang, sepertinya sangat enak,aromanya sangat menggugah selera"Guntur langsung mengambil makanan yang disajikan Rubby,karena perutnya sungguh sangat ingin di isi dari tadi,tanpa ragu Guntur menyuapkan makanannya,terdiam sesaat lalu mengunyahnya sampai halus dan menelannya dengan senyum yang tersungging
"Bagaimana?berapa nilai yang tuan berikan untuk makanan saya?dari 1-5 ??"Rubby penasaran dengan penilaian suaminya itu
"Eemmhh..10 ini sempurna banget,aku udah lama g makan seperti ini"gumam Guntur sambil terus menyantap makanannya,Rubby hanya tersenyum melihat tingkah suami ya yang lahap memakan masakannya
"Syukur deh,kalau tuan suka kalau begitu besok saya akan buatkan sarapan pagi,mau sekalian di bawakan bekal juga?"sahut Rubby antusias
__ADS_1
"Kamu lupa?besok itu weekend,jadi tak perlu bawa bekal,tapi boleh deh tuan masuk kerja buatin bekal,biar hemat waktu juga"
"Siap tuan,kalau ada yang ingin anda makan,tinggal bilang ke saya"
"Kamu bisa masak apa saja?"
"Tidak semua juga tuan,hanya beberapa saja,tapi saya bisa belajar lewat google,hehe" sahut Rubby sambil terkekeh
"Boleh-boleh yang penting bisa dimakan,"keduanya makan dengan lahap sambil ngobrol santai hingga semuanya ludes tanpa sisa,dan Rubby langsung membersihkan meja makan dilanjut mencuci piring hingga bersih,dan menuju ruang keluarga karena kebetulan Guntur sedang bersantai sambil nonton TV
"Udah ada gambaran bagaimana melayani ku?"menarik Rubby yang masih berdiri dan saat itu juga Rubby langsung duduk di pangkuannya
"Tuan,saya tidak tau memulainya dari mana,karena belum ada pengalaman sama sekali"
__ADS_1
"Kamu pernah pacaran?"Rubby menggeleng
"Ciuman?"Rubby kembali menggeleng
"Huuffh.. Ok,tak masalah sekarang kita nonton film saja"dengan senyum yang mencurigakan,Rubby yang polos hanya mengangguk menuruti keinginan Guntur,dengan santainya Guntur mengangkat tubuh mungil istrinya dan mendudukkannya di sofa di sampingnya,kemudian dia berdiri dan mulai mencari2 film yang akan dia tonton dengan istri kecilnya,setelah dapat dia langsung memutarnya dan kembali duduk di samping istrinya
Saat film di mulai,masih biasa saja..tapi makin lama makin membuat Rubby risih sendiri sedangkan Guntur masih santai dengan sesekali melirik ke arah Rubby yang wajahnya terlihat gusar dan entah apa yang dirasakannya
Dan pada saat filmnya memperlihatkan adegan 18+ dengan refleks Rubby menutup matanya dengan kedua tangannya,itu membuat Guntur tertawa terbahak-bahak,dan menarik tangan Rubby agar terus melihat filmnya,tapi ternyata Rubby menutup matanya sangat erat
"Kenapa?kamu harus belajar hal-hal seperti ini,agar bisa melayani suami,pelajari semuanya di film ini,nanti kalau sudah tau sedikit-sedikit,aku bisa membantumu saat praktek secara langsungnya"Guntur berbisik tepat di telinga Rubby,dan itu membuat Rubby sedikit geli,dan bulu kuduk nya meremang
"Apa itu harus?"gumam Rubby sambil ragu-ragu membuka matanya
__ADS_1
"Tentu saja,aku g mau melayani mu,jadi kamu yang harus agresif dan serius melayani ku"mengecup sekilas bibir mungil yang sejak tadi menggodanya itu
"Eh..eemmh, baiklah saya tidak akan mengecewakan anda"Rubby membuka matanya dan kembali melihat layar televisi yang menunjukkan tontonan 18+,dia harus bisa mempelajari semua itu,meski sudah pernah melihat secara live,itu hanya sekilas dan dia memilih untuk menghindar,sedangkan kali ini dia harus bisa mempelajarinya, sungguh ngeri-ngeri sedap,dia merasa sedikit geli dan tegang sendiri,sedangkan Guntur malah menikmati menatap wajah Rubby yang terlihat lucu