
Saat masuk ke ruangan meeting,semua mata tertuju pada mereka,Guntur langsung duduk di kursinya yang telah tersedia,sedangkan Rubby langsung membagikan berkas tentang proyek yang akan mereka bahas hari ini,karena ini merupakan Mega proyek terbesar tahun ini,dan melibatkan beberapa perusahaan besar yang ada di kota ini,mau tak mau Guntur sangat berhati-hati dan teliti dalam pelaksanaannya,dia g mau ada kesalahan sedikitpun
Setelah semua selesai di bagikan,dengan cekatan Rubby kembali dan mempresentasikan proyeknya,dengan ringkas dan jelas,semua yang ikut meeting paham dan langsung bisa membaca maksud yang disampaikan Rubby melalui presentasi nya itu,dilanjut dengan presentasi Igo dan Lucas yang menjelaskan tentang bidangnya masing-masing, yang terakhir Guntur memberi sedikit arahan dan petunjuk mulainya proyek tersebut,agar tak ada perusahaan yang teledor dalam melaksanakan tugasnya masing-masing untuk mensukseskan Mega proyek ini,dan jangka waktu yang di berikan adalah satu bulan dari sekarang,semua perusahaan sangat puas,bisa mengikuti proyek terbesar tahun ini sungguh keberuntungan yang besar,hingga mereka tak akan berani membuat masalah dalam proyek ini,karena bisa saja perusahaannya akan terancam bangkrut,karena akan di cap sebagai perusahaan yang tidak profesional
Saat meeting,Rubby terus diperhatikan oleh salah satu perwakilan dari perusahaan yang ikut proyek tersebut dan itu juga terlihat oleh Guntur,awalnya biasa saja tapi saat melihat pria itu terus memperhatikan Rubby lama-lama Guntur gerah juga,dan tiba-tiba menghentikan meeting sesaat,untuk sekedar istirahat,jelas saja itu membuat para klien nya bingung,tak biasa-biasa nya pengusaha muda itu menghentikan rapat di tengah-tengah seperti ini,tapi apa mau dikata,mereka menurut saja dengan keputusan Guntur,waktu jeda bisa mereka gunakan untuk ngopi dan merilekskan tubuh dan pikiran yang sempat tegang
Igo,Lucas dan Guntur berjalan beriringan sedangkan Rubby berjalan di belakangnya,saat mereka keluar dari ruang meeting ada seorang pria yang menghampiri Rubby dan menyapanya dengan ramah
__ADS_1
"Apa anda yang bernama nona Rubby?"tanya pria itu,Rubby yang merasa namanya disebut langsung menghentikan langkahnya dan menatap pria itu dengan tatapan bertanya-tanya,karena dia tidak merasa kenal dengannya
"Iya,ada yang bisa saya bantu tuan?"balas Rubby ramah,dan itu membuat Guntur menghentikan langkahnya juga,diikuti oleh Igo dan Lucas
"Saya perwakilan dari group yang anda rekomendasikan,entah bagaimana mama saya bisa meyakinkan anda,tapi saya mewakili nya untuk mengucapkan terima kasih kepada anda"terang pria itu membuat Rubby tau siapa pria itu,dia adalah putra tiri ibunya yang pasti ibunya tak menceritakan bagaimana mamanya itu menekan dirinya untuk bisa membuat perusahaan mereka masuk ke proyek ini, hingga Rubby harus jual diri pada bos mesum nya itu
Kemudian Guntur langsung menarik tangan Rubby dengan sedikit kasar,dan itu membuat Rubby terkejut,bahkan Igo dan Lucas tercengang melihatnya
__ADS_1
"Apa aku salah lihat luc?itu beneran Guntur pegang-pegang tangannya Rubby,padahal biasanya dia yang dipegang-pegang"bisik Igo tak berani bicara keras,takut kedengaran orangnya
"Bener,dan kelihatannya ada aroma-aroma kecemburuan,kamu g lihat wajah Guntur yang menahan amarahnya hingga gelap gitu"tambah Lucas lirih, hampir mirip dengan bisikan
Waaah, sepertinya hubungan mereka akan seru,yang cowok cemburuan dan over protective,sedangkan yang cewek g peka dan polos"kekeh Igo
"Hehe,bener juga loe,tapi kita harus tetap waspada,loe kan tau Guntur kalau lagi marah sangat menyeramkan,g peduli teman atau lawan,dia langsung hajar saja,jadi kita cari aman saja,jangan kepo-kepo terlalu dalam,tapi boleh yang dangkal-dangkal saja hehehe
__ADS_1