
Mereka tak langsung kembali ke hotel,masih melanjutkan acara jalan-jalannya,kali ini pergi ke danau yang cukup di gemari karena suasananya yang asri dan ada wahana bermainnya,saat sampai ternyata disana cukup ramai,hampir mirip seperti pekan raya banyak pedagang makanan khas daerah setempat,tempat outbound dan tempat yang bagus untuk bersua foto karena memang tempatnya sangat cantik untuk diabadikan..
"Astaga..ramai sekali tempat ini,kenapa loe g sewa saja sih tur,biar bisa private gitu"gerutu Igo saat melihat keramaian pengunjung yang memadati tempat yang mereka datangi
"Tempat seperti ini g seru kalau sepi pak,emang asyik nya ramai gini..biar bisa belajar berbagi dan mengantri"tutur Rubby sambil menggandeng Anjani dan Renita membaur bersama banyak orang yang ada di sana..
"Iya,kalau pak Igo mau private jangan di tempat wisata pak,tapi dihotel biar g ketahuan publik"sambil berjalan menjauh dari tiga pria yang menjadi penjaga mereka,sindiran Anjani langsung mendapat pelototan dari Igo..Guntur dan Lucas hanya menahan tawanya mendengar sindiran Anjani
"Beraninya gadis itu menyindir gue seperti itu, sepertinya dia harus sedikit diberi hukuman"dengus Igo kesal
"Hukuman yang seperti apa nih?"ledek Lucas
"Yang enak dan bikin nagih??"tambah Guntur sambil tertawa terbahak-bahak bersama Lucas
"Sialan,gue g doyan dengan gadis seperti dia,terlalu serius dan pendiam g membangkitkan gairah dan akan membuat gue cepat bosan"Igo tak terima diledek teman-temannya
"Ohya?jangan sampai loe menjilat ludah sendiri nantinya,karena yang gue lihat dia lumayan cantik,tubuh juga proporsional,tidak banyak tingkah,pekerja keras,rajin dan mungkin masih beneran gadis karena gue lihat dia tidak pernah dekat dengan pria"Lucas menilai Anjani lebih mendetail,dan Guntur hanya menjadi pendengar sambil mengawasi istrinya yang sedang mencari makanan yang ingin dibelinya di kios-kios yang ada disana
"Cih..sok tau,kita g tau gimana kelakuannya diluar kantor, ada pepatah mengatakan kalau air yang tenang itu menghanyutkan,loe g lihat kalau teman kita sudah jadi korban yang terhanyut di air yang tenang"ucapan Igo sengaja untuk menyindir Guntur saat ini
"Terserah loe mau bilang apa,tapi gue suka terhanyut di air yang tenang ini,karena saat hanya berdua saja dia bisa membuat ombak yang bergulung-gulung hingga gue sendiri tak mampu untuk menghadapinya"balas Guntur santai,Lucas malah terkekeh saat melihat wajah masam Igo saat mendengar balasan dari Guntur
"Emang susah ngomong sama orang bucin,tapi gue penasaran bagaimana loe bisa ditaklukkan oleh gadis kecil seperti Rubby?"
