
Guntur dan Rubby telah sampai di tempat tujuan mereka, Rubby melihat sekelilingnya terdapat banyak pohon Pinus yang menjulang tinggi, udaranya juga terasa lebih dingin
"Apa kita akan menginap disini?"tanya Rubby melihat Guntur mendekat kepada nya
"Iya,kita menginap disini,dan besok kita bisa jalan-jalan sesuai dengan keinginan mu"menggandeng istrinya ke resort yang tak jauh dari sana terlihat cukup sederhana dan nyaman,bangunan tak terlalu besar itu terlihat sangat cantik berada di sekitar hutan Pinus yang sejuk
"Apa kita tak perlu membeli sesuatu dulu?pakaian misalnya?" Rubby mengingatkan suaminya karena takut kalau Guntur kelupaan
"Sudah tersedia di dalam,kita tinggal menikmati saja disini"Guntur membuka pintu lebar-lebar,Rubby mengedarkan pandangannya di setiap sudut tempat yang akan dia tinggali malam ini
Dan ternyata dalamnya sangat cantik,termasuk bangunan yang mewah dan klasik dengan ornament-ornament pendukung didalamnya,ada perapian juga di ruang tengah,Rubby sangat tertarik untuk berkeliling di bangunan dua lantai ini,karena terlihat sangat asri,di samping bangunan ada tumbuhan merambat dan bunga-bunga yang cantik,terdapat taman kecil dan kolam ikan dengan ayunan di sana untuk bersantai,meski berlantai dua tapi hanya terdapat satu kamar tidur dengan kamar mandi di dalamnya,dan kolam terdapat di lantai dua itu sangat menakjubkan karena bisa melihat pemandangan yang indah saat berenang, dapur terdapat di lantai bawah tak ada sekat sama sekali,semuanya terbuka begitu saja jadi satu ruangan dengan penataan yang apik,hingga terlihat sangat luas tapi pas
Setelah Rubby berkeliling Guntur yang baru saja menerima telepon mendekat dan memeluknya dari belakang
"Kamu suka tempatnya?"Rubby hanya mengangguk dan tersenyum..
"Syukurlah,kita bersihkan badan dulu..setelah itu baru makan"menggendong istrinya menuju lantai atas,Rubby tak menolak karena tiga hari ini dia sudah mulai terbiasa dengan apapun yang Guntur lakukan padanya, ujung-ujungnya pasti tak jauh dari bercinta dan mau bagaimanapun dia akui kalau Guntur sangat hebat dalam hal itu,hingga diapun menikmati permainannya..
"Kamu menyewa tempat ini?"tanya Rubby saat mereka menaiki tangga
"Ini milik kakek,kata mama tempat ini di bangun untuk bulan madu kakek dan nenek saat itu"Rubby tersenyum lembut
"Lalu?kamu mengajakku kesini juga untuk bulan madu?"ledek Rubby sambil menatap wajah suaminya
"Menurut mu?"
"Apa banyak wanita yang kamu ajak kesini untuk bulan madu?aku wanita yang keveraoa?"pertanyaan Rubby membuat Guntur geram, bisa-bisanya Rubby berfikir kalau banyak wanita yang dia bawa kesini,di sini tempat spesial kakek dan neneknya mana mungkin dia menodainya dengan kesini bersama wanita murahan tanpa status yang sah,tanpa di duga Guntur langsung menurunkan Rubby begitu saja..dan pergi meninggalkan nya dengan langkah lebar
__ADS_1
Rubby bingung sendiri,dengan apa yang dilakukan suaminya
"Eh..apa aku salah?tapi di mana letak salahnya?aku kan hanya bertanya?kalau g mau jawab ya udah,g usah ngambek..dasar pria aneh"gerutu Rubby sambil mengikuti Guntur masuk ke kamarnya,karena hanya terdapat satu kamar saja
Guntur sama sekali tak melihat bahkan melirik pun tidak,dia membuka bajunya dengan kasar,dan membuangnya asal setelah tinggal bokser nya saja dia langsung mengambil handuk dan hendak pergi ke kamar mandi,Rubby yang tau Guntur marah karena pertanyaan nya dia tak tinggal diam..
Dia juga membuka bajunya di sana tanpa malu,satu persatu bajunya di tanggalkan hingga tinggal Daleman nya saja yang menutup bagian dada dan segitiga Bermuda yang sedikit mengusik Guntur untuk sedikit meliriknya,tapi dia cukup kuat untuk menahan godaan dari istrinya..
"Apa kamu sengaja menggodaku?"suara detak dan berat itu sudah menunjukkan kalau Guntur menahan sesuatu,Rubby makin gencar melancarkan aksinya..dia mendekat ke arah suaminya dan berbalik membelakangi nya
"Bisa minta tolong bukakan pengaitnya?"suara lembut yang mendayu itu seperti mengundangnya untuk langsung memakan istri nakalnya ini..
