Penjaga Hati

Penjaga Hati
Berhenti Berpetualang


__ADS_3

Setelah beristirahat sejenak,keduanya sarapan dan membersihkan diri,tubuh jadi lebih segar setelah mandi..


Rubby menunggu Guntur di depan resort,karena entah kenapa tadi Guntur masuk kembali,padahal mereka keluar sama-sama,mungkin ada yang tertinggal pikir Rubby tak ambil pusing



Saat Guntur kembali,dia melihat istrinya termenung sambil menunggunya,terlihat anggun meski memakai baju longgar dan tertutup,dengan riasan penyamaran nya ditambah kacamata besar yang menutupi mata indahnya,dia sangat senang karena hanya dia pria yang bisa melihat kecantikan istrinya itu,benar-benar mutiara yang tersembunyi..


"Ayo..kita berangkat sekarang"Guntur menggandeng tangan istrinya dengan mesra dan membukakan pintu mobil untuknya


"Boleh aku tanya sesuatu?"tiba-tiba Rubby membuka pembicaraan dengan sebuah pertanyaan


"Katakan"


"Apa kamu dan pak Lucas kemarin berantem karena masalah saya yang merekomendasikan perusahaan Gabriel pada mu,dan sebenarnya pak Lukas tidak menyetujuinya?"tanya Rubby polos, Guntur tak habis pikir dengan pemikiran Rubby yang sangat sederhana itu


"Apa kamu tak menyadari kalau Lucas membelamu kemarin?"tanya Guntur balik


"Eemmh.. entahlah,aku tidak terfokus ke sana tapi aku merasa pak Lucas kurang suka dengan perusahaan itu,mungkin dia ingin memberimu peringatan agar lebih berhati-hati"terang Rubby


"Iya,Lucas memang tidak suka dengan perusahaan yang suka berbuat curang,tapi tenang saja,aku bisa pastikan semua akan baik-baik saja"jawab Guntur santai,tak mengatakan permasalahan mereka yang sebenarnya


"Kalau misalnya ada masalah dengan perusahaan itu,kamu tak perlu mempertahankannya,aku tak masalah kalau perusahaan itu tak jadi masuk ke proyek ini"


"Apa kamu yakin?kamu sudah berkorban banyak untuk mendapatkan proyek ini demi perusahaan itu,kenapa saat semuanya sudah terjadi kamu mau mundur by?beri aku alasan yang tepat"

__ADS_1


"Aku hanya tak ingin perusahaan merugi banyak karena kesalahan yang aku buat,karena banyak orang yang sudah bekerja keras di proyek ini,jadi aku tak boleh egois kan"


"Hermh..kenapa g mundur dari dulu?sebelum kamu banyak mengorbankan diri padaku?"


"Aku tidak kepikiran sampai kesana,dan baru menyadarinya saat ini"


"Benarkah?bukan karena kamu sama sekali tak mengenal banyak tentang perusahaan yang kamu tolong itu?"selidik Guntur tepat sasaran


"Eh..bukan begitu,aku hanya tak ingin ada kesalahan yang makin besar, pasti nanti aku sangat menyesalinya"


"Kamu tenang saja, perusahaan itu tak akan berani berbuat curang,karena aku selalu memiliki pengawasan yang sangat ketat di setiap proyek yang aku kerjakan,jangan terlalu memikirkannya "Rubby hanya mengangguk tak menjawab apapun lagi,dia melihat keluar jendela dengan tatapan kosong,Guntur sebenarnya sangat penasaran dengan hubungan Rubby dengan pemilik perusahaan itu,tapi dia masih menahannya sampai saat ini,meskipun dia sudah menyelidiki tapi belum ada hasilnya


Keduanya sampai di restoran tempat terakhir mereka bertemu dengan teman-temannya,disana sudah ada Igo,Lucas,Anjani dan juga Renita yang sudah siap ingin jalan-jalan bareng ke tempat-tempat indah yang ada di sana


Rubby langsung turun dan berpelukan dengan Anjani dan Renita,sedangkan Guntur berjalan santai dibelakang nya,mereka langsung menuju ke perkebunan teh,dan stroberi yang ada di sekitar tempat itu,ada peternakan juga di dekatnya


Sedangkan para pria masih berdiam diri tak ada yang mau memulai perbincangan sana sekali,hingga Igo yang tak suka dengan keheningan memulai pembicaraan


"Kalian ini mau sampai kapan seperti ini?apa g lelah diem-dieman gini?kalau ada masalah selesaikan,jangan di biarkan berlarut-larut,nanti jadi merembet kemana-mana,kita udah berteman lama,tak pernah kejadian seperti ini"ujar Igo menengahi perang dingin yang terjadi antara kedua temannya itu


"Gue tak ada masalah go,hanya malas bicara saja"sahut Lucas cuek,Guntur masih stay cool


"Oke,terserah kalian saja..gue hanya tak ingin melihat kalian seperti ini,bermusuhan dalam diam"dumel Igo menyerah mendamaikan temannya


