
Rubby keluar kamar mandi dengan wajah sembab,dia masih memakai baju yang tadi di pakainya,Guntur langsung mendekat padanya dengan tubuh t*l*nj*ngny*
"Aaa...kamu ini gila ya?pakai dulu celanamu"teriak Rubby sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan..
"Bahkan kita sudah menyatu by,kenapa masih malu sih,bagian tubuh mu mana yang belum pernah ku sentuh?begitupun sebaliknya"berlahan membuka tangan istrinya yang menutupi wajah cantiknya
"Aku g mau buka mata,kamu tutup dulu tubuhmu"rengek Rubby sambil menutup rapat matanya,Guntur memperhatikan wajah istrinya yang sembab,matanya sedikit bengkak,pipinya merah dan sesekali masih ada isakan kecil yang tertahan
"Kamu habis nangis by?kenapa?"Guntur menggendong istrinya menuju ranjang dan memangku tubuh mungil istrinya sambil memeluknya lembut
"G apa-apa cuma kangen ayah"bohong Rubby masih dengan mata terpejam
"Kenapa g bilang?aku bisa mengantarmu ke makam ayah kan?"Guntur mengelus punggung istrinya dengan penuh kasih sayang
"Aku g berani kesana"jawab Rubby datar
"Kenapa?takut hantu?kan ada aku yang nemenin kamu"Guntur kira Rubby takut hantu,karena banyak orang yang takut kemakam dengan alasan tempat seperti itu terkesan horor
"G,..aku hanya merasa tak pantas saja,karena sudah mengecewakan ayah dengan menjual diri"jawab Rubby lirih hampir tak terdengar,tapi karena mereka cukup menempel,hingga Guntur masih bisa mendengar apa yang Rubby katakan
"Itu tidak benar by,kita sudah menikah,kamu tidak menjual diri padaku,kamu tetap putri nya yang selalu membanggakan, berprestasi di kampus dan kinerjamu juga sangat bagus,ayah pasti bangga pada putrinya ini"hibur Guntur sambil mengecup pipi istrinya
"Kamu tak tau sifat ayahku yang selalu menjunjung tinggi kehormatan dan harga diri,meski kita miskin tapi pantang untuk kami meminta-minta,kami selalu berusaha bekerja keras untuk kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya,tapi karena sesuatu hal aku harus keluar dari jalur dan mengambil jalan pintas untuk mendapatkan keinginan ku" mulai membuka mata berlahan menatap wajah suaminya yang tampan,tak dapat di pungkiri meski baru bangun Guntur tetap terlihat tampan
"Katakan padaku kenapa kamu melakukan kesepakatan ini?apa hubungan kamu dengan wanita itu?"telisik Guntur sambil mengamati wajah Rubby yang mulai gelisah
"Tak ada,aku punya hutang Budi dan hanya ingin balas Budi padanya saja"jawaban Rubby membuat Guntur tertegun
"Balas Budi?sampai kapan?kalau wanita itu ingin mengambil ginjalmu,apa kamu juga akan memberikannya?"Guntur tak habis pikir dengan jawaban yang Rubby berikan,tak ada hubungan apa-apa tapi Rubby rela menyerahkan kehormatan yang dia jaga selama 20th,dan pastinya itu akan berpengaruh besar pada masa depannya.. meskipun dia pria br*ngs*k,tapi tidak pernah merusak anak gadis orang,dia tak pernah memaksa..hanya mencari wanita yang dengan suka rela menyerahkan diri padanya
"Bisa jadi seperti itu,kalau dia mau bisa menguras seluruh darahku sampai kering tak tersisa"dan itu membuat Guntur menatapnya penuh tanya
"Apa yang sudah dia lakukan untukmu by?bagaimana caranya kamu bisa lepas darinya? katakan padaku by,aku akan membantumu"dengan raut wajah serius
"Jangan terlalu serius,aku bisa mengatasi semuanya,tak perlu bantuan mu lagian ini akan jadi pelunasan hutangku padanya,tak ada lagi hutang untuk ke depannya"Rubby tersenyum manis pada suaminya,tapi Guntur tau ada luka dan kecewa yang disembunyikan di balik senyum manis itu
"Apapun yang terjadi, katakan padaku by..sebisa mungkin aku akan membantumu"Guntur langsung memeluk erat tubuh istrinya,dia sangat tak rela kalau Rubby di manfaatkan oleh orang lain,hanya dia yang bisa memanfaatkan dan menekannya karena sampai kapanpun Rubby akan menjadi miliknya begitulah pemikiran Guntur
"Deg..apa ini,dia mau membantuku,apa dia tulus?atau hanya akan memanfaatkan kelemahan ku untuk mengambil keuntungan dariku?"batin Rubby bimbang
"Aku akan melindungi mu,setelah ini aku akan mengurus surat pernikahan kita,baik dengan persetujuan kamu ataupun tidak,aku tak akan melepaskan mu sampai kapanpun" batin Guntur sambil terus mendekap tubuh mungil istrinya
"kamu g kedinginan? cepatlah mandi dan kita pulang,aku sangat lapar"ucapan Rubby membuyarkan moment romantis mereka,dan Guntur jadi ingat kalau dia masih t*l*nj*Ng
