
Saat sampai dirumah,Rubby langsung masuk ke kamarnya dan membersihkan diri,dia sudah bercerita pada kedua temannya tentang permintaan Guntur padanya,awalnya Renita dan Anjani sempat tak setuju dengan apa yang diputuskan Rubby,tapi apa mau dikata kalau mereka juga tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu masalah temannya itu,jadi mau tak mau mereka juga akan membantu Rubby mengemas barang-barang nya ke dalam koper yang tidak terlalu besar,karena Rubby hanya akan tinggal satu bulan saja di apartemen bosnya itu,jadi tak perlu membawa banyak barang yang tak penting
"By,jangan pernah menyembunyikan apapun dari kami,ceritakan saja semuanya yang kamu alami di sana nanti,kalau sudah g tahan dengan perlakuan pak bos kami akan membantumu untuk kabur darinya,dan menyembunyikanmu dengan aman"Renita sangat khawatir dengan keadaan Rubby nanti saat jauh dari mereka
"Hehe,kak Ren tenang saja,aku bisa jaga diri,lagian bukan sekali dua kali aku menghadapi masalah sulit seperti ini,dari dulu udah jadi orang susah,jadi mulai terbiasa dengan kondisi seperti ini"sebisa mungkin Rubby tidak membuat temannya itu khawatir,jadi dia berusaha untuk tenang dan santai padahal dalam hati dia juga takut,cemas dan khawatir
"By,kami tau kamu hanya ingin menenangkan kami saja,tapi berjanjilah pada kami,kalau kamu tak akan menyembunyikan apapun pada kami,sebisa mungkin kami akan membantumu"ketiga nya langsung berpelukan untuk menyalurkan kesedihan mereka
Setelah semua barang masuk ke koper,mereka bertiga berbaring di ranjang Rubby sambil melihat langit-langit kamar itu dengan pikiran masing-masing
"By,bagaimana nanti caramu menutupi penyamaran mu?bagaimanapun juga,saat kamu melakukan 'itu' pasti akan membuka semua penyamaran mu kan?"Renita menengok menghadap ke arah Rubby
"Itu juga yang aku takutkan,aku juga masih bingung,kak njani punya saran g buat aku?"keluh Rubby makin gundah
"Susah by,lagian itu mustahil ditutupin lagi,bongkar aja lah,siapa tau pak bos terpesona dengan kecantikanmu dan mau jalani pernikahan nya selamanya"saran Anjani antusias
__ADS_1
"Itu g mungkin,kalian kan tau seperti apa bos kita,dia udah pernah tidur dengan berbagai macam jenis wanita dari yang cantik,manis,imut, seksi,bohai,semlohai,putih,mulus,anggun,glamor dan masih banyak lagi jenis yang WOW,hanya karena aku dia bisa setia itu sangat mustahil"
"Jangan nyerah dong by,kamu juga harus usaha untuk mengikatnya biar tak berpaling"tambah Renita menyemangati
"Seperti apapun kita menjaga pasangan,kalau dianya be*ngs*k,tetap aja br*ngs*k,aku g mau terlalu banyak berharap,jalani saja seperti air yang mengalir, selanjutnya pasrahkan kepada yang maha pencipta"dengan mendengus pasrah dan menutup wajahnya dengan boneka
"Lalu besok kamu akan seperti apa melakukannya?"Anjani ikut pusing
"Aku akan coba nego dengannya,dengan mematikan lampu saat sedang melayani nya,semoga saja tuan Guntur mau menurutku"
"Usaha dulu,kalau gagal ya udah bongkar aja,rencananya kan setelah sebulan aku juga mau resign dari kantor"sahut Rubby lirih karena wajahnya masih tertutup boneka
"Kamu serius?kenapa?terus nanti mau cari kerja kemana lagi?"tanya Renita yang langsung duduk dari rebahan nya
"Kebetulan di kampus ada pertukaran mahasiswa,dan aku terpilih menjadi salah satunya, sebenarnya berangkatnya masih dua bulan lagi,tapi aku bisa mempercepatnya dengan alasan harus adaptasi dengan lingkungan baru,jadi mungkin ini jalan yang ditunjukkan oleh Tuhan kepadaku,agar tetap bisa tenang menjalani hari-hari ku setelah kerumitan ini,jujur saja aku tak bisa menghadapi tuan Guntur setelah apa yang terjadi,pasti akan ada rasa canggung,malu dan entah rasa apalagi,jadi untuk menjaga profesional kerja akan sangat sulit dan aku memilih menjauh dari hal-hal yang sulit dan rumit itu"
__ADS_1
"lalu kamu akan tinggal di mana dan dengan siapa?"Anjani makin sedih dengan keputusan sang Rubby ambil
"Di kampus baru akan ada asrama untuk tinggal mahasiswa yang ikut program pertukaran,jadi kalian tak perlu khawatir,dan aku mau kalian tetap tinggal disini untuk menjaga rumah peninggalan ayahku,apa kalian keberatan dengan permintaan ku??"
"Kami g keberatan by,malah merasa sangat tertolong karena masih boleh tinggal disini,justru kami itu mencemaskan mu yang pasti g akan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru seorang diri,itu akan sangat sulit buat kamu"Renita menjelaskan pemikiran nya
"Aku pasti bisa kak,dari dulu udah terbiasa hidup mandiri,jadi g akan sulit untuk memulai sesuatu yang baru dengan sendiri lagi,kalian jangan terlalu berlebihan mengkhawatirkan ku"
"Kalau nanti pak bos tanyain kamu gimana by?bisa saja kan kalau dia menyesal trus cari kamu dan ingin balikan gitu" pertanyaan Renita membuat Rubby dan Anjani terkekeh geli,dengan tingkah teman satu ini,yang terlalu halu,entah apa yang ada di otaknya itu
"Itu g mungkin,dia bisa dapatkan banyak wanita di luaran sana,jadi g akan ada penyesalan,jangan konyol deh,ini tu kehidupan nyata kak Ren..bukan dunia novel atau Drakor yang sering kakak tonton"
"Tauk ih..halunya kelewatan deh,mending sekarang kita tidur,biar besok bisa bangun pagi dan antar calon pengantin,dan kami minta kamu harus tetap hubungi kami,jangan hindari kami atau bohongi kami,ingat itu by!!"tegas Anjani dan Rubby hanya mengangguk saja tanda mengerti,ketiganya tidur disatu ranjang,meski agak sempit tetap saja tak membuat mereka kembali ke kamar masing-masing
"Semoga besok akan berjalan lancar dan cepat berlalu,aku harap semoga keputusan yang aku ambil benar"batin Rubby saat matanya mulai terlelap menuju ke alam mimpi yang ibdah
__ADS_1