
Akhirnya meeting yang berjalan selama dua jam berakhir juga,satu persatu keluar dari ruangan panas itu,tak terkecuali Guntur,Rubby dan teman-temannya mereka langsung menuju tempat makan yang ada di luar tempat mereka meeting tadi
"Astaga....hampir saja perutku ini berteriak minta diisi,untung saja kita segera akhiri meeting nya"keluh Igo sambil melihat menu makanan dan langsung memesan beberapa yang dia inginkan,begitu juga dengan semua rekannya,tak ada yang menyahuti ocehannya
"Apa yang kalian dapatkan dari para klien kita kali ini?apa ada yang perlu di waspadai?"Guntur membuka pembicaraan serius sambil menunggu makanannya
"Ada beberapa perusahaan pemimpinnya sangat licik dan lebih mendekati ke ambisius,salah satunya Gabriel groups,tuan Aldo Gabriel merupakan salah satu pemimpin perusahaan yang bisa melakukan apapun untuk mendapatkan keuntungan berlipat-lipat"Lucas berkata tanpa memandang Guntur,karena mau bagaimanapun mereka semalam berdebat cukup sengit
"Bukankah itu perusahaan yang kau rekomendasikan by?"Guntur melihat dengan teliti raut wajah istrinya,yang tadinya santai menjadi sedikit kaku.. seperti terkejut secara tiba-tiba..membuat spekulasi Guntur makin yakin kalau Rubby tak mengenal baik dengan perusahaan ataupun pemimpin nya
"Aku bisa menjamin mereka tak akan berani berbuat curang di proyek ini,bukankah ada banyak perusahaan lain yang ikut dalam proyek ini,bahkan pengawasan nya juga cukup ketat,kalau terjadi kecurangan bisa langsung di tindak-lanjuti"sahut Rubby mencoba meyakinkan Guntur dan juga meyakinkan dirinya sendiri
"Apa kau yakin by?apa jaminanmu bisa mengurangi kerugian ku nanti kalau mereka berbuat curang?"Guntur sengaja memojokkan Rubby untuk kali ini,dia ingin melihat bagaimana Rubby akan membela diri,tapi ternyata Lucas yang membela Rubby
"Tak perlu jaminan dari Rubby, perusahaan yang ikut kerja sama di proyek ini melewati seleksi darimu,kalau mereka melakukan kecurangan kamu meminta pihak pengawas untuk melakukan pemeriksaan dan mengantarkannya ke kantor polisi, meskipun Rubby yang merekomendasikan,tapi semua juga atas persetujuan darimu hingga perusahaan itu bisa masuk ke proyek ini"jawaban Lucas membuat Guntur menatapnya tajam,dan mengepalkan tangannya karena menahan diri agar tidak memukul mulut Lucas yang cukup menohok untuknya
"Eh..pak Lucas membelaku kah?apa mereka sedang bertengkar?terserah deh,yang penting saat ini aku akan"batin Rubby sambil membuang nafasnya berlahan untuk menghilangkan kecemasan nya
"Aku tau itu,tapi kalau bukan Rubby yang merekomendasikan aku juga tak ingin kerja sama dengan perusahaan yang kurang bagus seperti itu"sahut Guntur geram
"Kalau gitu kenapa kamu terima dari awal?sekarang kita putuskan secara sepihak juga belum terlambat,kalau kamu meragukannya tak perlu menunggu hingga kita merugi"balas Lucas sengit
"Cih..apa katanya?memutuskan kerja sama secara sepihak,itu sama saja dengan melepaskan Rubby saat ini..dia kira aku bodoh,kalau si jumbo tidak tergila-gila dengan sarang barunya,aku pasti sudah melepaskannya dari kemarin-kemarin,tapi itu tidak akan terjadi secepat itu,bahkan bisa jadi aku tak akan melepaskannya sampai kapanpun"batin Guntur makin kesal
__ADS_1
"Kenapa diam?aku bisa melakukannya sekarang kalau kamu mau,mereka juga masih berada di hotel yang telah aku sediakan untuk menginap,bagaimana?"tambah Lucas makin gencar menyerang Guntur dengan cara nya
"Tidak perlu,kita lihat dulu perkembangan proyeknya,semoga tak ada yang berani berbuat curang,kalau tidak..mereka harus di tindak dengan tegas"balas Guntur menahan sebisa mungkin kekesalannya,sampai pada saat pelayan restoran menyajikan makanan untuk mereka,Guntur langsung meminum minumannya hingga tandas tak tersisa,dan langsung memesannya kembali
"Apa minum minuman dingin bisa mendinginkan kepalamu hingga akhirnya bisa berfikir dengan jernih?"cibir Lucas dan itu membuat Guntur panas kembali, Igo yang memiliki firasat buruk langsung berdiri dan ternyata benar,Guntur langsung menonjok wajah Lucas hingga ujung bibirnya sedikit sobek,Lucas tak tinggal diam dia membalas dengan pukulan yang sama tapi mengenai pipi Guntur,semua di buat panik Igo mencoba memisahkan dengan menahan Lucas,karena kalau dia menahan Guntur pasti terkena pukulannya juga,dia cari aman karena Rubby sudah menahan Guntur dengan langsung memeluknya dari depan
"Sudahlah luc,kalian ini sebenarnya ada masalah apa?pasti tidak sekedar masalah pekerjaan kan,kalian pasti tidak sekonyol itu.."Igo masih menahan tubuh Lucas agar tak tiba-tiba menyerang Guntur kembali,ini pertama kalinya dua temannya itu bertengkar dia sungguh sangat terkejut
"CK..dia yang membuatku seperti ini,aku sangat tidak suka dengan caranya itu"bentak Lucas dengan emosinya yang masih di tenangkan igo
"Jangan bertengkar lagi aku mohon,jangan diambil hati semua ucapan pak Lucas,dia itu temanmu pasti tak bermaksud untuk menyinggung mu,dia berkata seperti itu juga untuk mengingatkan mu agar selalu waspada pada rekan bisnismu"tutur Rubby lembut,dengan pelukannya yang makin erat sambil menengadahkan wajahnya untuk menatap wajah suaminya yang mulai melunak
"Apa yang kamu tawarkan untuk membujukku?"sahut Guntur masih mencoba memperlihatkan wajah kesalnya
"Eemmh..apapun yang kamu mau"sahut Rubby ragu-ragu dan mengerjakan mata indahnya di balik kacamata besar yang menutupinya,sambil menggigit bibir bawahnya,sungguh godaan yang tak bisa diabaikan begitu saja oleh Guntur
"Kita mau kemana?"tanya Rubby saat mereka sudah berada di dalam mobil
"Aku akan mengajakmu ke hutan Pinus dekat sini,udaranya sangat sejuk dan tak ada pencemaran udara seperti di kota"Rubby hanya tersenyum menanggapi perkataan suaminya lalu kembali melihat ke depan
Sedangkan disisi lain,Igo masih menenangkan Lucas yang masih dongkol karena ditahan meluapkan emosinya pada temannya itu,sedangkan Renita dan Anjani diminta untuk kembali ke hotel terlebih dahulu
"Loe kenapa sih luc,sampai segitu marahnya pada Guntur,gue g pernah lihat kalian berantem kayak gini loo..bikin takut aja tau g?"