"Gue akan memperbaiki hubungan gue dengan Rubby,terserah kalian mau percaya atau tidak,tapi gue sangat nyaman saat bersama dengan nya,gue tak tau rasa apa ini tapi gue tak ingin mengakhiri maka dari itu gue minta urusin surat nikah gue secepatnya,biar pernikahan gue sah di mata hukum,setelah itu gue akan menggelar resepsi yang mewah"kata Guntur ringan tanpa beban tapi terlihat mantap tak ada keraguan sama sekali sambil melihat istrinya yang sedang memetik buah strawberry dan menikmatinya di tempat, ekspresi wajahnya sangat lucu saat memakan buah mungil yang berwarna merah terang itu,membuat Guntur terbawa suasana dan ikut melengkungkan bibirnya tanpa sadar

__ADS_1


Igo dan Lucas saling pandang,antara percaya dan tidak tapi dilihat dari keseriusan Guntur saat berbicara, seribu persen keseriusannya terjamin nyata adanya..


"Apa loe tak akan menyesalinya?lalu bagaimana petualangan loe selanjutnya?apa bisa setia dengan satu wanita saja?setelah pernikahan loe sah di mata hukum,tak akan mudah untuk mengurus perceraiannya,akan ada banyak pihak yang akan tertarik untuk mengekspos nya,status kamu sangat diminati oleh para pemburu berita,jadi jangan sampai salah langkah,kasihan Rubby kalau ikut menanggung perbuatanmu nantinya,selama ini hidupnya tidaklah mudah,saat media tau dia adalah istri loe,bisa dipastikan dia akan jadi sorotan publik,dan kalau loe menelantarkan nya di kemudian hari,pasti hidupnya akan lebih sulit dari sebelumnya,dia hanya gadis biasa yang ingin hidupnya damai jangan terus membebaninya dengan banyaknya masalah,karena tak ada lagi tempatnya bersandar"tutur Lucas sangat memandang ke arah yang sama dengan yang di pandang Guntur,wanita sederhana dengan senyum manisnya


"Dia sudah jadi wanita seutuhnya kalau loe lupa,jangan selalu menganggap istri gue gadis yang lugu dan polos terus"dengus Guntur kesal,karena tak terima kalau istrinya selalu di anggap gadis yang masih belia,sedangkan Igo hanya terkekeh geli,dia tak pernah melihat Guntur sekonyol ini sebelumnya


"Intinya tidak disitu tur,jangan mengalihkan pembicaraan kita"kesal itulah yang dirasakan Lucas saat ini, bisa-bisanya Guntur gagal fokus pada pembahasan mereka


"Iya,gue tau..tapi penting bagi kalian tau,kalau istri gue udah jadi wanita,bukan gadis lagi..bahkan dia sudah bisa menggodaku setiap saat,CK dan gue selalu tak bisa menahan diri untuk tidak tergoda"senyum Guntur cukup lebar saat berbicara seperti itu,bahkan pipinya bersemu merah,karena terbayang saat Rubby menggodanya pagi tadi di meja makan..


"Jaga pikiran loe dari yang kotor-kotor bro,sampai merah gitu pipinya..kebayang saat digoda Rubby ya?"ledek Igo sambil cekikikan melihat tingkah sobatnya yang seperti ABG baru kenal cinta


"Loe sudah benar-benar yakin?pikirkan lagi sebaik mungkin,jangan karena nafsu loe mengikat Rubby dalam sebuah pernikahan"balas Lucas pelan


"Gue yakin,tapi sepertinya Rubby belum terlalu yakin dengan keseriusan gue"keluh Guntur ada sedikit guratan kesedihan di wajahnya


"Itu wajar,karena loe emang pria yang buruk"cibir Lucas kencang


"Mau gimana lagi,gue g bisa merubah masa lalu luc,tapi gue akan berusaha memperbaiki masa depan bersama Rubby"tidak ada kemarahan di suara Guntur,membuat Lucas dan Igo menatap ke arahnya yang masih tak mengalihkan pandangan dari wanita yang merupakan istrinya itu


"Kalau semua orang tau Rubby istri loe,dia akan jadi pusat perhatian banyak orang,dan pasti tak sedikit yang akan membandingkannya dengan wanita-wanita yang sering jalan bareng loe,Rubby tak sesempurna mereka,yang cantik,seksi,kulit mulus dan mengkilap seperti porselen,bagaimana kalau Rubby jadi target Bullyan?"Lucas mengutarakan kekhawatiran nya


"Gue yang akan menyempurnakan nya"sahut Guntur singkat,kembali lagi Lucas dan Igo dibuat tercengang dengan jawab an Guntur


"Eh..gue jadi penasaran dengan apa yang dilakukan Rubby pada loe tur,bisa jadi hebat bener dalam merangkai kata, singkat tapi ngena banget"celetuk Igo tersenyum,jujur saja dia ikut senang saat temannya itu bisa mengakhiri kisah petualangannya

__ADS_1


"Hehehe.. entahlah,dia bisa mengubah cara pandang ku pada banyak hal,dan dia mengutarakannya dengan sangat rapi dan baik,tak menyinggung dan tak memaksakan.."ketiga pria itu menatap kearah yang sama,tiga wanita yang sedang asyik berbincang dan bercanda tanpa rasa khawatir sama sekali sungguh indah dunia mereka yang sederhana tapi berkesan..


__ADS_2