Penjaga Hati

Penjaga Hati
Harapan Guntur


__ADS_3

Rubby bangun dari tidurnya sore hari,ternyata Guntur masih tertidur pulas disampingnya,mungkin dia terlalu capek di perjalanan tadi,dengan hati-hati Rubby memindahkan tangan suaminya yang erat memeluknya,dan menggantinya dengan guling agar tidurnya tidak terganggu,dia beranjak dari ranjang dan langsung membersihkan diri agar tubuhnya lebih segar,keluar dengan memakai gaun santai tanpa lengan dan panjangnya sedikit diatas lutut,rambutnya masih di gulung dengan handuk kecil karena dia baru saja keramas,dan dengan cekatan langsung menuju dapur untuk menyiapkan makan malam untuk mereka berdua, untungnya Guntur sudah meminta bawahannya untuk menyiapkan bahan makanan di kulkas,jadi Rubby tidak perlu bingung saat ingin memasak karena semua sudah tersedia dengan lengkap,saat semua sudah selesai dimasak dan siap disajikan di meja, tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang membuatnya terlonjak karena kaget


"Astaga..kamu mengagetkan ku saja"melihat kebelakang dan ternyata suaminya yang sedang memeluknya..


"Kenapa g bangunin aku?"sambil mengeratkan pelukannya dan menyandarkan dagunya di pundak istrinya


"Kamu tidurnya sangat pulas,g tega buat banguninnya..kamu pasti lelah menyetir jadi aku sengaja g bangunin kamu"memindahkan masakannya ke wadah yang sudah disiapkannya,meski aktivitas nya sedikit terganggu dengan sikap suaminya yang terus menempelnya,tapi Rubby tak menepisnya..dia tetap santai melanjutkan kegiatannya


"Aku g suka ditinggalin sendirian saat tidur..jangan ulangi lagi"sungut Guntur sedikit merajuk, sebenarnya Guntur sangat takut kehilangan istrinya ini,belum ada seminggu dia sudah dibuat kalang kabut dengan pikirannya sendiri..membuat Rubby mengernyitkan dahinya..bingung dengan sikap suaminya yang tiba-tiba menjadi manja dan itu sangat aneh menurut nya


"Oke,tapi sekarang kamu mandi dulu biar lebih seger dan setelah itu kita makan"meski bingung dan merasa aneh,tapi Rubby tak terlalu memikirkan perubahan suaminya,jadi dia hanya menuruti saja kemauan suaminya itu


"Baiklah,aku mandi dulu"Guntur mengecup pipi istrinya singkat dan mengambil handuk yang ada di rambut istrinya..


"Kenapa dilepas?rambutku masih sedikit basah aku malas mengeringkannya dengan hairdryer"keluh Rubby sambil menatap suaminya


"Biarkan seperti ini,terlihat makin seksi"goda Guntur dengan kerlingan nakal membuat Rubby memutar bola matanya malas


"Huuffhh..mau aku siapkan air hangat untuk mandi?"tawar Rubby tak menanggapi gombalan suaminya


"Aku mandi air dingin saja,biar lebih segar"masih menatap istrinya dengan tatapan yang entah apa artinya


"Ya sudah, cepatlah mandi..nanti makannya keburu dingin"mendorong suaminya agar beranjak dari dapur dan segera mandi


"Oke-ok,aku akan mandi"Guntur memutar tubuhnya dan pergi meninggalkan istrinya yang sedang menyusun makanan di meja,setelah siap Rubby segera menyusul suaminya ke kamar untuk menyimpan pakaiannya


Saat Rubby menaruh pakaian santai Guntur di ranjang,pintu kamar mandi terbuka,menampilkan sosok pria yang bisa dibilang sangat Hot..hanya memakai handuk yang melindungi daerah pribadinya,tampak tubuh atletis dengan menonjolkan otot dan perut kotak-kotak nya,rambut sedikit basah dan jangan lupakan senyum menggodanya yang bisa menggetarkan hati setiap wanita yang melihatnya


"Sudah selesai?"meski tadi sempat terpesona dengan suaminya,tapi dengan cepat dia menepis pesona itu,untuk menjaga hatinya agar tidak terluka


"Heemmhh..kamu udah siapkan baju ganti ku?sekalian bantu pakaikan"sengaja Guntur melakukan itu untuk menarik perhatian istrinya agar lebih peduli padanya


"Kenapa g pakai sendiri?"sahut Rubby gugup dengan wajah merona karena pikiran sudah berfikir kemana-mana..memang setelah menikah,dia merasa pikiran selalu dipenuhi dengan hal-hal mesum,itu efek dari pelajaran yang diberikan suaminya untuknya,sungguh langsung masuk ke otak polosnya..