"Berapa kali gue katakan kalau dia itu bukan gadis kecil lagi,dia itu sudah jadi wanita dewasa seutuhnya"dengus Guntur kesal
__ADS_1
"Hehe.. sepertinya Igo meragukan keperkasaan loe saat membobol gawang gadis kecil itu"tambah Lucas mengompori Guntur agar makin panas
"Eehh..g gitu tur,gue percaya loe sukses membobolnya,tapi yang gue heranin kenapa Rubby masih cuek saja sama loe,biasanya kalau cewek sudah diambil kesuciannya itu makin lengket dan takut banget ditinggalkan prianya tapi Rubby masih saja jaga jarak dari loe"mencoba meluruskan,dia g ingin kena amukan Guntur,melihat Lucas dipukul oleh Guntur membuat dia ikutan ngilu saat itu
"Itu juga yang gue pikirin,bahkan dia menolak saat gue tawarin untuk mengurus surat nikah lalu mengadakan resepsi,gue juga berencana melakukan promil dengannya,agar bisa menahannya untuk bertahan tetap saja dia tak mau"keluh Guntur
"Mungkin dia masih ada keraguan atau minder pada dirinya sendiri,karena bisa dilihat dari segi apapun kalian itu berbeda jauh"dengan bijak Lucas menanggapi keluhan Guntur
"Gue tak mempermasalahkan itu,bahkan mama dan papa sangat senang dengan pernikahan ini,dia tak perlu mendengarkan pendapat orang lain,cukup mendengarkan apa yang gue katakan saja semua akan baik-baik saja"
"Tapi dia yang akan menghadapi banyak masalah karena perbedaan itu,bagaimana publik akan menyerangnya, wanita-wanita yang pernah loe kencani pasti juga tak tinggal diam begitu saja,dan masih ada banyak lagi hal-hal yang tidak terduga,loe tak bisa menutup semua akses yang dia miliki,loe juga tidak dapat melindunginya setiap saat,apa mungkin loe akan mengambil dunia bebasnya hanya untuk melindunginya dari dunia luar yang mungkin akan menghancurkannya??"tambah Lucas dan Igo hanya menjadi pendengar saat ini,karena dia tidak terlalu pandai dalam berbicara yang serius seperti ini
"Lalu gue harus gimana?gue tak ingin kehilangan dirinya luc,baru beberapa hari saja gue sudah sangat tergantung pada nya,dia sangat baik melayani gue dalam segala hal,dari buka mata sampai menutup mata..semuanya disiapkannya dengan rapi dia termasuk istri idaman,semuanya dikerjakannya sendiri tanpa ada pembantu dirumah,udah gitu dia masih bekerja juga,malamnya masih layani gue diranjang hingga tengah malam dan terlelap karena kelelahan,paginya sudah bangun duluan untuk melakukan rutinitas lagi,belum lagi kalau gue minta tambah dilayani pagi hari,tak pernah ada penolakan bahkan dia tak pernah mengeluh sedikitpun"ungkap Guntur apa adanya membuat Igo mendengus mendengar cerita temannya itu
"Sialan,loe cerita intinya saja dong..jangan dijabarkan semuanya,bikin ngiri yang jomblo nih.."sungut Igo,sedangkan Lucas hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya itu
"Loe tadi itu tidak mirip orang ngeluh tur,tapi lebih ke orang pamer..gue aja yang denger g prihatin tapi malah ngiri dengernya,gimana mau kasih solusi"Igo menyandarkan punggungnya di kursi di dekat danau,karena para wanita juga sedang menikmati keindahan danau sambil bersua foto disana
"Loe juga g pernah bisa kasih solusi ke gue,jadi g berharap banyak dapat solusi dari loe"sahut Guntur santai
"Sialan..kesel banget gue sama loe,kalau berani udah gue timpuk tuh mulut,biar g nyakitin saat ngomong"Lucas malah terkekeh kecil saat melihat perdebatan kedua temannya itu
"Saran gue,yakinkan Rubby secara langsung,jangan hanya dari ucapan tapi harus dibuktikan dengan perbuatan,ubah kebiasaan buruk loe,utamakan dia sebagai istri loe,lindungi dia,beri perhatian lebih padanya,manjakan dia dan sesekali bermanjalah dengannya,mungkin dengan begitu dia akan merasa loe benar-benar bisa menjadi suami yang baik untuknya"Lucas mengungkapkan pendapatnya untuk masalah yang dihadapi oleh temannya
"Gue akan coba,tapi kalau dia tetap pada pendiriannya gue harus apa?"
