
Sore menjelang,Rubby bangun dari peristirahatan nya,dia langsung membersihkan diri dan bersiap keluar dari ruangan peristirahatan suaminya
"Kamu sudah bangun?aku baru saja ingin membangunkan mu"mendekat ke arah Rubby yang sedang merias wajahnya didepan meja rias yang tersedia di sana
"Aku sudah tertidur terlalu lama"menatap suaminya dari pantulan kaca rias
"Kita pulang kerumah mama hari ini"menggandeng Rubby keluar dari kamarnya
"Apa mama sakit?tumben kamu ngajak kesana tanpa diminta mama terlebih dahulu"
"Aku ingin mengatakan masalah Alika pada mereka,biar mereka tidak dengar berita simpang siur dari orang lain,sekalian minta bantuan papa untuk menyelidiki kasus ini,biar cepat selesai"
"Oh.. Ok,Ita mampir ke toko kue dulu..g enak kalau kesana dengan tangan kosong"
"Sesuai keinginanmu sayaank.."tersenyum lembut ke arah istrinya..
keduanya masuk ke mobil,dan menuju rumah orang tua Guntur,Rubby tak hanya bicara saat di mobil,hanya beberapa kali menjawab pertanyaan yang dilontarkan Guntur padanya..
Sesampainya di rumah mertuanya,Rubby langsung membantu memasak untuk makan malam,sedangkan Guntur dan papanya menuju ruang kerja untuk membahas masalah tentang Alika
Papa Guntur sangat marah,dan memberi satu pukulan ke wajah putranya..dia benar-benar tidak tau lagi harus bagaimana mendidik putra tunggalnya itu..
"Papa g mau tau,segera selesaikan masalahmu itu dengan benar,atau papa sendiri yang akan memisahkan kamu dengan Rubby"ancam papanya
"Apa maksud papa berkata seperti itu?aku tak akan meninggalkan Rubby hanya karena masalah ini"sungut Guntur
"Hanya kamu bilang?dimana otak kamu itu?mana ada istri yang bisa menerima suaminya punya anak dengan wanita lain? pikiran itu, sebaik-baiknya Rubby..dia tetaplah wanita yang punya hati,saat ini pasti hatinya sangat sakit..dan apa kamu tau,kalau sampai mama kamu tau masalah ini,bisa habis kamu dipukuli oleh nya,dan papa yakin,mama kamu lebih mendukung Rubby dari pada kamu"
__ADS_1
"CK..pa,aku k sini minta solusi..bukan malah ditakut-takuti kayak gini.."
"papa g mau bantu, selesaikan masalahmu sendiri, belajarlah bertanggung jawab dengan apa yang telah kamu perbuat,jangan selalu mengandalkan bantuan dari papa"
"Aku ini kan anak papa,masak sama anak sendiri perhitungan gitu.."
"Bukan perhitungan,tapi papa mau kamu belajar dari kesalahan yang telah kamu perbuat,bahwa tak semua masalah yang kamu buat itu selalu bisa kamu selesaikan dengan mudah,pasti ada yang harus di korban kan.. seperti masalah kali ini,kamu tak bisa memilih keduanya, pasti nantinya kamu harus memilih antara Alika dan anak kalian,atau Rubby dan pernikahan kalian.."
"Aku tak bisa kehilangan Rubby pa,tapi aku juga tak mungkin lepas tanggung jawab kalau menang ada anak antara aku dan Alika"
"Papa yakin,Alika tak akan membiarkan Rubby tetap menjadi istri mu,dia datang dengan cara seperti ini pasti sudah merencanakan sesuatu,jadi bersiaplah sampai apa yang dia inginkan tercapai,dan kamu akan kehilangan segalanya"
"apa maksud papa kehilangan segalanya?"tanya Guntur penasaran dan belum paham maksud papanya
"Mamamu itu sangat sayang dengan Rubby,sudah pasti dia akan sangat murka kalau kamu menyakiti menantunya ditambah lagi kedatangan Alika,bukankah kamu tau kalau mama kamu sangat tidak suka dengan Alika dari dulu?"
"Aagghh..sial,papa bantu aku buat selidiki masalah ini,biar cepet kelar.."
"Pa..aku mau sebelum resepsi pernikahan ku,masalah ini harus sudah selesai,kalau tidak..aku ragu,Rubby mau meresmikan pernikahan kita,yang ada dia malah minta pisah"keluh Guntur gusar
"Haish...baiklah,kali ini papa bantu,tapi kamu juga g boleh lepas tangan,jadi jangan santai-santai saja"
"Iya..aku tau,makasih pa"ucap Guntur sambil memeluk papanya,dan itu membuat papanya kaget,sudah lama putranya itu tidak seperti ini padanya..
"Jaga kepercayaan istri mu,jangan sia-siakan wanita sebaik Rubby, karena tak ada wanita yang lebih baik darinya,kamu akan menyesal kalau melepaskannya"papa mengingatkan Guntur
"Aku tau itu pa.."keduanya keluar dan langsung menuju meja makan,disana sudah tersaji makanan yang dimasak oleh Rubby dan mama mertua nya
__ADS_1
"Kalian nginap saja,besok kan libur..jadi bisa santai sejenak dari rutinitas sehari-hari"usul mama
"Ok..kita nginep,tapi mama g boleh mendominasi istri ku,karena putra mama ini juga butuh perhatian dari istrinya"
"CK..sejak kapan kamu manja gitu?mama jadi kasihan dengan Rubby,kamu pasti sangat merepotkan nya"cebik mama sengit
"Wajarlah manja sama istri sendiri,iya kan pa?"Guntur melirik papanya,yang hanya di balas kekehan kecil
"Bapak sama anak sama saja tingkahnya,makin tua makin manja.."keluh mama,dan itu membuat papa dan Guntur tertawa terbahak..
Selesai makan malam,mereka bersantai sambil ngobrol.. Guntur tak membahas masalahnya saat ini,dia g mau kena amukan mamanya..
Belum terlalu malam,mereka sudah kembali ke kamarnya masing-masing
"Aku sudah meminta bantuan papa untuk selesaikan masalah Alika"ucap Guntur membuka percakapan
"Iya..semoga bisa segera diselesaikan"
"Itu pasti,kamu jangan terlalu khawatir,kita akan tetap bersama.."
"Jangan cemaskan aku,fokus saja pada masalah ini dulu,setelah ada titik terang nya..kita baru bisa cari solusi dan keputusan yang tepat untuk semua masalahnya"
"Terima kasih sudah mau percaya padaku,dan tetap berada di sampingku,kita akan melangkah bersama sampai kapanpun"
"Tentu saja,karena aku adalah istri mu"
"Benarkah?kalau gitu..aku minta hakku sebagai suamimu"
__ADS_1
"Hak?"tanya Rubby dengan polos nya
"Hakku untuk dipuaskan oleh istri tercinta"langsung mengukung istrinya dan memberikan serangan-serangan kecil yang memabukkan..membuat Rubby meremang dan tersulut gairah yang dibuat suaminya..hingga keduanya tak mampu untuk mengendalikan diri dan terjadilah apa yang diinginkan...