"Kenapa wajahmu memerah?apa kamu sakit?"tanya Guntur sengaja ingin m njahili istrinya itu,dia tau fikirkan Rubby yang menjurus kemana


"G..aku baik-baik saja, sebaiknya kamu cepat Paksi baju,takut masuk angin nanti jadi lebih baik aku tunggu di meja makan saja"dengan gerakan cepat Rubby ingin pergi dari kamar itu,tapi kalah cepat dengan gerakan tangan Guntur yang menahan pinggangnya..dan memeluknya dengan erat


"Kenapa buru-buru sekali sayaank,jangan menghindariku kita udah sama-sama tau dan pernah merasakannya juga,masih saja malu-malu,gimana kalau kita main satu ronde dulu,sesekali aku mau kamu yang berinisiatif dan lebih agresif padaku"mendekatkan wajahnya pada sang istri dan Rubby secara alami memundurkan kepalanya,itu membuat Guntur makin gemes dengan istrinya ini


"Bisakah kita makan dulu,aku sangat lapar"rengek Rubby..bahkan dia juga butuh makan untuk menambah energinya, bisa-bisa dia pingsan saat melayani suaminya yang buas ini,kan g lucu kalau itu sampai terjadi..


"Oke,setelah makan kamu harus bersiap lembur malam ini sayaank"langsung menggendong istrinya menuju ruang makan,Rubby yang awalnya memberontak ingin di turunkan akhirnya hanya bisa mengalungkan tangannya di leher suaminya,karena Guntur memang tak mungkin menurunkannya sebelum sampai ruang makan..

__ADS_1


"Apa harus begini?aku g bisa makan dengan posisi seperti ini"protes Rubby saat dia didudukkan di pangkuan suaminya dengan posisi menghadap kearahnya,membuat gaun yang di pakainya tersingkap keatas menampakkan paha mulus dengan beberapa bercak merah keunguan tanda yang dibuat suaminya..memang Guntur selalu membuat tanda sesuka hatinya,setiap selesai berhubungan suami istri akan ada tanda baru yang tercetak di tubuh Rubby..saat diprotes dengan santai dia beralasan lepas kendali,g sengaja,gemes,dan masih banyak alasan lainnya yang membuat Rubby jengah sendiri..


"Aku yang akan menyuapimu"mengambil makanan yang diinginkan istrinya,lalu menyuapi sesendok untuk istrinya,sendok berikutnya baru untuknya sendiri..sesekali tangannya yang nakal merambat kemana-mana membuat Rubby geli-geli sedap..


"Kondisikan tanganmu,kita sedang makan ini,nanti kalau tersedak gimana?"menahan tangan suaminya yang sedang nakal


"Hehehe..tanda yang aku buat di pahami sangat indah, sepertinya aku akan menambahnya agar makin berwarna lagi.."mengedipkan mata nya dengan genit..


"Jangan ditambah,ini saja belum hilang"keluh Rubby penuh permohonan


"G kelihatan juga by..jadi g masalah kalau aku tambah lebih banyak lagi"Rubby yang mendengar jawaban Guntur langsung membelalakkan matanya


"CK..kamu g lihat tanda yang kamu buat udah mirip seperti ruam saat aku alergi,ini sangat mengerikan dan g enak di pandang"keluh Rubby,malah membuat Guntur terkekeh


"Tapi ini sangat indah di pandanganku by, sudahlah jangan banyak protes,makan dulu sampai kenyang,baru nanti kita lihat sebanyak apa tanda yang aku buat ditubuh mu.. kira-kira masih ada tempat untuk tanda tambahan atau g"sambil tertawa melihat wajah istrinya yang sedang kesal