"Kamu mau menghangatkan ku?aku juga lapar dan ingin memakanmu lagi"goda Guntur pada istrinya,dan Rubby langsung menggeleng tanda penolakan atas keinginan suaminya
"Jangan menyiksaku terus,aku juga butuh asupan makanan dan juga istirahat.."keluh Rubby yang lebih mengarah ke rengekan manja bagi Guntur
"Hahaha.. iya-iyaaa,aku juga butuh makan untuk bisa melahapmu lagi,ganti bajumu aku udah siapkan baju ganti untukmu"elusan lembut dan kecupan singkat mendarat di puncak kepala Rubby lalu Guntur berjalan santai tanpa memakai apapun menuju kamar mandi
"CK,aku tau dia tampan dan seksi..tapi bisakah dia lebih menjaga jantungku agar tak mengalami goncangan karena pesonanya itu.."keluh Rubby yang lebih mirip ke gerutuan karena melihat sikap tak tau malu suami tampannya itu
Setelah ganti baju,Rubby bingung harus bagaimana lagi,karena Guntur memberinya gaun tanpa lengan yang panjangnya hanya selutut,itu berarti dia tak bisa menyamar
Guntur yang baru saja selesai mandi melihat Rubby yang bingung melihat dirinya di depan cermin
"Kenapa bingung gitu?"
__ADS_1
"Eh..kamu salah pilih baju buat aku,kalau seperti ini gimana aku bisa menutup kulitku?semua kulitku terbuka,g mungkin aku memoles kulit lengan dan kakiku dengan foundation gelap"menatap suaminya yang masih bertelanjang dada
"G perlu menutupi nya,malam ini kita kencan sayaank,terserah kamu mau pergi ke mana aku turuti"memeluk erat tubuh istrinya sambil menatap mesra padanya
"Kencan?aku hanya ingin makan bukannya kencan"sahut Rubby menatap wajah suaminya yang lebih tinggi darinya,Guntur dengan gemas mengecupi wajah istrinya bertubi-tubi
"Kita makan sambil kencan sayank, keringkan rambutmu dengan benar,aku g mau kamu berpenampilan seperti ini"Guntur melepas pelukannya dan berjalan menuju lemari untuk memilih baju
"Kenapa?kamu malu jalan bareng aku yang seperti ini?"melihat penampilannya di cermin,terlihat rambutnya yang berantakan karena hanya disisir asal dan masih sedikit basah,dia juga belum make up,masih polos tanpa polesan
"Bukan begitu,aku g mau kamu di tatap lapar oleh pria lain,penampilanmu sangat mengundang ku ingin menerkammu lagi,pasti pria lain juga berfikir liar saat melihatmu saat ini"sambil mengerling nakal pada istrinya dan melanjutkan memakai celananya di depan Rubby yang langsung memalingkan wajahnya yang memerah
"Alasan,kamunya aja yang mesum"sungut Rubby,tapi tetap mematuhi perintah suaminya,dia mengambil hairdryer dan mulai mengeringkan rambutnya dengan benar,Guntur yang melihat itu hanya tersenyum tipis
"Sini aku bantu keringkan"mengambil hairdryer yang ada di tangan istrinya dan mulai mengeringkan rambut panjang Rubby dengan lembut
"Seperti nya kamu sangat terbiasa dengan benda ini,sering melakukannya dengan wanitamu ya?"ledek Rubby saat tatapan mereka bertemu dari pantulan cermin yang ada di meja rias
"Aku tak sebodoh itu,mau mengeringkan rambut wanita,kamu yang pertama ini,apa kamu terharu?"mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda istrinya
"Buat apa terharu?rayuan buaya darat g akan terpengaruh untukku"dengan cebikan bibirnya,berarti saat ini dia mengakui kalau dia bodoh dong,kan dia sedang mengeringkan rambut wanita,batin Rubby yang tak berani diutarakan
"Apa itu termasuk rayuan?padahal aku hanya ingin berkata jujur Lo..g bermaksud merayumu"menyandarkan dagunya di pundak Rubby
"Jangan terlalu baik padaku,kamu g tau aku bisa melakukan apapun untuk bisa mengikatmu kalau aku sudah terpikat padamu"kata Rubby datar dan tatapan tajam
"Aku menunggumu terpikat pada ku dan mengikatku dengan caramu,saat itu tiba aku tak akan melepasmu sampai kapanpun"balas Guntur santai
"Sudahlah,jangan diperpanjang lagi,kapan kita makan?aku sudah sangat lapar"Rubby mencoba mengalihkan pembicaraan
"Ayo..jangan tunda kencan kita,atau aku tak akan menahan diri untuk memakanmu lagi"kerlingan nakal ditunjukkan pada Rubby,dan itu membuat Rubby terkekeh kecil,dia mulai terbiasa dengan godaan yang Guntur berikan,dia tidak terlalu memperdulikan nya
Keduanya menikmati makanannya dengan lahap,selain enak mereka juga sangat lapar karena sudah telat jam makan malam apalagi seharian mereka melakukan aktivitas berlebih diatas ranjang..pasti membutuhkan banyak makanan untuk memulihkan kondisi tubuh yang lelah
Saat mereka keluar dari restoran berpapasan dengan Igo yang sedang jalan dengan kekasih barunya..
