Penjaga Hati

Penjaga Hati
Berpisah Sementara


__ADS_3

Sesampainya di rumah,mama langsung masuk dan berteriak memanggil putranya,dan tanpa berkata dan menjelaskan apa-apa,saat Guntur datang mamanya langsung mengangkat tangan ke arahnya


"Plak..."tamparan keras mendarat di pipi kiri Guntur,rasa panas langsung menyebar dan tanda lima jari tergambar jelas,Rubby yang melihat itu sampai kaget dan menutup mulutnya


"Mama ini kenapa? pulang-pulang langsung main tampar saja"kata Guntur tak terima dengan perlakuan mamanya,sedangkan sang papa hanya menjadi pengamat,dia berfikir mungkin istrinya sudah mengetahui masalah putranya itu,sehingga dia murka sampai menampar putranya


"Kenapa kamu bilang hah?entah apa dosa mama sampai harus punya anak bodoh seperti kamu,bisakah kamu lebih pintar sedikit saja,hingga tidak membuat mama malu karena kelakuan kamu itu,dasar anak tak tau diri,apa mama mengajarimu jadi pria br*ngs*k?apa mama pernah mengajarimu jadi b*j*ng*n?apa mama pernah mengajarimu menjadi pria yang tidak tau malu?tak tau diri?apa kamu buta atau gimana hah?"kesabaran mama sudah sampai pada batasnya,sehingga membuat dadanya sesak dan nafasnya tersengal-sengal..sungguh dia tak tau lagi harus bagaimana membuat putranya itu jadi orang yang baik..hingga Rubby mendekat dan mengelus punggung mama mertuanya dengan lembut..dan meminta art untuk mengambilkan minum


"Sudah ma,semua bisa diselesaikan dengan baik-baik,jangan terbawa emosi,nanti yang ada kesehatan mama jadi terganggu,lebih baik mama istirahat dulu di kamar,nanti setelah mama tenang,kita bisa bicarakan ini lebih lanjut"Rubby dengan lembut menenangkan mama mertua nya agar tidak meledak-ledak karena dikuasai oleh amarahnya,dan dengan berlahan memberikan minum untuk mama mertua nya agar bisa lebih tenang


"Mama tak mau bicara dan melihat anak bodoh ini lagi,dan mama mau Rubby tinggal disini sampai masalah yang dia buat selesai dengan baik,terserah dia benar-benar punya anak dengan j*l*ng itu atau tidak,mama sudah tak peduli lagi,yang pasti mama tak akan menerima anak dari wanita murahan itu"disini Guntur baru mengerti asal muasal dari kemarahan mamanya karena masalahnya dengan Alika


"Ma..aku sudah mulai menyelidiki masalah ini,jadi mama g bisa jauhkan Rubby dariku,mau bagaimanapun Rubby adalah istri ku"tolak Guntur,karena dia g mau istrinya dikuasai mamanya


"Oh.. Sekarang kamu berani menolak perintah mama?"sambil mencibir putranya


"Bukan begitu ma,aku hanya tak ingin dipisahkan dari istri ku"

__ADS_1


"Cih..bahkan kamu tak bisa menjaga hatinya agar tetap bahagia,apa kamu pantas disebut sebagai suami?asal kamu tau,kalau sampai terbukti kamu punya anak dengan j*l*Ng itu,dengan seluruh kekuatan yang mama punya,kamu akan mama pisahkan dari Rubby,dan mama sendiri yang akan memilihkan suami yang baik untuk putri mama,camkan itu baik-baik"dengan sangat tegas mama menurunkan titahnya,lalu pergi menarik tangan Rubby yang masih diam terpaku dengan pembelaan sang mama mertua,sungguh saat ini dia sangat terharu dengan kasih sayang yang ditunjukkan oleh mertuanya ini..hingga tanpa sadar dia menurut untuk mengikuti mamanya ke kamar


Sedangkan Guntur langsung tercengang dengan apa yang dia dengar,saat sadar ia sudah tidak melihat keberadaan istri dan mamanya


"Pa..bagaimana ini,mama sudah tau masalahnya..udah gitu pakek acara membawa Rubby menjauh dariku,bisa gila aku tanpa Rubby,pa...jangan diam saja doonk,Carikan solusi gituu"gusar,cemas, khawatir dan takut memenuhi hatinya..