"Aku g mau kalau di tambah lagi tandanya,lagian g di tandai juga g masalah kan?"bujuk Rubby sambil menggambar abstrak di dada bidang Guntur,dan itu malah membuat gairah yang di tahannya makin meronta


"Oke,g akan ku tandai lagi..tapi apa kamu tau kalau tangan nakalmu ini sudah membangunkan si jumbo yang lagi tidur?"suara berat Guntur membuat Rubby terkejut,apalagi di tambah sesuatu yang dibawah mulai mengeras dan sedikit ada pergerakan


"Aku..aku g maksud menggodamu,maaf..aku g sengaja,sungguh.."gugup dan cemas itu yang di rasakan Rubby saat ini


"Kita lanjut makan nanti saja,aku ingin makan kamu dulu di dekat kolam renang,gimana?"mengangkat istrinya menuju kolam renang


"G ada yang melihat by,disini hanya ada kita berdua"


"tapi.."belum selesai kalimatnya Rubby sudah di bungkam dengan ciuman panas yang menuntut..dengan sedikit paksaan akhirnya Rubby membalas juga ciuman suaminya,bahkan Guntur sangat senang karena istrinya sudah mulai pintar mengimbangi permainan nakalnya..


"Ooh..anak pintar,aku suka balasanku sayaank,ini akan semakin menyenangkan.."bisik Guntur sambil meletakkan istrinya di kursi santai yang tersedia di samping kolam renang


"Apa kamu yakin mau melakukannya disini?kita bisa masuk angin nanti..pindah ke kamar saja yuuk"bujuk Rubby


"Menurutlah sayaank..ini akan semakin seru,kita bisa menikmati sensasi yang berbeda"dan tiba-tiba saja Guntur menekan tombol yang ada di belakang kursi yang mereka tempati,dan ada atap transparan yang menutup,jadi udara tak akan dingin dengan angin malam lagi,tapi pemandangan langit yang penuh bintang tetap terlihat sangat indah dari tempat Rubby saat ini..saat Rubby sedang terpesona dengan pemandangan yang dilihatnya,Guntur sudah melancarkan aksi nakalnya dengan menjelajah tiap inci tubuh istrinya,hingga membuat Rubby menggeliat dan mendesah merasakan sensasi panas yang menggetarkan jiwa,hingga akhirnya dia terbawa suasana dan membalas sentuhan suaminya dengan tak kalah panas,Guntur yang merasakan istrinya mulai membalas dengan agresif sangat senang seperti mendapat lotre tak terduga,karena biasanya Rubby hanya pasrah menerima tanpa ada penolakan ataupun balasan,dan saat ini dia aktif dan agresif membuat Guntur berinisiatif untuk menyerahkan kendali penuh pada istrinya memanjakannya saat ini,hingga mengubah posisi menempatkan Rubby diatas tubuhnya..membuat Rubby terkejut dengan tindakannya yang tiba-tiba


"Ah.. kenapa begini?"tanya Rubby dengan wajah polosnya yang merona karena melihat kondisi bakunya yang berantakan


"Aku ingin kamu yang pegang kendali,aku ingin di manjakan olehmu sayaank"balas Guntur dengan manja dan mendusel dada istrinya yang sedikit menyembul karena ulah nakal tangannya,rasa lembut dan kenyal ini yang sangat dia sukai..


"Tapi..aku takut tak bisa melakukannya,nanti pasti kamu akan kecewa"rasa gugup dan takut terlihat di wajah istrinya..


"Tak masalah,kamu harus lebih banyak belajar biar makin pintar memanjakan ku diranjang,lakukan apa yang kamu bisa,aku akan membantumu" Rubby sedikit termenung lalu mengangguk meski masih ada keraguan..tapi dia tak mungkin menolak juga..dengan sangat hati-hati dia mulai melakukan apa yang dia tau dan dengan naluri dari dalam diri wanita dewasa yang sudah pernah melakukan hubungan badan dia bisa membuat Guntur menggeram saat dengan nakalnya dia menggesek-gesekkan daerah intim nya dengan si jumbo yang sudah mengeras dan siap bertempur..