"Dari mana kamu belajar menggoda seperti ini?"geram Guntur sambil membuka pengait bra milik istrinya tapi tak langsung di bukanya,tapi masih ditahan dengan tangannya,Rubby langsung berbalik dan menempel pada suaminya dan berkata
"Dari kamu,kan semua yang ku pelajari itu asalnya dari kamu,apa ini masih manjur menghilangkan amarahmu?"nada menggoda dengan kerlingan nakal di tunjukkan Rubby untuk suaminya,runtuh sudah pertahanan Guntur dan dia langsung melepas kain uang menutup aset berharga milik istrinya itu
"Jangan terlalu kasar,aku besok masih ingin jalan-jalan"rengek Rubby memohon agar Guntur bisa sedikit menahan diri saat melahapnya
"Tak bisa janji sayank...saat bercinta bisa saja aku lepas kendali"sahut Guntur sambil menikmati pemanasan yang dia mulai dari atas tubuh istrinya,tapi tetap saja tangannya sudah nakal kemana-mana..Rubby hanya pasrah menikmati apa yang di lakukan oleh suaminya,dan terus mendesah membuat Guntur makin semangat menyentuh dan menyatukan tubuh mereka tanpa ragu,peluh membasahi keduanya bahkan kesejukan di daerah hutan Pinus tak mampu mendinginkan panas dalam tubuh keduanya hingga setelah beberapa waktu samai pada apa yang di cari sebuah kepuasan tiada tanding
"Terima kasih..kamu yang terbaik,tak ada satu wanita pun yang pernah ku ajak kesini kecuali kamu,ini tempat spesial untuk keluarga ku,aku tak akan mengotorinya dengan sembarang membawa wanita murahan kesini,hanya kamu istriku yang pernah ku ajak kesini untuk bulan madu"terang Guntur saat keduanya masih menikmati sisa-sisa percintaannya sambil mengkondisikan nafas dan tenaga agar bisa sedikit pulih kembali
Ada desiran tak kasat mata yang melanda hati Rubby,tapi segera di tepisnya dia tak ingin berharap yang berlebihan,karena kekecewaan itu datang dari harapan yang tak kesampaian..
"Apa aku termasuk wanita yang istimewa bagimu?"pancing Rubby ingin melihat reaksi suaminya yang masih berada di atas tubuhnya,dengan penyatuan yang belum dilepaskannya juga
"Bisa jadi seperti itu,aku akan mempertimbangkannya untukmu"Rubby melihat manik mata suaminya yang bergerak ke kanan dan kiri itu tak menentu hingga Rubby menyimpulkan kalau Guntur bimbang Dengan jawaban yang di utarakan nya,tapi tak apa Rubby paham akan hal itu,karena dia hanya istri satu bulannya setelah dua mendapatkan istri sejatinya dua akan terlupakan begitu saja..
__ADS_1
"Bisakah kita membersihkan diri sekarang?aku butuh makan untuk tambahan energi hari ini"keluh Rubby mengiba
"Hehehe...kita mandi bersama sayaank,setelah ini kita makan,aku sudah pesankan makanan untuk kita berdua"Guntur menarik si jumbo dari sarangnya dan menggendong istrinya menuju kamar mandi,Rubby mengalungkan tangannya di leher suaminya dengan manja
"Apa tubuhku berat untukmu?aku bisa jalan sendiri kalau kamu kelelahan"Rubby merasa tidak enak,karena dia selalu digendong ke kamar mandi setelah sesi bercinta,padahal dia tau tak hanya dia yang kelelahan pasti Guntur juga lelah
"Tidak,aku masih mampu menggendongku meski berat badanmu naik dua puluh kilo lagi"gurau Guntur membuat Rubby tak bisa menahan tawanya
"Hahaha..pasti aku akan terlihat bulat seperti bola,dan saat itu tiba bukan kamu yang akan menggendong ku"
"Lalu siapa yang akan menggendongmu kalau bukan aku?"selidik Guntur dengan mata memicing
"Tentu saja orang yang benar-benar mencintai ku,mana ada pria yang mau menggendong wanita gemuk seperti bola kalau dia tak benar-benar cinta"jawab Rubby santai,dia tak tau kalau wajah Guntur sudah berubah gelap
"Oohh..jadi kamu berencana meninggalkan ku by?"
"Tentu saja,bukankah kita akan menjalani kehidupan kita masing-masing setelah satu bulan ini?"masih belum menyadari masalah yang ditimbulkannya
"Kalau kamu ku buat hamil,apa kamu akan meninggalkan ku juga?"ancaman secara tidak langsung diutarakan oleh Guntur,tapi tetap saja Rubby tak peka
"Hehehe...jangan bercanda,sudah ku katakan dari awal kalau aku tak akan hamil,karena sudah melakukan pencegahan sebelumnya,semacam memakai kontrasepsi dengan jangka waktu tertentu jadi kamu tak perlu khawatir karena aku tak mungkin hamil untuk saat ini,dan kamu tak akan menggendongku saat aku jadi bulat"dengan kekehan kecil yang terdengar sangat menyebalkan di telinga Guntur
Tak ada perbincangan saat mandi,bahkan Guntur mandi dengan cepat tak mengganggu dan menunggu istrinya seperti biasa,dan itu membuat Rubby bingung sendiri
"Kenapa lagi dia?moody banget jadi cowok,bikin orang bingung saja"dumel Rubby sambil melanjutkan mandinya tanpa sang suami..setelah selesai langsung ganti baju dengan gaun yang tersedia di sana, ukuran nya pas ditubuh Rubby dan itu sangat nyaman meski terlihat sedikit tipis,pendek dan tampak seksi..tapi semua baju yang tersedia seperti itu modelnya,mungkin itu pilihan suaminya tapi Rubby tak ambil pusing untuk itu,dia memakainya dengan santai karena hanya ada mereka berdua saja di tempat itu
__ADS_1
Alhamdulillah, akhirnya setelah sekian lama lulus juga, terimakasih untuk semua yang sudah mendukung ku selama ini...semoga selalu diberi kesehatan selalu😊😊🥰