Penjaga Hati

Penjaga Hati
Kembali Menyatu


__ADS_3

Rubby terbangun di pagi harinya,dia tertahan dengan tangan besar yang melingkar di perutnya hingga membuatnya susah beranjak dari tidurnya


"Tidurlah lagi,ini masih terlalu pagi by"suara berat yang semalam membuatnya hampir pingsan karena kelelahan, Rubby terdiam sesaat tak menjawab,tapi juga tak menolaknya,meski beberapa kali bergerak tak nyaman dan memilih sedikit memberi jarak diantara mereka berdua tapi lagi-lagi Guntur mengeratkan pelukannya


"Jangan banyak gerak by,jangan salahkan aku kalau nanti aku minta lagi karena kamu terus bergerak kayak gitu"masih dengan mata terpejam sambil menelusup kan kepalanya di leher Rubby


"Saya ingin ke kamar mandi tuan,kebelet pipis"jawab Rubby lirih menahan malu


"Panggil yang benar by,atau aku tahan kamu terus disini"tetap tidak melepaskan Rubby


"Maaf sa..yang saya belum terbiasa"


"Kalau gitu,mulai sekarang biasakan dan saat kamu salah panggil,akan ada hukuman yang menantimu"tanpa membuka mata, Guntur lepas pelukannya


"Hukuman?"


"Ya..hukuman yang kita nikmati bersama,cepat selesaikan urusanmu di kamar mandi,setelah itu langsung balik lagi kesini"dengan cepat Rubby menuju kamar mandi untuk menyelesaikan urusannya,dia tak ingin membuat suaminya menunggu kelamaan bukan karena dia suka,tapi lebih ke cari aman saja,Rubby g mau dihukum oleh suaminya yang pada dasarnya hanya akan membuatnya g bisa bangun dari ranjang karena tulang-tulang nya serasa remuk semua,sedangkan Guntur mulai gelisah karena guling hidupnya tak berada di dekapannya


"Sial..kenapa beda saat peluk Rubby sama peluk guling.. benar-benar g nyaman"gerutu Guntur beranjak dari ranjang dan menyusul Rubby menuju kamar mandi

__ADS_1


"By..cepatlah,ngapain aja sih di kamar mandi??"sambil menggedor pintu dan menyandarkan tubuhnya di dinding dekat pintu kamar mandi


"Astaga..dia itu kenapa sih,aku kan masih pipis,baru saja mau pipis udah gedor-gedor aja,apa dia juga sedang kebelet"dumel Rubby sambil melanjutkan aktivitasnya


"By..aku hitung sampai lima kalau g keluar aku buka paksa pintunya"ancam Guntur masih dengan posisi yang sama


"Hah..?dia serius?mati akuuu..."dengan buru-buru Rubby menyelesaikan aktivitas nya dan segera membersihkannya,karena terlalu buru-buru hingga membuat pialanya basah terkena air dan dia tak peduli langsung ngibrit keluar dari kamar mandi


"Kita tidur lagi..aku masih ngantuk!"menarik Rubby dan memeluknya erat hingga terasa basah di bajunya karena terkena dari baju Rubby yang basah


"Apa kamu anak kecil?baju bisa basah gini?"dengus Guntur sambil menunjuk baju Rubby yang basah dan sekarang bajunya ikutan basah


"Lepas bajunya!"


"Iya,nanti saat di kamar ganti"sahut Rubby santai


"Sekarang,disini!"


"Apa?za g bisa gitu tuan"

__ADS_1


"Capat!kamu dihukum karena dua kali salah memanggil ku"


"Hah?g bisa gitu dong tu..eh em sayank..a-ku kan belum terbiasa,jadi lidah ini sering terpeleset"elak Rubby ingin keringanan hukuman dari suaminya


"Mau buka sendiri,atau aku paksa buka?"


"Buka saja kan?g diapa-apain?"


"Tergantung!"sahut Guntur ambigu


"Kok tergantung?"


"Tergantung suasana hati dan hasrat ku,kalau aku ingin za kita lanjut ke sesi selanjutnya,kalau g za buka baju aja dan tidur lagi"


"G ada jaminan aku selamat dari terkaman kamu?iniku masih sedikit nyeri,biasakan kita g gituan dulu selama dua hari?"rengek Rubby,dan itu membuat Guntur sedikit terkejut,karena g biasanya Rubby merengek padanya,bahkan ini pertama kalinya dia melihat Rubby bersikap kekanak-kanakan dan itu sangat menggemaskan


"Tentu saja tidak bisa,kamu sudah Menggoda ku saat ini"langsung mengangkat Rubby menuju ke ranjang dan mulai melucuti pakaiannya satu persatu,Rubby uang awalnya terkejut dan memberontak akhirnya menyerah juga karena perlawanannya sia-sia saja


Keduanya kembali melakukan penyatuan untuk yang kesekian kalinya di pagi hari,mengawali hari dengan semangat pagi,dan mengakhiri dengan yang manis..

__ADS_1


__ADS_2