"Oh..shiiiit..bisa nakal juga kamu by,ini membuatku gila"rancau Guntur dengan kenikmatan yang diberikan istri kecilnya

__ADS_1


"Eeemmhh..aku baru melakukan pemanasan,belum ke intinya"goda Rubby dengan suaranya yang terdengar serak karena dia juga merasakan sensasi yang memanas menjalar keseluruh tubuhnya


"Lakukan apapun yang kau mau sayaank..aku suka ini"melihat wajah istrinya yang memerah karena gairah membuat Guntur sangat terpesona,dia langsung menerjang leher jenjang Rubby yang berada di depannya setelah puas,dia turunkan hingga ke d*d* mungil istrinya yang menantang..dan saat itu membuat Rubby tak tahan dan mengeluarkan d*s*h*nnya,disertai si jumbo yang masuk sempurna ke sarang kesukaannya..


"Aaahhhh...jangan digigit,nanti lecet"saat Rubby merasakan ujung d*d*nya dis*s*p dan dig*g*t kecil oleh suaminya


"Eemmhh..aku tak tahan melihatmu seperti ini,sangat menggemaskan.."dengan nakal tangannya malah meremas p*y*d*r* sebelahnya membuat Rubby makin kencang mend*s*h


"Aaarrgggghhh..apa kamu menyukainya?"kerlingan nakal ditunjukkan oleh Rubby pada suaminya,Guntur malah terkekeh melihat tingkah nakal istrinya itu


"Sangat..kamu sangat luar biasa by,bergeraklah..lebih cepat,aku tak tahan lagi.."


"Kenapa buru-buru..aku ingin mengulur waktu agar lebih lama"goda Rubby membuat Guntur tercengang,dia tak menyangka istri kecilnya sudah bisa membalas godaannya dengan kenakalan yang menggemaskan


"Oke,sesuai keinginan mu sayaank.."Guntur mengalah,dia pasrah dengan apa yang dilakukan istrinya itu,karena jujur saja,dia sangat menyukai Rubby yang sedang nakal dan liar seperti,rasanya lebih nikmat dan mencengkram kuat si jumbo yang kalang kabut di dalam sangkar kesayangannya..hingga waktu terus berjalan,dan Rubby makin cepat menggerakkan tubuhnya diatas suaminya yang sudah panas ingin sampai pada pelepasan nya..dan akhirnya keduanya mendapatkan pencapaian yang sempurna, disertai erangan yang memenuhi tempat indah mereka saat ini


"Bruk..Hah..hah...hah.."Rubby ambil diatas tubuh suaminya dengan nafas tersengal-sengal Guntur menyunggingkan senyum puasnya karena mendapatkan pelayanan luar biasa dari istri kecilnya,dia tak pernah mendapatkan pencapaian sedahsyat ini sebelumnya,Rubby memang wanita yang bisa memuaskannya lahir dan batin..


"Cup-cup-cup..aku mencintaimu, bisakah kita meresmikan pernikahan kita secara hukum dan mengadakan resepsi?aku ingin kamu menjadi istri ku selamanya,menemaniku selama sisa hidup ku,mendampingiku dalam keadaan apapun,aku ingin berumah tangga yang sesungguhnya dengan mu by"bisik Guntur lembut,dan itu membuat Rubby terlecut dan mendongakkan kepalanya menatap wajah pria yang ada di bawahnya,terlihat tak ada kebohongan dan hanya ada ketulusan dan permohonan yang sangat dia harapkan


"Apa itu bisa?semua akan sulit kalau kita meresmikannya"tolak Rubby secara halus,dia tak ingin hidupnya makin runyam nantinya,karena dia tahu berumah tangga dengan Guntur tak semudah kelihatannya,banyak batu kerikil bahkan batu besar yang tajam menantinya kalau dia berani melangkah melanjutkan hubungannya ini,Guntur bukan orang biasa,dia dari kalangan atas yang pasti kehidupannya juga selalu jadi sorotan Kalayak umum,belum lagi masa lalunya yang bisa dibilang cukup mengkhawatirkan, keadaan Rubby yang hanya sendiri di dunia ini tak akan mampu menerima serangan dari banyak sudut dia tak sanggup menahan semua itu,serangan dari ibunya saja sudah menghancurkan masa depannya lalu apa dayanya bisa bertahan dengan Guntur dan kehidupannya..itu tak akan bisa dia tanggung di kehidupannya,dengan berlahan Rubby bangkit dan ingin melepas penyatuannya..tapi Guntur memakannya