"Solusi apa lagi? jalan mu sudah buntu,sebelum kamu bisa membuktikan kalau kamu tidak punya anak dengan wanita itu,tapi kalau beneran punya,tamat sudah masa depanmu,papa g bisa bantu kamu kalau mamamu sudah bertindak"


"Aarrggh...kepalaku mau pecah rasanya,sialan... rasa-rasanya aku ingin membunuh orang saja"


"kalau begitu,pergilah dari sini..papa tak mau ada pembunuhan dimansion papa"sahut papanya santai


"Harusnya kamu berfikir lagi kebelakang,sejauh mana kasih sayang kami curahkan hanya untuk kamu, seperti apa kami selalu menyelesaikan masalah yang kamu buat,dan seperti apa kami selalu memaklumi semua kelakuan buruk kamu selama ini,kalau saat ini kami mulai jenuh,apa kami salah?apalagi mama kamu sudah mendapatkan putri yang lebih baik dari pada kamu,tak ada salahnya mencoret kamu dari daftar ahli waris,dan menggantinya dengan Rubby,dia jauh lebih baik dalam segala hal dari pada kamu yang selalu bikin malu"balas papa dengan tajam membuat Guntur terdiam tak bisa menyangkal lagi


"Aku minta maaf pa,tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan ku di masa lalu"


"Sudahlah,kamu pulang dulu dan periksa perkembangan penyelidikan tentang wanitaku itu,biarkan Rubby disini untuk meredakan emosi mama kamu yang sedang tinggi-tingginya,untung saja mama kamu g punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi,kalau tidak..pasti sudah masuk rumah sakit karena terlalu terkejut dengar berita ini"

__ADS_1


"Baiklah,tolong jagain Rubby untukku,jangan buat dia makin membenciku,aku tak ingin berpisah darinya pa"


"Isshh..bahkan kami lebih bisa menjaganya dari pada kamu,benci atau tidak,itu tergantung dengan usahamu, buktikan padanya kalau kamu bukan pria br*ngs*k"


"Aku tau,tidak perlu memperjelasnya lagi,kenapa saat kita ingin berubah menjadi orang baik,ada saja halangannya,dulu saat berbuat tidak baik, mulus-mulus saja g ada masalah yang berarti"keluh Guntur sambil mengusap kepala gusar


"Itu namanya ujian,sejauh mana kamu bisa berubah menjadi baik,menjadi orang baik memang tidak mudah,tapi hadiahnya kebahagian, ketentraman hati dan kejernihan pikiran,kalau kamu menyerah disini,terima saja hasilnya seperti ini..kegusaran, khawatir,cemas dan masih banyak lagi beban yang menanti untuk kedepannya,jadi mau pilih terus maju atau berhenti disini saja?"


"Majulah..g mungkin aku nyerah dan membiarkan mama membawa istri ku pergi gitu aja,meski berat juga harus berjuang,paling tidak harus usaha dulu"


"Bagus..kalau gitu cepat pergi dari sini,biar bisa cepat selesai masalahnya..jangan buang-buang waktu,karena waktumu sangat berharga"


"Pa..bisakah panggilkan Rubby,paling tidak aku ingin mendapatkan semangat darinya sebelum berjuang ke Medan perang"rengek Guntur mulai membujuk papanya


"Cih..itu tidak mungkin, bisa-bisa papa juga kena marah mamamu juga,sudahlah..jangan banyak berharap..pulang sana,sebelum mamamu ngamuk lagi"


"Huuffhh..gini amat nasip orang yang ingin berubah"keluh Guntur

__ADS_1


"Jangan banyak ngeluh..tapi banyaklah usaha,ngeluh aja tak bisa selesaikan masalah"sindir papanya yang membuat Guntur mendengus dan langsung pergi meninggalkan kediaman orang tuanya,tak lupa dia menulis pesan untuk istrinya agar tidak menyerah dengan hubungan pernikahan mereka,saat ini hanya berpisah untuk sementara,setelah masalah ini selesai dia akan segera menjemput istrinya untuk pulang kerumah mereka,mobil Guntur meluncur menuju rumah Lucas,dia ingin membuat strategi untuk menyelesaikan masalahnya agar cepat selesai,tak lupa dia juga menghubungi Igo agar bisa berkumpul bersama di rumah Lucas


__ADS_2