
Meski dengan kekesalan yang tertahan, akhirnya meeting hari ini selesai juga,Guntur langsung pergi meninggalkan ruang meeting begitu saja tanpa pamit dan menyapa para klien, tindakannya itu membuat Igo dan Lucas harus turun tangan untuk sekedar mengucapkan sedikit basa-basi kepada para klien agar tak tersinggung
Disisi lain Rubby sedang ditahan oleh Nathan yang ingin berbincang dengan Rubby,
"Nona Rubby, bisakah kita ngobrol sebentar?"tanya Jonathan pada Rubby
"Maaf tuan Jo,tapi ini masih jam kerja,jadi saya tak bisa menerima ajakan anda"tolak Rubby secara halus, sebenarnya Rubby hanya kurang nyaman saat berdekatan dengan Jhonatan ini,entah kenapa dia merasa seperti itu
__ADS_1
"Ooh..kalau begitu bisakah anda meluangkan sedikit waktu setelah pulang kantor hari ini?saya hanya ingin berterima kasih dengan mentraktir anda makan malam"Jonathan tak ingin menyerah
"Sepertinya tidak bisa tua Jo,kebetulan hati ini saya ada lembur untuk menyelesaikan masalah proyek ini,agar bisa segera diproses pengerjaannya,dan sebaiknya anda juga serius dalam proyek ini,jangan sampai perjuangan ibu anda sia-sia karena keteledoran anda dalam mengerjakan proyek ini"sindir Rubby dan itu sangat menyentil Jonathan
"Aahh..anda benar nona Rubby,mungkin lain kali kita bisa ngobrol lagi lebih lama,agar bisa saling mengenal dan saling dekat satu sama lain"
"Itu tidak perlu tuan,karena tidak ada yang menarik dalam diri saya yang bisa membuat kita perlu untuk saling mengenal apalagi saling dekat"sungguh sulit untuk mendekati Rubby,bahkan hanya untuk berbasa-basi saja tidak diberi celah sedikitpun,Igo dan Lucas yang melihat itu sempat terkekeh geli,apalagi saat melihat wajah Jonathan yang tercengang
__ADS_1
"Tidak akan ada kesempatan untuk anda tuan,karena saya tidak tertarik untuk mengenal anda dan keluarga lebih jauh,cukup kali ini saja dan tidak ada untuk kedua dan ketiga kalinya lagi,saya permisi"tepat dan tegas serangan yang diberikan oleh Rubby untuk Jonathan agar tidak menggangu nya lagi kedepannya,saat itu Igo dan Lucas mendekat pada Jonathan
"Maafkan sikap rekan saya tuan Nathan,dia memang seperti itu tegas dan tanpa basa-basi"tutur Igo
"Benarkah?apa dia selalu seperti itu saat berhadapan dengan klien?"tanya Nathan penasaran
"Tidak juga,dia sangat profesional dalam bekerja,jadi tak pernah berbincang masalah lain selain masalah kerjaan,mungkin itu karena dia sudah menikah,jadi membatasi diri dalam berinteraksi dengan lawan jenis"tambah Lucas,dan Jonathan manggut-manggut ketiganya sempat terlibat perbincangan sebentar,lalu Jhonatan pamit untuk kembali ke kantor nya,sedangkan Igo dan Lucas juga kembali ke ruangannya masing-masing untuk mengerjakan laporan yang harus diberikan pada big bosnya yang saat ini sedang menahan diri agar tak terlalu menampakkan ketertarikannya pada istrinya sendiri Rubby
__ADS_1
"Gue jadi penasaran dengan hubungan Rubby dan pemilik perusahaan Gabriel groups itu" kata Igo saat mereka masuk ke lift khusus petinggi
"Gue juga,Jonathan itu adalah putra dari pemilik perusahaan Gabriel groups itu,tapi dari yang gue lihat,Rubby dan Gabriel tidak saling kenal,lalu kenapa Rubby rela berkorban demi kemajuan perusahaan itu?padahal mereka tidak terlihat dekat,bisa di bilang tidak saling kenal!!"Lucas dan Igo mulai berfikir,tapi tak ada kemungkinan yang masuk akal menggambarkan hubungan Rubby dan Jonathan itu