Penjaga Hati

Penjaga Hati
Terbongkar


__ADS_3

Sudah satu jam Guntur tertidur,dia bangun dan langsung masuk ke kamar Rubby yang masih terlihat pulas,dia terus menatap wajah cantik alami itu tanpa bosan,dia bahkan tak berpaling dari tadi,hingga Rubby mengerjab-ngerjabkan matanya dan memegangi kepala


"Apa masih ada yang sakit?"Guntur langsung mendekat ke ranjang istrinya


"Eh..itu sedikit pusing,mungkin efek obatnya masih tersisa"jawab Rubby sedikit canggung,dia g tau kalau Guntur masih dikamar nyambangi


"Udah g gatal dan sesak?lalu bintik-bintik merah ini apa g masalah?"tanya Guntur cemas


"Ooh..ini g masalah,nanti juga ilang sendiri kalau rutin minum obatnya"mencoba sesantai mungkin


"Jadi sekarang katakan padaku,kenapa kamu menyamar jadi wanita jelek?"dengan tatapan tajamnya


"Hah??apa maksud anda tuan?saya tidak mengerti!"elak Rubby mulai gelisah


"Ohya?"Guntur langsung mengambil kaca kecil yang ada di atas meja rias,dan langsung diarahkan ke wajah Rubby,saat Rubby melihat wajahnya dia langsung menutup mulut dan melebarkan matanya,dia tak sadar kalau penyamarannya terbongkar

__ADS_1


"Habis sudah,aku pasti di gantung oleh tuan Guntur karena sudah menipunya selama ini,tapi penyamaranku tidak merugikannya,jadi sepertinya sedikit lebih aman"batin Rubby mulai berkecamuk


"Jadi?apa ada yang mau kamu jelaskan by?"


"Huuffh..maafkan saya tuan,saya tidak bermaksud membohongi anda,tapi saya sudah seperti ini sejak saya masuk SMP,karena ayah saya takut kalau banyak pria yang akan menggoda saya,sedangkan ayah saya tidak bisa selalu melindungi saya setiap saat,jadi untuk menjaga dan melindungi saya dari pria-pria hidung belang,saya melakukan penyamaran ini"tutur Rubby sambil tertunduk takut-takut


"Jadi dari SMP kamu udah seperti ini?apa ada orang lain yang tau?"


"Kak Anjani dan kak Renita,selain itu juga ada satu lagi"jawab Rubby masih takut untuk menatap Guntur


"Eemmh..mama anda tuan"suara Rubby sangat lirih,kalau pendengaran Guntur tak tajam,mungkin dia tak akan mendengar nya,tapi masalahnya pendengaran Guntur sangat baik


"Mamaku? serius?kapan?kok mama diam saja sama aku"sungut Guntur yang merasa dibodohi saja


"Saya yang minta merahasiakan nya,mama tau saat hendak ijab qobul"

__ADS_1


"Astaga..jadi ini masalah kamu yang minta lampu di matikan saat sedang bercinta??agar penyamaran mu tidak terungkap?"


"tidak gitu juga,saya benar-benar malu pada anda tuan,karena tidak pernah ada pria yang melakukan itu pada saya sebelumnya"


"Haha..jadi mulai sekarang lampu tidak perlu dimatikan lagi saat kita sedang bercinta"


"Apa?za g bisa gitu tuan,saya.."


"Saya apa?Kamu sudah mulai berani menolak ku?apa kamu lupa kalau istri itu harus turuti kemauan suami,dan aku mau setiap saat dan di manapun aku butuh pelepasan,kamu harus selalu melayani ku"


"Saya bersedia tuan,apa daya saya yang hanya rempahan rengginang ini,hanya bisa menurut saja,tapi anda juga harus janji kalau selama saya yang melayani anda,g akan ada wanita-wanita lain yang juga anda tiduri,saya takut tertular penyakit k*l*m*n"


"Kamu g perlu khawatir,aku akan menepati janji, sekarang istirahat lagi,biar cepat sembuh"


"Tapi saya sudah terlalu banyak tidur,nanti malah jadi pusing"

__ADS_1


"Za udah,kita kedapur saja buat masak makan malam kita nanti"Rubby langsung mengangguk dan berjalan mengikuti Guntur yang akan menuju ke dapur


__ADS_2