
Film telah selesai,Rubby hendak pergi menuju kamarnya,tapi Guntur langsung menahannya, Rubby yang merasa tangannya digenggam Guntur langsung menatapnya bingung
"Kamu ke kamarku,untuk bersiap melayani ku malam ini,terserah mau kamu nyalakan atau matikan lampunya,aku hanya ingin pelayanan mu maksimal dan tak mengecewakan ku"
"Gleg.."Rubby sangat gugup dan cemas,entah bagaimana dia akan melakukannya malam ini, sungguh dia ingin pingsan saja,untuk menghindari keinginan bos sekaligus suaminya ini
"Pergilah dan persiapkan dirimu sebaik mungkin,pastikan tubuhmu bersih dan wangi"lalu tangannya melepas kan Rubby untuk mempersiapkan diri,sedangkan dirinya masih di depan tv untuk menenangkan diri,entah dari mana asalnya rasa cemas dan sedikit gugup, padahal biasanya dia biasa saja celup sana sini,tapi saat bersama Rubby sangat berbeda apalagi ini untuk pertama kalinya bagi Rubby,dia harus bisa on lebih lama dari biasanya
Rubby masuk ke kamar Guntur langsung dibuat takjub, kamarnya cukup besar,tak terlalu banyak barang didalamnya,tapi bisa dilihat semua yang ada di sana sangat berkelas dan pastinya mahal dinding didominasi warna abu-abu gelap terlihat lebih maskulin,pandangan Rubby terus berkeliling,dan membuka pintu yang menembus ruang ganti,ada banyak koleksi sepatu,jam tangan dan almari besar yang mungkin didalamnya juga banyak pakaian mahal milik suaminya itu
__ADS_1
"Aku harus segera mandi dan bersiap,aku tak mau tuan Guntur marah dan kecewa,lalu berakhir pembatalan kerjasama nya,aku tak tau ini benar atau salah, semoga Tuhan selalu melindungi ku,dan memaafkan apabila ada kesalahan yang dengan sadar atau tidak telah aku lakukan"gumam Rubby sambil berjalan cepat menuju kamar mandi, pertama dia mengisi bathub dengan air dan aroma esensial dan sabun hingga terlihat banyak busanya yang menggelembung,dia langsung masuk dan berendam sebentar untuk menenangkan hati dan fikirkan nya,setelah dirasa cukup tenang dan rileks dia langsung membersihkan sisa busanya di shower setelah semua selesai,dia menatap kaca yang memantulkan wajah cantik yang sangat sempurna
"Aku tak boleh terus-terusan gugup,aku udah melihat banyak tadi di film,saat ini waktunya praktek,tak perlu takut dan gugup karena aku tak akan terlihat oleh tuan Guntur,jadi semua akan baik-baik saja"gumam Rubby sambil mondar-mandir di depan wastafel,dan setelah dirasa cukup tenang dia langsung keluar dari kamar mandi dengan mengenakan kemeja Guntur,karena dia lupa tidak membawa baju gantinya, kemudian mematikan semua lampu kecuali satu lampu tidur yang letaknya cukup jauh dari jangkauan,terasa sangat sunyi hanya ada suara detak jam yang terdengar di telinga Rubby,dan juga jantungnya yang makin tak terkendali iramanya
Guntur merasa lebih tenang dan langsung kembali ke kamarnya,saat pintu di buka, ruangan itu sudah gelap,hanya ada sedikit cahaya dari lampu tidur yang ada di dekat meja rias,itu membuat dia kembali dilanda cemas,tapi berusaha menenangkan diri dengan terus berjalan masuk menuju ranjang kesayangannya..
"Tuan,kalau ada kesalahan yang membuat anda tidak puas malam ini,saya harap anda tidak membatalkan kerja sama dengan perusahaan yang saya rekomendasikan"ucap Rubby yang sedang berdiri di depan ranjang,awalnya Guntur tak tau kalau Rubby berada cukup dekat dengannya karena pencahayaan yang remang-remang,tapi dia sekarang bisa melihat sedikit,lekuk tubuh Rubby yang sedang memakai kemeja kebesaran miliknya
"Maaf tuan,saya lupa membawa baju ganti tadi,apa anda keberatan kalau saya memakai ini?"
__ADS_1
"tidak,lagian nanti juga akan dibuka semua,kemarilah dan lakukan tugasmu"Rubby menuruti keinginan Guntur,dia mendekat dan mulai duduk di pangkuan Guntur,tangannya merangkul leher suaminya itu dan dia memulai dengan memberikan kecupan-kecupan kecil di wajah Guntur,sedangkan Guntur sendiri terdiam karena tubuhnya seolah tak bisa digerakkan,sentuhan tangan Rubby yang ada di lehernya seperti sengatan listrik yang membuat tubuhnya tegang tak terkendali
Rubby melanjutkan dengan memberi c*um*an di bibir Guntur,meski masih kaku tapi Guntur sangat menikmatinya,ditambah gerakan tubuh Rubby yang membuat sesuatu di bawah sana sudah mengeras ingin segera di kemasan
"Ooh..**** ini gila,belum apa-apa di jumbo udah keras begini,aku tak bisa menahan lagi kalau seperti ini,Rubby terlalu lambat "batin Guntur kesal sendiri karena harus menahan untuk tidak menerjang Rubby secara brutal,mau bagaimanapun ini pertama kalinya buat Rubby,kalau main kasar besok dia tak akan bisa berjalan
Dengan lembut Rubby terus menc*mb* suaminya,dari mulai meraba dada bidangnya dan memberi rangsangan pada suami cassanova nya itu..
"By,aku tak tahan lagi,ku terlalu lama"dengan sekali gerakan,Guntur mengangkat Rubby hingga posisinya telentang di atas ranjang,dengan sedikit kasar dia memberi c*um*an pada bibir seksi yang manis itu,dengan rakus dia menyesap dan menelusuri setiap rongga di dalam mulutnya,membelit lidah hingga keduanya saling menyesap dan menikmati satu sama lain,gerakannya turun ke keleher dan memberi beberapa tanda di sana,tak puas dia kembali menurunkan dan membuka baju Rubby yang ternyata tidak memakai Daleman,itu memudahkan Guntur untuk segera menikmati buah kembar yang kenyal dan lembut yang menjadi favoritnya
__ADS_1
dengan rakus Guntur menikmati sensasi baru yang didapatnya,sedangkan Rubby tak berhenti mendesah karena rasa yang tercipta sangatlah baru untuknya
"Omg,ini sangat berbeda dari biasanya"batin Guntur sambil membuka kedua paha Rubby dan menenggelamkan kepalanya di tengah-tengah ruang paling rahasia bagi wanita,awalnya Rubby menahan tindakan Guntur,tapi kemudian dia sadar tak bisa menolak keinginan suaminya itu,jadi Guntur melanjutkan perjalanan menuju puncak kenikmatan dengan bermain di daerah sensitif itu,awalnya dengan memasukkan satu jari disana,Rubby cukup terkejut dengan tindakan Guntur,tapi dia tak bisa berbuat apa-apa..lalu dengan buasnya menikmati dengan lidahnya yang bermain di sana,Rubby makin dibuat panas,hingga dia tak sanggup untuk bertahan,dan tubuhnya mulai bergetar karena mencapai ******* pertamanya