Penjaga Hati

Penjaga Hati
Bertemu Papa Tiri


__ADS_3

Setelah sedikit tenang,Rubby kembali ke penginapan,disana Guntur sudah siap dengan stelan formal yang berwarna senada dengan baju yang di pakai Rubby,dengan langkah cepat Rubby mengambil tasnya,melihat isinya sudah lengkap,Rubby segera berjalan mendahului Guntur yang hanya diam melihat sikap dingin istrinya,kemudian mengikutinya dari belakang hingga mengsejajarinya


"Jangan bersikap dingin padaku by,aku ini suamimu,meski hanya sebulan kamu tetap harus menghargai ku"Rubby tak menyahut,dia hanya diam tapi tetap mendengarkan apa yang dikatakan oleh Guntur


"Sejak kapan aku tak menghargai nya?bahkan aku selalu patuh dan menuruti semua kemauannya,aku tau kebebasanku telah dibelinya selama sebulan ini,oke..kita ikuti permainanmu satu bulan ini,setelah itu jangan lagi terlihat olehnya"batin Rubby dengan tatapan datar tanpa ekspresi


Sedangkan Guntur sesekali masih melirik dan memperhatikan istrinya yang diam tanpa kata berada di sampingnya


Keduanya keluar dari lift,dan menuju ke mobil yang sudah tersedia,Guntur membantu Rubby masuk dan menutup pintunya,perlakuan yang sederhana tapi terkesan manis kan??..tapi Rubby bukan wanita yang peka akan perhatian Guntur,dia malah berfikir mungkin Guntur sering melakukan ini pada wanita sewaan nya


Tak ada yang bicara antara Guntur dan Rubby,membuat suasana di perjalanan hening dan sepi hingga mereka sampai ke tempat tujuan,di sana sudah ada Igo, Lucas, Renita dan Anjani,selain itu para kolega juga sudah banyak yang datang


"Habis lembur ya bos, kelihatan lelah banget"ledek Igo sambil cengengesan


"Diam,kumpulkan semuanya di ruangan yang telah disepakati,aku akan kesana sepuluh menit lagi"dengan nada datar dan tegas,Igo yang tak pernah melihat Guntur seperti itu cukup kaget,karena biasanya mau sepenting apapun rapatnya,Guntur masih bisa diajak bersantai dengan ledekan recehnya,tapi kali ini bahkan tak ada senyum di bibir bosnya itu,hingga membuat Igo langsung melakukan apa yang diperintahkan bosnya itu,semua kolega di arahkan ke ruangan meeting yang sudah disiapkan,dibantu Anjani dan Renita,s Sangkan Lucas menyiapkan presentasi yang akan di sampaikan oleh Guntur didepan para petinggi perusahaan yang bekerja sama dengan mereka,sedangkan Rubby duduk memeriksa berkas-berkas yang dibutuhkan,tapi saat sedang serius memeriksa berkas ada pria paruh baya yang menghampirinya

__ADS_1


"Sudah lama saya ingin menemui anda nona"ucap pria itu sambil duduk tepat di depan Rubby tanpa permisi,Rubby yang melihat itu memicingkan mata sambil mengingat sesuatu,tapi dia sana sekali tak ingat tentang orang yang ada di depannya ini,apa orang ini salah mengenali orang?pikir Rubby


"Maaf tuan,mungkin anda salah orang karena saya tidak merasa mengenal anda"kata Rubby sesopan mungkin mengingat pria didepannya termasuk orang yang lebih tua darinya


"Saya suami ibumu,orang yang membawa ibumu pergi dari kehidupanmu dan ayahmu"


"Deg..."tak dapat dipungkiri,Rubby sangat terkejut mendengar pengakuan dari pria di depannya ini,ternyata demi orang ini ibunya rela meninggalkan suami dan putrinya yang baru berusia beberapa bulan,bahkan ingin menuntut balas Budi pada putrinya sendiri,tapi dengan sekuat tenaga Rubby menahan diri agar tidak terlihat kaget,dia melanjutkan memeriksa lembar demi lembar kertas yang di pegangnya tanpa mengalihkan pandangannya,meski tadi sempat terhenti sejenak


"Sepertinya anda tidak terlalu peduli dengan keberadaan saya disini"