__ADS_1
"Tur,tidak semua yang kita inginkan akan kita dapatkan dengan mudah,apa loe g merasa kalau loe terlalu mudah mendapatkan wanita sebaik Rubby untuk menjadi pendamping pria brengsek seperti loe?"cibir Lucas,membuat Igo cekikikan
"Aaarrgggghhh..gue tau itu,tapi apa salahnya gue berharap dapat wanita baik-baik untuk menjadi istri dan ibu dari anak-anak gue"
"Emang g ada salahnya,tapi kalau loe memaksakan juga tidak akan baik untuk semuanya,ada kalanya perpisahan sebentar bisa membuat seseorang menyadari betapa berharganya orang yang selama ini ada di dekat kita,beri waktu untuk kalian berdua saling mengerti arti sesungguhnya hubungan yang kalian jalani,rasa apa yang ada di hati,cinta sejati atau hanya sekedar saling membutuhkan satu sama lain, seperti timbal balik atau saling menguntungkan saja"
"Apa aku bisa melepasnya?baru tiga hari saja sudah sangat membuat gue kelimpungan saat memikirkan kalau dia tak berada disisi gue nantinya,kalau gue berpisah dengannya,apa mungkin ada kesempatan untuk bisa mendapatkan nya lagi?"
"Entahlah,perbanyak berdo'a pada Tuhan semoga Tuhan masih ingat punya hamba seperti loe ini"jawab Lucas santai,Guntur mendelik saat mendengar balasan Lucas,Igo sudah tertawa ngakak dibuatnya
"Loe dulu g selemah ini tur,belum apa-apa sudah takut aja,jalani dulu lah..nikmati masa-masa pengantin baru kalian,gue bantu do'a biar kalian bisa terus bersama"sahut Igo masih dengan sisa tawanya
"Cih,.berdo'alah untuk diri loe sendiri,biar dapat wanita yang membuat loe kelimpungan untuk mengejarnya,dan saat itu terjadi gue akan menobatkan wanita itu sebagai wanita tangguh yang bisa menaklukkan pria b*j*t seperti loe"setelah berkata seperti itu Guntur langsung beranjak dari sana dan mendekat pada istrinya yang sedang bermain ayunan..
"Dibantu do'a malah nyumpahin gue, bener-bener menyebalkan"sungut Igo
"Mending deketin tuh gebetan loe, sepertinya dia sedang di rayu pria asing,jangan sampai nyesel,karena gagal dapat perawan"bisik Lucas sambil menunjuk ke arah Anjani yang sedang memilih souvernir sambil berbincang dengan seorang pria yang tak dikenalnya
"Dia bukan gebetan gue,siapa yang peduli dengan wanita itu,terserah dia mau dekat dengan siapa saja..g ada urusannya dengan gue"elak Igo,tapi tatapannya terus mengarah ke Anjani dan terlihat sangat tidak senang melihat wanita itu ngobrol santai dengan pria lain
"Buang gengsi loe, samperin sana..mumpung belum terlambat,nanti kalau diambil orang nyesel juga tak berguna"tambah Lucas lagi
"Huuffh..gue bukan g suka dia dengan pria lain,tapi karena dia kesini bareng gue,jadi merupakan tanggung jawab gue untuk menjaganya..jangan berfikir yang aneh-aneh"cerocos Igo sambil beranjak dari duduknya dan hendak menghampiri Anjani
"Terserah loe mau bilang apa,yang pasti apapun yang disembunyikan oleh hati akan diperlihatkan oleh sikap,dan sikap loe itu sudah menunjukkan bahwa loe mulai main hati dengan wanita itu"sahut Lucas tepat pada sasaran dan itu membuat Igo terdiam sejenak dan kemudian pergi tanpa kata,dia mencerna ucapan Lucas dan mencoba menepis tapi hatinya tak bisa dibohongi,ada sedikit rasa pada wanita itu..
__ADS_1
Lucas memang paling bijaksana diantara ketiganya,dia paling bisa diandalkan,dan lebih cepat memahami situasi dalam hal apapun..bisa dikatakan sangat peka..