__ADS_1
"Dari awal gue g suka dengan caranya menjerat Rubby,semalam gue udah minta dia buat lepasin Rubby saat loe kasih tau kalau dia sedang jalan bareng cewek lain,tapi dia menolaknya,padahal gue udah tawarkan ganti rugi buat dia agar mau melepaskan Rubby dari jeratan nafsunya"Lucas mengutarakan semua uneg-uneg nya
"Apa loe jatuh cinta dengan Rubby?sampai segitunya loe bela-belain berkorban demi kebebasannya"selidik Igo
"Huuffh..gue peduli dengannya,dia sudah berusaha menolong gue sembuhkan mama dari depresinya"kata Lucas lirih sambil mengusap wajahnya dengan kasar
"Tante udah mau berobat luc?"tanya Igo terkejut,karena dia tau seperti apa kondisi mama dari temannya itu,meski tak terlihat sakit,tapi saat sendirian dia selalu melamun dan saat malam tiba sering dilanda mimpi buruk tentang kecelakaan putrinya yang merupakan adik dari Lucas
"Udah jalan tiga bulan ini, sedikit lagi akan sembuh,tinggal membiasakan diri agar tak melamun,jadi dokter menyarankan untuk memberi kesibukan untuk mama, seperti berkebun,pelihara hewan rumahan,dan sering berinteraksi dengan orang,semua bisa berjalan dengan baik berkat bantuan dari Rubby yang selalu bersedia luangin waktunya buat temenin mama,karena semua berawal dari mama yang langsung suka saat melihat Rubby untuk pertama kalinya,bahkan Renita dan Anjani juga ikut bantuin gue buat dampingi pengobatan mama, untuk itulah gue sangat g suka saat Guntur hanya memanfaatkan wanita sebaik Rubby untuk memuaskan nafsunya saja"saat Lucas berbicara panjang lebar,Igo menyimak dengan serius tanpa memotong sedikit pun
"Ok..gue paham sekarang,tapi sepertinya Guntur juga sudah terbuka hatinya untuk Rubby,terlihat dari sikapnya beberapa hari ini yang sedikit memberi perhatian lebih untuk Rubby"terang Igo
"CK,itu g akan mungkin terjadi,kita tau seperti apa Guntur terhadap wanita,dia g pernah pakai hati bisa jadi dia g punya hati"dengus Lucas
"Jangan gitulah luc..semua orang pasti bisa berubah,apalagi saat mereka menemukan cinta,dan merasakan kenyamanan dan kasih sayang yang tulus dari pasangan nya,bisa saja Rubby memberikan itu untuk Guntur,kamu bisa lihat kan betapa hebatnya ketulusan Rubby bisa membuat mama loe bangkit dari keterpurukannya,dan itu juga bisa terjadi pada teman kita Guntur"
"Entahlah..tapi gue g akan pernah memaafkan Guntur kalau dia berani nyakitin perasaan Rubby,dan gue orang pertama yang akan menjadi pelindung untuk Rubby saat itu terjadi"
"Iya gue tau itu,tapi untuk saat ini jangan berprasangka buruk pada Guntur, perubahan juga butuh waktu luc,kita perlu mendukung Guntur untuk berubah menjadi lebih baik"
"Gue tau..tapi dia jalan dengan cewek lain,padahal dia sudah punya Rubby sebagai istrinya,membuat gue ragu kalau dia bisa berubah"
"Jalan itu belum tentu selingkuh luc..siapa tau hanya relasi bisnis"bela Igo
__ADS_1
"kalau relasi, harus nya loe kenal kan?tapi loe bilang kalau g kenal wanita itu,lain kali kalau ketemu dia jalan bareng lagi sama cewek lain,foto atau video,biar gue bisa langsung hajar tuh temen loe yang resek"
"Iya.. sekarang kita makan dulu,udah laper banget ini..emang loe g laper?dari tadi ngamuk-ngamuk..emosi juga butuh tenaga luc"kekeh Igo yang di balas dengusan kasar dari Lucas,tapi mengikuti Igo yang memakan makanan pesanan mereka yang tadi belum sempat di makan..