
Pagi hari menampakkan sinarnya,Rubby sudah terbangun dari tadi dan langsung membuat sarapan di dapur,saat Guntur bangun dan tak mendapati istrinya,dia sangat terkejut ada suatu kekhawatiran yang melanda hatinya hingga dia langsung mencari keberadaan Rubby disekitar kamar mereka,tapi karena tidak menemukan istrinya,dia langsung keluar melanjutkan pencariannya,dan ternyata Rubby berada di dapur dengan apron yang berada di tubuhnya,rambut yang dicebol asal dhingga masih ada rambut yang bergelayut manja di leher jenjangnya
"Pagi sekali bangunnya,kamu tak perlu melakukan itu by,aku sudah meminta orang untuk membuatkan masakan buat kita"ucap Guntur lembut sambil memeluk tubuh istrinya dari belakang,seakan semalam tidak pernah terjadi apa-apa diantara mereka,Rubby juga tak mengatakan apapun dia hanya tersenyum saja
"Aku hanya ingin memasak,tadi sudah ada orang yang datang,tapi aku meminta untuk kembali..apa kamu keberatan dan ingin memesan makanan lain?aku bisa menghubunginya untukmu"sahut Rubby tak kalah lembut dari perkataan suaminya
"Kalau aku ingin memakanmu bagaimana?"goda Guntur sambil mengecup pipi istrinya singkat,Rubby berbalik setelah mematikan kompor dan mengalungkan tangannya di leher suaminya
"Aku tak keberatan kalau kamu ingin makanan pembuka yang manis"balas Rubby dengan kerlingan mata nakalnya,dan Guntur terbelalak melihat tingkah nakal istrinya itu,hingga dia langsung mengangkat tubuh mungil itu diatas meja makan yang tak terlalu jauh dari tempatnya berdiri
"By..kamu tak boleh menyalahkan ku kalau kelelahan pagi ini,karena kamu yang menggoda ku duluan"bisik Guntur yang ingin melihat istrinya menyerah dan dia masih bisa berhenti saat ini
"Aku akan memuaskanmu pagi ini,agar hatimu makin menyenangkan setelah mengawali hari dengan yang manis"bisik Rubby sambil menelusup kan tangannya ke dalam kaos yang dikenakan suaminya,dan Guntur merasakan sesuatu yang panas menyengat tubuhnya
__ADS_1
"By..eemmhh.. kondisi kan tanganmu"suara berat itu menunjukkan kalau Guntur mulai tergoda,hingga Rubby makin meningkat kan godaannya,dia meraba titik sensitif suaminya hingga membuat Guntur makin berminat menerkam istrinya
"Aku tak bisa mengkondisikan nya,apa kamu suka?"sambil memberi kecupan di leher suaminya,runtuh sudah pertahanan Guntur saat ini,dia tak mau di kuasai istrinya,dia yang harus menguasai istrinya..hingga Guntur mulai menguasai permainan dengan memberi kecupan-kecupan basah di seluruh wajah istrinya nya dan turun keleher dengan memberikan kecupan manis yang meninggal beberapa jejak disana,tanpa menunggu lebih lama dia membuka piala yang di pakai istrinya hingga menampilkan tubuh mungil dengan perlindungan minim yang tersisa,tapi tak berhenti sampai disitu,Guntur masih ingin membuka lapisan terakhir di tubuh istrinya,hingga tubuh polos itu terlihat sangat menggoda telentang di atas meja,sedangkan runtut masih lengkap dengan kaos dan boksernya
"Curang,kamu membuatku seperti ini tapi kamu masih terlihat sempurna dengan bajumu yang lengkap"rengek Rubby sambil memberikan pose menggoda pada suaminya
"Aku suka ini.."dengan cepat Guntur menerkam tubuh mungil istrinya diatas meja yang tidak terlalu besar,tanpa membuka kaosnya,dia benar-benar menikmati keindahan nyata didepannya,******* tak terhindarkan saat keduanya menikmati reguhan surga dunia,pencapaian kepuasan tak serta Merta menghentikan kegiatan Guntur,bahkan beberapa kali dia mencoba dengan gaya berbeda,hingga membuat Rubby lemas di buatnya..terakhir dia menerkam istrinya di depan perapian tubuh Rubby yang polos mulai terkulai lemas diatas karpet tebal berbulu halus,dengan lembut Guntur memeluk tubuh mungil itu dengan erat
"Apa kamu sudah puas pagi ini?"tanya Rubby yang masih berada di dekapan suaminya dengan mata yang masih terpejam karena merasakan remuk di tubuhnya,dan Guntur memeluknya dari belakang dengan selimut yang menutupi tubuh keduanya dia sangat suka dengan posisi seperti ini
"Heemmhh..tulangku seperti lepas dari tempatnya,tubuh kecilku seperti tertelan saat kamu mulai menggila"ucap Rubby pura-pura kesal
"Hahaha..maaf,aku tak bisa mengendalikan diri saat melihatmu menggodaku,nanti kamu bisa melakukan perawatan tubuh seperti spa dan lain sebagainya agar bisa rileks kembali"bujuk Guntur sambil memberi kecupan di tengkuk istrinya, bibirnya tak mau diam dari tadi,tengkuk,leher dan bahu Rubby jadi sasaran kecupannya
__ADS_1
"Aku akan membongkar penyamaranku di depan pak Lucas dan pak Igo?lagian aku tak mungkin melakukan spa,apa kamu mau menunjukkan kulitku yang seperti macan tutul ini pada semua orang"sungut Rubby kesal,karena tak habis pikir dengan apa yang difikirkan suaminya,memberi tanda begitu banyak ditubuhnya benar-benar menunjukkan kuasanya saat bermain yang panas-panas
"Itu...eemmhh,aku tak sengaja by tanpa sadar aku membuat tanda terlalu banyak,tapi semua ini terlihat sangat indah..hehehe"tangan Guntur tak tinggal diam,tetap saja bermain di dada istrinya,sesekali meremas,sesekali memilih ujung mungilnya dan Rubby membiarkannya begitu saja,dia tak ada tenaga untuk menepisnya,hanya bisa menahan desahannya
"Bisakah tanganmu diam sebentar,kamu sangat menyiksaku"Guntur tersenyum lebar tapi tak menghentikan tindakannya
"Aku sangat suka ini by,mungil padat dan kenyal,membuatku gemes ingin memainkannya terus"
"Tapi efeknya sangat buruk untukku"
"Benarkah?apa kamu merasa seperti tersengat aliran listrik?dan ingin mengeluarkan ******* yang indah?kenapa kamu menahannya?aku suka suaramu saat seperti itu,membuatku makin bersemangat"bisik Guntur terus memainkan dada istrinya..
"Nakal sekali,apa kamu tidak lapar?bukankah kita akan pergi jalan-jalan pagi ini?"
__ADS_1
"Aku sudah kenyang memakan kamu,kita istirahat dulu sebentar,setelah itu kita sarapan dan membersihkan diri"
"Oke.."tak ada lagi perbincangan keduanya terlelap sejenak untuk memulihkan kondisi tubuh yang tenaganya sudah terkuras habis untuk sesi bercinta di pagi hari ini