Penjaga Hati

Penjaga Hati
Kemarahan Mama Mertua


__ADS_3

Pagi harinya,Rubby sudah di bawa kabur oleh mama mertuanya untuk pergi berbelanja,saat Guntur bangun dan tau kalau istrinya sudah tidak ada di sampingnya membuatnya kalang kabut mencari keberadaan nya..hingga akhirnya papanya mengatakan kalau Rubby pergi belanja bersama mamanya, membuatnya mendengus kesal dan langsung menelpon sang mama


"Mama membawa istri ku kemana?"


"Cuci mata,agar tidak bosan melihat kamu saja dirumah"


"Jangan mengajari istri ku hal-hal yang tidak baik"


"Mama hanya mengajarinya untuk bersenang-senang,sesekali mencari hiburan di luar juga tak masalah kan?"


"Berikan telpon nya pada Rubby,dari tadi aku hubungi tidak bisa masuk"


"Memang sengaja mama suruh untuk mematikan ponselnya,agar kamu tidak bisa mengganggunya"


"Astaga ma..bisakah tidak membuat istriku jadi pembangkang?"


"Hey.. pembangkang apanya?Rubby juga butuh hiburan,g hanya kamu kekepin terus di kamar,dasar suami tak pengertian"Guntur sangat kesal,dan mengalihkan panggilan ke vc


"Rubby dimana ma?kenapa g terlihat?"


"Dia sedang di toilet,lagian kamu semalam mainnya keterlaluan,masak sekujur tubuh istrmu ada tanda merahnya, sampai-sampai Rubby g mau diajak spa bareng mama"


"Itu..eemmhh..aku juga g sadar ma,tapi tunggu..kalau mama ngajakin Rubby spa,berarti Rubby tak menyamar dengan riasannya?"tanya Guntur yang dijawab kekehan oleh mamanya


"Rubby perlu mengekspos wajah cantiknya,biar dua tau seberapa berharga nya punya kecantikan,jadi kalau kamu berulah lagi..dia tidak tahu buat ninggalin kamu"


"Oh...tidak,kenapa mama bertindak seenaknya gitu,aku tidak suka kecantikan istri ku dinikmati orang lain.."dengus Guntur makin kesal dengan mamanya


"Jangan egois,kamu suka lihat wanita-wanita cantik dan seksi,kenapa pria lain tidak boleh melihat kecantikan dan keseksian istri mu?ini untuk pembelajaran buatmu,agar bisa menjaga hati dan perasaan istri,karena istrimu sangat cantik di mata pria lain"

__ADS_1


"Aku tidak seperti itu ma, sekarang hanya ada Rubby di hatiku,jadi jangan berbuat yang keterlaluan dengan hubungan kami"


"Cih..itu Rubby sudah kembali,ingat ucapan mama,kalau kamu menyakiti menyatu kesayangan mama,jangan harap mama akan memaafkan mu"lalu onselnya langsung diserahkan ke Rubby agar menantu nya itu bisa bicara dengan putranya,Rubby menerima dan melihat siapa yang sedang bicara dengan mama mertua nya,setelah tau kalau itu suaminya,dia sedikit gugup


"Eh..kamu sudah bangun?"ucap Rubby basa-basi


"menurut kamu?apa aku Sekarang masih tidur?kenapa tidak membangunkanku?malah ikut mama keluar gitu aja g pamit padaku,ditambah itu kenapa g pakai riasan seperti biasanya?"cerocos Guntur dengan bibir yang mengerucut


"hehehe..maaf,tadi kamu sangat pulas,aku tak tega ngebangunnya,trus mama ngajakin belanja bareng,kan g enak kalau mau nolak,trus mama g ngebolehon aku berias seperti biasanya,karena ingin jalan bareng putri cantik nya, gitu"balas Rubby mencoba menjelaskan duduk perkaranya


"Cepat pulang,aku g suka kamu dilihatin banyak pria diluar sana,lain kali aku g akan membawamu ke rumah mama lagi,bikin kesal saja.."dengus Guntur


"Sudahlah,g ada salahnya turutin keinginan mama,biar sesekali mama bisa seneng,lagian kita jalannya juga g akan seharian,masih banyak waktu yang bisa kita habiskan bersama,jangan mengeluh lagi yaa..lebih baik sekarang kamu sarapan dulu,ini sudah tidak lagi lagi,jangan sampai sakit perut karena telat makan.."


