Penjaga Hati

Penjaga Hati
Sedikit Bercerita


__ADS_3

Guntur mendekat ke arah istrinya yang sedang sendirian duduk diayun sambil melamun,entah apa yang sedang dilamunkan


"Mikirin apa?"suara Guntur membuyarkan lamunan Rubby dan langsung melihat ke arah suara,hingga tatapan mereka bertemu dengan jarak yang cukup dekat,membuat Rubby refleks mundur


"G ada,hanya sedang menikmati pemandangan disini,sangat cantik"bohong Rubby sambil mengalihkan pandangannya kembali ke danau yang tak jauh dari tempatnya


"Oo..mau ku ayun?"tawar Guntur dan Rubby mengangguk sambil tersenyum manis


"Boleh,tapi jangan terlalu kencang"langsung membenarkan posisi duduknya,secara berlahan Guntur mengayunkannya dan Rubby menikmati kebersamaan mereka dengan tawa yang terdengar sangat bahagia


"Setelah ini kamu mau kemana lagi?"tanya Guntur sambil menghentikan ayunan nya


"G kemana-mana lagi,kan sore nanti kita sudah balik ke apartemen"menatap suaminya yang duduk di ayunan sebelahnya


"Sepertinya kamu suka di tempat ini,kita bisa menginap sehari lagi kalau kamu mau"ajakan Guntur sangat menarik,tapi setelah dipikir-pikir,Rubby kasihan juga pada suaminya itu,karena harus menyetir sendiri,kalau nginep sehari lagi dia g ada kesempatan untuk istirahat..


"Eemmhh..kita pulang saja,kamu juga butuh istirahat,pasti sangat lelah menyetir sendiri dengan jarak sejauh ini,apalagi jalan yang dilalui cukup sulit"Guntur g nyangka Rubby selalu memikirkannya


"Sebenarnya g masalah buatku,karena sudah terbiasa seperti ini"menggenggam tangan istrinya dengan lembut

__ADS_1


"Jangan dibiasakan lagi,tubuh kita juga butuh istirahat yang cukup,jangan terlalu dipaksakan..kalau lain kali perjalanan jauh lagi,lebih baik pakai sopir saja biar g terlalu capek,karena sangat bahaya saat berkendara dalam keadaan ngantuk atau capek"menatap suaminya dengan sayang


"Iya,lain kali aku pakai sopir,kamu mau belajar nyetir mobil?aku bisa mengajarimu lain kali"tawar Guntur


"Buat apa?aku bisa naik ojol, angkot,taksi atau bus saat ingin bepergian,lagian g punya mobil juga g ingin beli mobil"tolak Rubby secara halus


"Aku bisa membelikan mu mobil,jadi saat kamu ingin bepergian bisa memakainya,naik angkutan umum pasti panas,pengap,sesak dan harus nunggu lama,enakan naik mobil pribadi bisa kemana-mana dengan nyaman,g berdesakkan"


"Sebenarnya aku mampu beli mobil dengan kredit,tapi aku g ingin karena Aku g mungkin bisa nyetir sendiri"


"Kenapa?Apa kamu pernah kecelakaan?"tanya Guntur penasaran


"Apa penabrak nya dijatuhi hukuman yang setimpal?"


"Mereka orang kaya yang punya kuasa,kata damai menjadi keputusan mutlak agar anak mereka terhindar dari hukuman,tapi aku tak bisa melakukan apa-apa,hanya menerima keputusan dari mereka saja,tak ingin membuat masalah makin panjang,hanya ingin membuat ayah tenang disana tanpa ada permasalahan lagi"


"Kenapa kamu g menuntut mereka?ayahmu tidak akan tenang kalau yang menabraknya bebas dari hukuman by,aku bisa membantumu mengusut semuanya sampai tuntas"