"Wah..wah..boss,dapat baru lagi nih?bening gini..!"celetuk Igo sambil meneliti wanita yang di gandeng bosnya itu
"Diamlah,gue g ada waktu ladenin kamu"jawab Guntur datar,sambil menggandeng istrinya keluar dari sana sedangkan Rubby sudah mulai cemas,takut ketahuan oleh Igo..dia bahkan meremas genggam tangan Guntur saat ini
"Hati-hati ketahuan Lucas bos"teriak Igo tapi Guntur tak mempedulikannya dan terus mengajak Rubby keluar lalu masuk ke mobil
"Jangan terlalu difikirkan,dia g akan tau kamu siapa"ucap Guntur saat mobil sudah mulai berjalan dengan kecepatan sedang
"Iya..tapi kenapa pak Igo bilang begitu?"tanya Rubby
"Bilang apa?"tanya Guntur balik
"Hati-hati ketahuan pak Lucas,emang kenapa kalau ketahuan?"Rubby menatap Guntur yang fokus menyetir
"G kenapa-kenapa,dia memang seperti itu,suka omong kosong,boleh aku tanya by?"
"Heemm..tanyakanlah,kalau aku bisa jawab akan ku jawab,kalau g bisa akan ku jadikan PR"balas Rubby sambil tersenyum kecil
"Apa kamu pernah berpacaran?"Rubby menggeleng cepat
"Punya gebetan?kekasih masa kecil?Pria idaman?atau mungkin pria yang mendekati mu?"Rubby diam sejenak memikirkan jawabannya
__ADS_1
"Sepertinya g ada,aku hidup sederhana, penampilan biasa mana ada pria yang mendekat dan di dekati"kekeh Rubby santai
"Kamu tak ingin berpenampilan seperti ini by?"
"Akan ku pikirkan,mungkin setelah perpisahan kita aku akan seperti ini,biar cepat dapat pacar"kemudian dia tertawa hambar
"Kenapa selalu saja bicara perpisahan?kita udah nikah by,bisa saja kita bertahan dengan hubungan ini,mau coba?"
"G..sudah ku katakan aku tak ingin coba-coba,dasar hubungan kita tidak kuat,kalaupun bertahan akan sulit untuk terhindar dari kehancuran"sahut Rubby santai tetap menatap ke depan,tak menoleh lagi ke arah suaminya
"Gimana caranya agar kita bisa bertahan dengan hubungan ini?katakan padaku,aku akan berusaha melakukannya"
"Tak ada yang perlu dilakukan,aku tak ingin bertahan,dan kamu jangan bertahan hanya karena rasa kasihan,aku tak selemah itu untuk dikasihani,setelah hubungan kita selesai,kita akan kembali ke kehidupan kita masing-masing"Guntur membuang nafas kasar,Rubby sungguh keras kepala,dia g tau harus bagaimana mengikatnya untuk tetap berada di sisinya
"Bagaimana kita bisa bertahan dengan hubungan yang rapuh seperti ini,sedangkan kamu tak pernah puas dengan satu wanita saja,apa aku akan kau jadikan pajangan dirumah sedangkan kamu berkelana menjelajahi tiap wanita diluaran sana?"batin Rubby berkecamuk sendiri
Guntur mengajaknya ke penginapan yang cukup jauh,lokasinya sangat asri dan di perbukitan,saat membuka tirai jendela,akan terlihat lampu-lampu rumah penduduk terlihat kecil seperti bintang,sangat indah
"Cantik.."gumam Rubby sambil terus menatap pemandangan di depannya,Guntur mendekat dan memeluknya dari belakang
"Kamu suka?"tanyanya sambil mengecup pipi istrinya
"Iya.."jawab Rubby singkat
"Ayo kita berendam di pemandian..biar tubuh kita rileks,aku tau kamu sangat kelelahan melayaniku tiga hari ini,jadi malam ini aku akan memanjakan mu dengan berendam di pemandian"
"Apa akan banyak orang?"tanya Rubby,karena yang dia tau biasanya di pemandian itu untuk umum,maklum dia hanya masyarakat biasa,bukan kalangan atas
"Tentu saja tidak,aku tak akan membiarkan tubuh istriku dilihat orang"Guntur menggendong Rubby menuju pemandian air hangat yang tersedia di penginapan itu,saat sampai keduanya ganti pakaian di tempat berbeda..
