Penjaga Hati

Penjaga Hati
Alergi


__ADS_3

Guntur berada di depan toilet wanita dan menunggu Rubby keluar dari sana,tak lama Rubby keluar dengan celana bagian pahanya basah


"Apa nodanya bisa hilang?perlu kita ke butik dulu buat beli celana ganti buat kamu?"tanya Guntur merasa bersalah dengan kejadian tadi


"Tidak perlu tuan,ini sudah tidak terlalu basah,nanti juga kering sendiri"Rubby berjalan mendahului Guntur menuju mejanya kembali dan dia sudah tak melihat wanita menyebalkan itu lagi


"Dia sudah ku suruh pergi,maaf untuk kejadian tadi"ucap Guntur yang tau Rubby sedikit waspada karena melihat sekitarnya mencari sesuatu


"Tak masalah,itu yang selalu saya takutkan selama ini,makanya saya selalu jaga jarak aman dengan anda"jawab Rubby santai dan langsung kembali melanjutkan makannya tapi tiba-tiba dia terkejut dan langsung tersedak


"Uhuk-uhuk "dengan tergesa-gesa dia langsung mencari air minum,dan menyahut milik Guntur


"Hati-hati kamu kenapa?"tanya Guntur cemas


"Tuan kita harus pergi dari sini sekarang"


"kenapa?makanan kamu belum habis by"tanya Guntur bingung


"Ada yang memberi sambal di makanan saya,dan saya tak bisa makan pedas"dengan cepat Rubby memasukkan barang-barang nya ke dalam ras agar tak tertinggal,setelah semuanya masuk dia langsung membuka kantung yang lebih kecil di tas bagian depannya, seperti mencari sesuatu

__ADS_1


"Oke,kita pulang sekarang"dengan cepat Rubby meninggalkan uang di meja sambil memanggil pelayan untuk membersihkan tempatnya,dan langsung merangkul pinggang istrinya yang masih mencari sesuatu di tasnya


"Astaga,obatku tertinggal sial sekali aku Hariono"keluh Rubby yang masih terdengar oleh Guntur


"Obat apa?perlu ke rumah sakit atau apotek dulu?"


"Obat alergi,saya alergi makanan yang terlalu pedas,kita cepat pulang saja,saya sudah ada obat dirumah"dengan tubuh yang mulai berkeringat,dan nafas yang tersengal-sengal karena mulai sesak


"By..kita kerumah sakit saja Yach,kamu terlihat sangat pucat"langsung membopong istrinya karena Rubby mulai lemas tak bertenaga


"Tidak perlu tuan,saya masih bisa menahannya"pasrah di gendongan Guntur dan langsung di masukkan ke mobilnya,setelah memasangkan sabuk pengaman Guntur langsung tancap gas agar cepat sampai di apartemen nya..


"Kamu yakin tak perlu ke rumah sakit?"sambil menggendong Rubby menuju apartemen


"Tidak tuan,setelah minum obat saya akan tertidur selama 2jam,dan itu akan mengurangi rasa gatal dan sesaknya,dan setelah bangun akan baik-baik saja"


"Apa kau yakin?"Rubby tak sanggup menjawab hanya diam dan menganggukkan kepalanya


Keduanya masuk ke apartemen,dan langsung menuju kamar Rubby,setelah meletakkan Rubby di ranjang Guntur langsung mencari obat alergi milik Rubby

__ADS_1


"Di mana obatmu?cepat katakan pada ku"


"Di laci paling atas,ada botol obat warna coklat"dengan cepat Guntur mendapatkan apa yang dicarinya dan langsung menyerahkannya ada Rubby beserta dengan air putih


Rubby langsung mengambil dua kapsul itu dan meminumnya


"Terima kasih tuan,maaf sudah merepotkan Anda,sekarang saya akan istirahat dan anda bisa kembali ke kamar anda,saya akan baik-baik saja"Rubby merebahkan tubuhnya dan menutupnya dengan selimut tebal


"Oke,aku akan kembali setelah kamu tertidur"tak butuh waktu lama Rubby tertidur pulas,dan Guntur yang melihatnya langsung mengambil air hangat dan handuk kecil,dia bermaksud akan menyeka keringat yang membasahi tubuh istrinya itu


Tapi dia sangat terkejut saat membuka kardigan yang di pakai Rubby,karena dia melihat kulit yang putih pucat seperti giok yang tak tersentuh,meski ada beberapa bintik merah mungkin karena alerginya


"Apa ini??jadi selama ini dia menyamar jadi gadis kampungan dan cupu untuk menutupi semua ini??tapi kenapa?disaat banyak wanita ingin terlihat menarik dia malah tak ingin terlihat menarik,padahal dengan kulit putihnya ini dia bisa menarik banyak pria untuk jadi kekasihnya"gumam Guntur


Dan dia mulai melepas kaca mata yang di pakai Rubby dan menyeka wajahnya dengan handuk basah,kembali lagi dia di buat terkejut dengan wajah yang dilihatnya,kulit putihnya terdapat bintik-bintik merah yang cukup banyak karena alerginya,tapi itu tak mengurangi kadar kecantikannya


"****..wajahnya kenapa bisa secantik ini?apa ini alasannya kenapa dia selalu ingin mematikan lampu saat sedang bercinta?dia takut penyamarannya terbongkar,tapi kenapa?"Guntur sangat penasaran dan bertanya-tanya dalam benaknya,sungguh tak habis pikir dengan apa yang dilakukan Rubby selama ini,Rubby benar-benar penuh misteri dan menyimpan banyak rahasia


Setelah semuanya selesai,Guntur langsung kembali ke kamarnya,jujur saja dia takut khilaf,awalnya dia ingin mengganti baju yang Rubby pakai,tapi saat baru membuka dua kancing kemejanya,dia melihat dua benda kenyal yang semalam dia nikmati menyembul dengan beberapa tanda merah keunguan yang terlihat jelas disertai beberapa bintik merah karena alerginya,dengan begitu saja dia sudah tak sanggup menahan hasratnya,hingga teringat permainannya semalam dengan mendesah panjang dia akhirnya merapikan kembali baju yang di pakai Rubby dan menyelimutinya,saat di kamarnya Guntur mondar-mandir seperti orang kebingungan,cemas, khawatir dan entah perasaan apa lagi yang ada di hati nya

__ADS_1


"Ooh..sial,aku jadi bingung harus bagaimana,dua selalu aku ejek karena penampilan kampungan, wajah kusam dan kulit gelapnya,dan sekarang bahkan wajahnya bisa membuatku gelisah,bahkan saat aku belum tau Rubby yang sebenarnya, tubuhnya sudah membuat si jumbo On terus,apalagi kalau ditambah dengan wajah cantik dan tubuh seksi!astaga aku bisa gila.."dengan pikiran yang kacau, akhirnya Guntur tertidur bahkan dahinya masih berkerut


__ADS_2