"Itu tidak perlu,kalau aku memperpanjang masalah,semuanya tak akan setenang ini akan ada banyak waktu,tenaga dan fikirkan yang terbuang hanya demi kata menegakkan keadilan,padahal hanya ingin balas dendam dan melampiaskan kemarahan,padahal kita harus mengikhlaskan orang yang telah tiada,karena harus takdir nya memang hanya sampai segitu,banyak orang berkata kalau sikapku ini seperti anak yang mengabaikan orang tua,tapi aku tak ambil pusing semua itu karena saat ini bukan balas dendam yang dibutuhkan ayah,tapi do'a dari anaknya yang dia butuhkan,agar bisa selalu mendapatkan tempat terindah disisi sang kuasa"

__ADS_1


"Apa kamu sama sekali tak ada rasa benci pada orang yang telah membuat ayahmu meninggal by?"


"Awalnya ada,tapi lambat laun hilang juga,waktu bisa mengobati luka mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan masalahku ini,mereka memberi kompensasi berupa uang untuk kata damai,dan aku menerimanya tanpa penolakan,kata orang aku mengorbankan ayahku demi uang,lucu sekali mereka ini..kalau boleh memilih aku rela kehilangan semua,asalkan bisa tetap bersama dengan ayah ku..karena hanya dua yang ingin ku miliki,dengan berada di dekatnya saja,aku sudah merasa sangat senang,damai, tentram,dan tak pernah takut apapun,pria yang menjadi cinta pertamaku itu sangat penting dalam hidupku..tapi juta tak bisa melawan kehendak Tuhan,karena itu pasti yang terbaik untuk umatnya"


"Apa uangnya kamu buat investasi jangka panjang? untuk masa depanmu nanti"


"Iya, investasi jangka terpanjang untuk kemakmuran ayahku"sahut Rubby ruang dengan senyum yang tulus


"Maksudnya?"Guntur bingung dengan ucapan Rubby, bukannya ayahnya sudah tiada,buat apa investasi lagi..


"Uang kompensasi nya aku gunakan untuk memperbaiki panti asuhan dan panti jompo yang ada di dekat tempat tinggalku,karena tempat itu sudah tidak layak untuk ditinggali,sangat susah dapat donatur saat ini,karena banyak yang melakukan penipuan dengan mengatas namakan panti-panti sosial seperti itu..dan sisanya untuk aku masukkan ke amal masjid,semua aku lakukan atas nama ayahku..jadi biar Tuhan mencatat sebagai anak baik buat ayahku..dan sudah dua tahun ini aku jadi donatur tetap di panti-panti itu,tak terlalu banyak membantu,tapi paling tidak bisa menambah pemasukkan agar orang-orang yang tinggal disana bisa makan,tidur,dan berpakaian yang layak"


"Lain kali ajak aku ke sana,aku bisa jadi donatur tetap juga,mungkin aku juga bisa membuat sebuah program untuk membantu dinas sosial atas nama perusahaan"


"Pencitraan yaa?tapi itu juga tidak buruk,membantu sesama tak akan mengurangi rejeki kita,malah Tuhan akan menambahkannya berkali-kali lipat"Guntur tersenyum saat mendengar balasan Rubby


"Aku ingin jadi orang yang lebih baik lagi,dari dulu tak pernah merasakan kekurangan membuat aku kurang berempati pada orang lain,sekarang ada kamu yang tunjukin jalan untuk bisa berbagi,kenapa harus menutup diri"Guntur duduk berjongkok di depan Rubby sambil menggenggam tangan kecil istrinya itu


"Oke,Kita balik sekarang sepertinya akan turun hujan,awannya sudah mulai gelap"Rubby mulai beranjak dari duduknya dan membantu Guntur berdiri,keduanya berjalan pelan sambil bergandengan tangan,sungguh terlihat sangat romantis,membuat Lucas secara alami mengambil foto mereka tepat pada saat keduanya saling pandang dan tertawa lepas,entah apa yang mereka bicarakan hingga bisa sebahagia itu tanpa beban sama sekali

__ADS_1


__ADS_2