
Mereka berdua hendak berjalan keluar dari kamar Rubby,tapi tiba-tiba Rubby berhenti
"Kenapa?ada yang sakit?atau kamu gatal-gatal dan sesak lagi?"tanya Guntur cemas
"Tidak tuan,tapi bolehkah saya mandi dulu?badan saya terasa lengket dan g nyaman karena tadi berkeringat cukup banyak"dengan penuh permohonan
"Mandilah,dan jangan menyamar lagi saat di rumah,kalau saat diluar boleh"Guntur pergi meninggalkan kamar Rubby menuju ruang keluarga untuk bersantai sambil nonton tv
Rubby segera mandi dan tampil apa adanya tanpa riasan yang menutupi wajah cantiknya,bahkan dia memakai gaun rumahan sederhana berlengan pendek dengan panjang sebatas lutut,cukup manis di tubuh mungilnya,setelah siap dia keluar dan langsung menuju dapur untuk menyiapkan makan malam mereka berdua
Semua bahan sudah di keluarkan,dan siap untuk di masak,saat Rubby sedang memotong sayur,Guntur datang dari belakang dan langsung mengikat rambut Rubby yang dari tadi mengganggu aktivitas nya memasak,dan itu membuat Rubby terkejut
"Kenapa g diikat aja?jadi kan lebih leluasa saat memasak"sambil menatap leher jenjang Rubby yang masih ada bekas gigitan kecil darinya semalam,dan itu sangat menggodanya ingin menggigitnya lagi dan lagi
__ADS_1
"Tadi kelupaan tuan!"dengan cengiran lucu
"Kamu nyaman seperti ini atau seperti biasanya?"memeluk Rubby dari belakang dan itu membuat Rubby langsung menegang,apalagi nafas Guntur terasa hangat di lehernya
"Seperti biasanya,kalau seperti ini saya tak bisa konsentrasi memasak tuan"sahut Rubby cepat,Guntur yang mendengar perkataan Rubby terkekeh,padahal Guntur tanya tentang penampilannya,bukan posisinya saat ini,tapi itu membuat Guntur ingin menggoda istrinya itu
"Kenapa g bisa konsentrasi?kan aku g gangguin kamu memasak?"sesekali mengecup leher Rubby dengan lembut,dan itu membuat Rubby meremang seketika itu juga
"Tu..tuan,anda cukup mengganggu kalau seperti ini,saya jadi kegelian dan.."kalimat Rubby g dilanjutkan,dia hampir saja kebablasan berkata 't*r*ngs*ng',untung sempat dihentikannya
"Dan..dan merinding,ya..itu..bulu kudukku berdiri karena terasa geli begitu tuan"sahut Rubby lega karena mendapatkan jawaban yang lumayan masuk akal,dan Guntur tersenyum tipis
"Aku kira kamu t*r*ngs*ng saat aku seperti ini"masih tetap di posisi nya,yang memeluk Rubby dan menciumi leher istrinya
__ADS_1
"Hah..kok dia tau?apa dia peramal?"batin Rubby kembali dibuat terkejut oleh bos nya itu
"Tu..tuan,hentikan"mohon Rubby
"Aku lebih berminat memakanmu by.."bisik Guntur lagi
"Tapi saya harus masuk dulu tuan,buat tambah tenaga,bercinta juga butuh tenaga ekstra biar tidak pingsan dan lemas"ucapan Rubby itu membuat nya dalam masalah baru
"Kamu benar sekali,jadi cepatlah masak dan setelah itu aku akan membuatmu lemas tak berdaya,dan kamu harus bersiap untuk begadang tiap malam mulai hari ini
"Mampus.. sepertinya aku dalam masalah besar sekarang"batin Rubby mulai gelisah
"Kenapa diem?kamu kan hari ini akan belajar melayani suamimu ini,jangan sok-sokan lupa kamu by,karena aku akan selalu mengingatkan mu terus,baik dengan bicara biasa,atau bahkan dengan cara yang ekstrim dengan langsung praktek di mana saja nantinya"dan itu membuat Rubby makin dilanda ketakutan
__ADS_1
"Saya mengerti tuan,jadi bisakah saya kembali melanjutkan memasak saya?agar bisa cepat terselesaikan"bujuk Rubby agar bisa dilepaskan oleh suaminya itu,karena jujur saja jantung Rubby mulai berdetak tak beraturan
"Ok,aku lepas kamu sekarang,setelah makan malam kita langsung masuk ke kamarku,dan mulai saat ini kamu tidur di kamarku,tak ada lagi pisah kamar,dan ilang-ilangan di pagi hari,Rubby tak ada kuasa untuk menolak dan hanya bisa mengangguk pasrah