Saat Rubby tiba di pemandian,ternyata Guntur sudah berendam di sana..
"Sini..buka bajumu sayaank.."Guntur mendekat dan membantu Rubby melepas baju yang di pakai Rubby yang berbentuk kimono tipis,untuk melindungi tubuh mungil istrinya..
Guntur menelan ludah nya kasar saat melihat penampilan istrinya yang hanya memakai bikini seksi yang sengaja dia sediakan untuk Rubby tadi,dia tak menyangka itu bisa membuat fantasi liarnya muncul seperti ini..
"gluk..oh sial,aku terjebak dengan permainan ku sendiri,padahal aku hanya ingin melihat dia memakai bikini,tapi saat melihatnya secara langsung,aku malah tersiksa sendiri"batin Guntur menyesali perbuatannya..
"Kenapa kamu menatapku seperti itu?aku tidak cocok pakai bikini ya?karena tubuhku tidak seksi seperti wanita yang sering kamu sewa"ledek Rubby sambil melepas baju tipisnya dan ingin masuk ke pemandian tapi Guntur dengan kasar menarik nya dan memeluknya dengan erat
"Kamu sangat seksi sayank..apa kamu merasakan sesuatu di bawah sana?sangat ingin memasuki mu lagi"bisik Guntur dengan suara seraknya..Rubby merasakan sesuatu yang keras sedang menusuk bagian bawahnya,bukannya takut dia malah ingin menggoda suami mesumnya itu
"Sepertinya si jumbo sangat nakal sayank..apa kita harus main disini?"bisik Rubby sambil menggigit kecil ujung telinga suaminya,dan tangannya yang melesak masuk ke bawah air untuk menjangkau di jumbo dan mengelusnya berlahan-lahan di balik kain tipis yang melindunginya..
"Aahh..by,kamu yang memulai ini sayaank...jangan menyesalinya"rintih Guntur menahan hasratnya
"Aku tak akan menyesalinya,anggap saja ini bulan madu kita sayaank,aku akan memuaskanmu disini Rubby mendekat kan wajahnya dan mulai mencium bibir suaminya,dia sudah mulai terbiasa dengan ciuman panas yang diajarkan Guntur secara langsung padanya,tak berhenti disitu tangannya menelusup masuk ke kain pelindung yang menutup si jumbo,dan Guntur merasakan sengatan yang aneh dibuatnya
"Oohh..by,kamu mulai nakal sayaank,tapi aku suka"rancau Guntur mulai terlena
"Aku akan belajar lebih banyak untuk memuaskanmu sayank"bisik Rubby,dia akan memerankan perannya jadi wanita j*l*ng sebulan ini,dan dia totalitas dalam menjalaninya,setelah ini berakhir dia tak mau lagi bertemu dengan pria di depannya ini,sungguh tak ingin kembali jadi pemuas nafsunya,dia akan berusaha menjauh sejauh-jauhnya,karena pasti akan canggung saat mereka dipertemukan dengan status yang berbeda
Dan mulailah terdengar suara-suara merdu dari keduanya yang membakar hasrat tak terkendali dari dua insan yang sedang bercinta,hingga erangan tak tertahankan karena pencapaian kenikmatan yang luar biasa terdengar bersamaan dengan peluh keduanya yang menyatu,nafas memburu dan itu membuat keduanya makin menikmati kebersamaan nya
"Aku tak akan melepaskan mu sayank,aku benar-benar menggila bersamamu"bisik Guntur
"Aku yang akan menjauh darimu"batin Rubby,yang hanya membalas dengan senyuman manis di bibirnya
__ADS_1
Terima kasih untuk dukungannya,jangan lupa tinggalin jejak buat penyemangat ku 😊🥰