Penjaga Hati

Penjaga Hati
Persiapan Rubby


__ADS_3

Dikantor mereka sibuk dengan pekerjaannya masing-masing,setelah menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk meeting,Rubby menghampiri Guntur untuk mengingatkannya


"Tuan Guntur,10menit lagi waktunya kita meeting"


"Sudah kamu siapkan semuanya?"


"Sudah tuan,kita tinggal menuju ruang meeting saja,karena para klien juga sudah tiba"


"Termasuk menyiapkan untuk pelayanan mu nanti malam?aku tak suka dengan wanita amatiran dan pasif" Guntur beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangannya,sedangkan Rubby tercengang sesaat karena ucapan Guntur yang mengingatkan nya pada pernikahan tanpa cinta itu


"Astaga.. bagaimana aku bisa melupakannya!bahkan aku tak tau memulainya dari mana dan seperti apa,ya Tuhanku..tolong bantu hambamu ini nanti malam,semoga tuan Guntur puas dan tidak kecewa dengan pelayanan ku"batin Rubby sambil menggelengkan kepalanya beberapa kali untuk mengusir fikirkan kotornya


"ngapain masih disitu?mau melayani ku sekarang disini?"


"Ah..tidak tuan,maaf saya kurang fokus"Rubby berjalan cepat menghampiri Guntur lalu keduanya berjalan dengan jarak satu meter

__ADS_1


"Masih saja berjarak,aku ini suami kamu Lo..segitu takutnya kamu sama aku?"sungut Guntur kesal


"Saya hanya ingin menyelamatkan hidup saja tuan,g mau cari masalah dengan wanita-wanita anda"balas Rubby saat lift Guntur terbuka,dia langsung menarik Rubby masuk ke dalam,karena biasanya Rubby akan memakai lift karyawan biasa,g pernah mau satu lift sama Guntur kalau hanya berdua saja


"Tuan..apa yang anda lakukan,nanti karyawan lain bisa mencurigai saya"keluh Rubby sambil mencoba membebaskan diri dari himpitan Guntur


"Jangan terlalu memandang tinggi dirimu by,semua orang tau seperti apa selera ku,yang pasti kamu tidak masuk kriterianya"cibir Guntur sambil terus menatap ke mata indah Rubby yang terhalang kaca mata,entah dorongan dari mana tangan Guntur mengambil kaca mata itu dan makin mendekat wajahnya ke wajah gadis di depannya itu,tatapannya turun ke hidung mungilnya,lalu turun ke bibir yang berwarna gelap karena lipstik yang di pakainya


"Tu..tuan,bisakah anda mengembalikan kaca mata saya dan menjauh dari saya?karena ini sangat mengganggu ruang gerak saya"keluh Rubby mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Guntur


"Hah??jangan disini tuan,saya rasa ini sangat tidak pantas,nanti saja saat diapartemen,saya akan melayani anda"tawar Rubby mulai gugup dan ketakutan dengan tatapan Guntur yang serasa ingin menel*nj*ng*nya


"Kamu takut?baru seperti ini saja sudah ketakutan,lalu bagaimana nanti kamu akan melayani ku??"mulai melepaskan cengkeramannya dari tangan Rubby dan merapikan jasnya sendiri dan lebih tepatnya menata degub jantung yang entah bagaimana bisa makin tak beraturan,apalagi si jumbo tiba-tiba bergerak kesana-kemari mencari sesuatu yang diinginkannya..


"Saya akan berusaha,tuan tidak perlu khawatir kan masalah itu,saya orangnya cukup bertanggung jawab,dan mudah belajar jadi saya tak akan mengecewakan anda"

__ADS_1


"Yakin sekali kamu,aku tak ingin pakai pengaman malam ini,tapi aku tak ingin kamu hamil,jadi cari cara sendiri untuk pencegahan nya"


"Saya sudah menyiapkan pil penunda kehamilan,jadi semua akan aman dan setelah ini tak akan ada lagi sesuatu yang tertinggal antara anda dan saya,anggap saja tak pernah terjadi apapun dengan anda dan saya"entah kenapa,Guntur merasa sangat kesal saat Rubby bilang tak akan ada hubungan apapun lagi dengannya,masih di tambah untuk menganggap bahwa tak pernah terjadi apapun antara mereka berdua


"Tentu saja,aku tak mau dipusingkan dengan hal-hal remeh seperti itu kedepannya,jadi aku hanya memastikan bahwa semua aman dari keterikatan yang akan menyulitkan ku di masa depan"


"Saya bukan wanita bodoh yang akan membiarkan benih anda tumbuh di rahimku,saat saya tau setelah ini kita hanya orang asing yang tak ada hubungan apapun,jadi anda tak perlu khawatir lagi"jawab Rubby tegas


"Bagus deh,kalau kamu sadar diri,karena aku tak ingin kamu mengandung anakku,karena jamu tak pantas untuk itu"Guntur tak kalah sinis menanggapi ucapan Rubby yang sangat menyebalkan itu


"Ternyata dia sudah menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi,tapi kenapa aku kesal sendiri sekarang,saat mengetahui kalau Rubby sama sekali tak menginginkan benihku tumbuh di rahimnya


Selanjutnya mereka hanya diam tak berbicara lagi,Rubby menyandarkan tubuhnya di dinding lift,sedangkan Guntur berdiri tegap didepannya sambil melihat Rubby dari dinding lift yang bisa memantulkan sosok Rubby yang ada di belakangnya tanpa Rubby sadari sedikit pun


Pintu lift terbuka,mereka telah sampai di ruang meeting,keduanya masuk dan di sambut senyuman dari beberapa klien yang sudah menunggu kedatangan Guntur

__ADS_1


__ADS_2