"Ternyata ibumu sangat bisa diandalkan,bahkan anak tiri juga sangat bermanfaat,meski tidak saling kenal tapi masih bisa memberi jalan untuk kerja sama kali ini, kedepannya mungkin akan lebih sering merepotkan Anda"kata pria itu dengan tak tau malunya


"Heemmhh..Saya sarankan anda mengsyukuri apa yang telah anda dapatkan,tidak akan ada kesempatan untuk ke dua atau ke tiga kalinya,sebaiknya anda bekerja lebih keras lagi agar tidak selalu mengandalkan dan bersandar pada orang lain seperti saya"


"Cih..kamu tau apa tentang rasa syukur,anak baru kemarin sore sudah berlagak sombong menggurui orang yang lebih tua,asal kamu tau saja,kerja sama ini bisa saya dapatkan bukan semata-mata karena bantuan mu,tapi karena perusahaan ku dapat dipercaya dan mampu menyelesaikan proyek besar ini,pantas saja istri ku membuangmu,mungkin dia sudah tau kalau kamu hanya beban untuknya"

__ADS_1


"Ohya?lalu kenapa anda kirim istrimu untuk meminta bantuan ku?dan untuk kedepannya jangan suka memanfaatkan gadis kecil seperti saya ini,karena saya khawatir kalau beban hidup anda akan makin berat,jadi sebaiknya anda tidak membuang waktu di dini hanya untuk omong kosong dengan saya,semoga kerja sama ini berhasil dan sukses,jangan sia-siakan bantuan saya untuk anda,atau anda akan benar-benar terlihat seperti orang yang tidak berguna"sindir Rubby tanpa melihat pria di depannya,dan langsung pergi meninggalkan pria paruh baya yang menggeram menahan emosinya


"J*l*Ng kecil itu sangat berani merendahkan ku,awas saja..aku akan membuatmu menjadi wanita rendahan nanti"gumam papa tiri Rubby sambil berjalan menuju ruang meeting dan ternyata di sana sudah berkumpul semua


Semua petinggi perusahaan sudah menempati kursinya masing-masing Rubby membagikan berkas yang akan mereka bahas,Lucas menyiapkan semua yang akan dipresentasikan,sedangkan Igo sibuk memeriksa kesiapan meeting kali ini


Tiba-tiba pintu terbuka,masuklah pria paruh baya yang merupakan papa tiri Rubby,setelah memberi senyum untuk sekedar menyapa para rekan bisnisnya dia duduk di tempat nya


Rubby yang melihatnya sekilas tersenyum tipis dan ingin menekannya sedikit hingga dia dengan sengaja memberi peringatan pada pria tua itu


"Harusnya anda bisa tepat waktu tuan,ini kerja sama kita semua,jangan karena anda kami semua membuang waktu kami yang berharga,semoga ke depannya anda bisa lebih menghargai waktu"ucapan Rubby membuat papa tiri nya kesal setengah mati,sedangkan Rubby hanya menatapnya tajam dan sedikit senyum sinis,Guntur yang melihat interaksi itu jadi penasaran dengan hubungan mereka,


"Bukannya pria ini merupakan pemimpin perusahaan yang Rubby rekomendasikan? sepertinya hubungan mereka tidak baik,lalu kenapa Rubby membantunya? sebenarnya ada apa ini?aku harus mencari tau secepatnya"batin Guntur berkecamuk menerka-nerka hubungan Rubby dengan pria tua itu,tapi tetap tak menemukan jawabannya


"J*l*Ng kecil ini benar-benar membuatku marah,aku tak akan mengampuninya"geram apa tiri Rubby sambil tersenyum canggung menutupi emosinya yang hampir meledak

__ADS_1


"Heh.. senyuman palsu itu sangat membuat ku mual,aku ingin lihat bisa apa kamu di depan gadis kecil ini,kedepannya kita akan sering bertemu pak tua,gadis yang tak diharapkan ini akan menunjukkan bagaimana tak berguna ya dia bagi istrimu itu,setelahnya aku akan melepas pertalian darah ini,meski harus menguras habis darah yang ada di tubuhku ini.."batin Rubby sambil tersenyum sinis pada pria tua itu,meski hatinya sangat dipenuhi luka karena rasa kecewanya pada wanita yang telah melahirkannya,tapi dia juga tak bisa mengubah masa lalunya,tapi dia tidak akan menyerah pada masa depannya,dia yakin badai pasti berlalu,dan esok akan jadi hari yang indah untuknya


__ADS_2