"G berselera makan saat g ada kamu disampingku,cepat pulang dan temani aku makan"sambil menarik turun kan alisnya


"Jangan manja,kalau g mau makan ya sudah..kita pulangnya masih lama, sekitar 4jam lagi,kalau kamu mau kelaparan ya tahan saja"sahut mamanya yang sudah berada di belakang Rubby dan mendengar percakapan mereka,membuat Rubby dan Guntur terkejut


"Jangan pedulikan suamimu itu,sesekali kita juga butuh hiburan,sekedar jalan-jalan dan bersenang-senang bersama teman itu tidak masalah,yang penting bisa menjaga batasan sebagai seorang istri,kamu mengerti kan maksud mama?"


"Iya ma..Rubby sangat beruntung dapat mertua seperti mama,makasih ya ma"Rubby memberi pelukan hangat pada mertuanya


"Mama sudah menganggap kamu putri mama sendiri,kalau boleh ditukar..mama ingin menukar Guntur dengan kamu,tapi apalah daya..itu tidak mungkin,untungnya kamu yang jadi menantu mama..jadi jangan sungkan,apapun yang terjadi kamu akan mama utamakan,mama akan selalu mendukung kamu"


"Makin sayang deh..sama mama"


"Sudah-sudah..kita ulang sekarang,nanti suami kamu ngamuk-ngamuk dirumah mama"lalu keduanya terkekeh bersama sambil berjalan meninggalkan tempat mereka tadi..


Saat keduanya berjalan akan keluar mall, tiba-tiba ada yang menabrak Rubby secara tidak sengaja

__ADS_1


"Oh..maaf,saya sedang buru-buru"kata wanita itu yang membuat Rubby dan mertuanya melihat ke arah wanita itu..


"iya..tidak apa-apa"balas Rubby yang melihat ke arah wanita itu yang tak lain adalah Alika,cinta pertama suaminya


"Tante?Tante ini mamanya Guntur kan?masih ingat dengan saya?saya Alika, pacarnya Guntur saat SMA"terang Alika yang langsung ditatap penuh selidik oleh mamanya Guntur


"Oh..iya,maaf saya sedikit lupa karena lama tidak berjumpa dengan kamu"balas mamanya Guntur seadanya, sebenarnya dia ingat tentang Alika,tapi tidak terlalu respek dengan wanita ini,karena dari dulu dia tidak suka dengan Alika


"Saya sangat senang bisa bertemu lagi dengan Tante,padahal dulu sering ketemu,dan ini siapa?"menunjuk ke arah Rubby dengan tatapannya


"Dia ini menantu Tante, istrinya Guntur"dengan penuh kebanggaan Rubby di kenalkan sebagai istrinya Guntur,agar Alika bisa menjaga sikapnya


"Istri?apa Guntur belum mengatakan pada Tante tentang masa lalu kami yang menghasilkan seorang anak?cucu Tante?"sahut Alika tak mau kalah,dan itu membuat mama Guntur shock dan langsung berwajah suram


"Apa maksud dari ucapanmu itu?"


"Tante..sebelum Guntur pindah,kamu sering menghabiskan waktu bersama,hubungan kami sudah sangat jauh,dan tanpa saya sadari..ternyata saya hamil anaknya Guntur,dan saat ini Guntur sudah mengetahuinya,jadi sebaiknya Tante bersiap-siap menyambut kedatangan cucu Tante dengan gembira"tambah Alika penuh percaya diri


"Omong kosong"tatapan mama Guntur sangat tajam dan penuh dengan kemarahan,


"Kalau Tante tidak percaya,bisa tanyakan langsung ke putra Tante,sudah dulu ya Tante..saya pergi dulu,sampai jumpa lagi"Alika langsung pergi meninggalkan Rubby dan mamanya Guntur begitu saja


"Dia pasti bohong,Guntur tidak akan sebodoh itu kan?"ucapan mama Guntur membuat Rubby merasa sedih,


"Entah itu benar atau tidak,mama jangan terlalu memikirkannya,biarkan kami yang menyelidiki masalah ini sampai tuntas,mama jangan khawatir ya.."Rubby mencoba menenangkan hati mertuanya


"Apa kamu tau tentang ini?sejak kapan?"tanya mama Guntur makin cemas


"Dari beberapa hari yang lalu ma..kami sudah ketemu dua kali secara tidak sengaja,dan kami sudah mulai menyelidiki kebenarannya"

__ADS_1


"Tidak bisa dibiarkan,mama akan menghajar anak itu sampai dia tak bisa bangun dari ranjang, benar-benar keterlaluan dan tak punya malu,bodoh tak berotak.. bisa-bisanya aku punya anak sebodoh itu,lebih baik aku tikar tambah saja dengan sayur di pasar.."cerocos mama tak bisa menahan kemarahannya,bahkan saat di mobil masih terus ngomel tak mau diam,membuat Rubby tak bisa berkata-kata lagi,dan hanya bisa mendengarkan Omelan mertuanya,agar tak menambah kemarahannya..


__ADS_2