"Kita belum mencobanya,bagaimana kamu bisa mengatakan kalau ini akan sulit?kita akan menghadapinya sama-sama,aku tak tau sejak kapan mulai mencintaimu,tapi aku tak pernah merasakan perasaan yang seperti ini sebelumnya,jangan tinggalkan aku by..aku tak akan sanggup menjalani hidupku tanpamu"Guntur membuang semua gengsinya,demi mendapatkan cintanya..


"Hidup ini bukan sebuah permainan,tak perlu percobaan"sungut Rubby kesal,Guntur ini kepala divisi apa, bisa-bisa dia berfikir mau cobain suatu hubungan,kalau masalah hati dan perasaan itu akan sangat sulit untuk menyesuaikan atau menyelesaikan, kalau sudah terluka sakitnya mungkin tak bisa disembuhkan sampai seumur hidup, kalaupun bisa pasti akan sangat lama dan ada trauma tersendiri nantinya..Iyah kenapa Rubby tak ingin coba-coba masalah hati..


"Aku akan menyetujui semua syarat yang kamu ajukan,asal kamu tetap disisiku sebagai istri dan pendamping hidupku"Guntur langsung memeluk Rubby dengan erat,dia takut kehilangan istri kecilnya ini,hatinya sudah terikat dengan nya


"Apa kamu yakin?"


"Sangat yakin,aku bisa mengalihkan semua aset pribadiku, seperti rumah,mobil, apartemen,dan yang lainnya,kalau saham perusahaan g bisa,karena itu milik keluarga..tanpa persetujuan papa dan mama tak bisa dialihkan"jawab Guntur antusias


"Aku hanya ingin kesetiaan mu"sahut Rubby yakin,dia tak butuh semua yang dimiliki suaminya,selama kesetiaan Guntur untuknya otomatis apa yang dimiliki pria itu juga jadi miliknya..


"Hanya itu?apa kamu yakin?"Guntur memastikan keinginan Rubby dan hanya anggukan kepala sebagai jawaban nya,entah kenapa Rubby sangat yakin kalau Guntur akan mundur,karena seorang cassanova seperti Guntur pasti sulit untuk setia pada satu wanita,dibutuh banyak wanita untuk menyalurkan hasrat nya yang sangat tinggi..


"Ok, berarti besok kita sudah bisa mengurus pernikahan kita secara hukum"Guntur menatap istrinya dengan binar bahagia yang belum pernah Rubby lihat sebelumnya


"Jangan terburu-buru,aku takut kamu akan berubah pikiran,kita bisa mengurus nanti setelah kamu yakin,aku kasih waktu sampai perjanjian kita berakhir.. setelah itu baru kita bisa urus semuanya"jawab Rubby tenang


"Baiklah..aku ngikut kemauanmu saja,aku ingin nambah lagi,tapi kita pindah ke kamar"Guntur dengan semangat mengangkat tubuh istrinya yang masih dalam penyatuan,bahkan sesekali dia menghentakkan si jumbo saat berjalan menuju kamar,membuat Rubby kesal tapi juga nikmat..hingga pertempuran mereka terjadi lagi bahkan durasinya makin panjang hingga membuat Rubby tak berdaya di bawah kuasa suami perkasanya itu,Guntur benar-benar tidak menahan diri sama sekali menggempur tubuh mungil istrinya hingga lemas tak bertenaga karena serangannya yang menggebu-gebu, kalau Rubby tak merengek minta berhenti, mungkin bisa pingsan dia di gagahi suaminya..


Maaf lama g up,karena sudah mulai nungguin akan ke dua sekolah paud,jadi sedikit repot yang menyenangkan..terima kasih yang masih mau menunggu,jangan lupa selalu mendukungku,biar makin semangat lagi.. 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2