
Guntur melihat Rubby pergi meninggalkan begitu saja,bahkan dia tak bisa berkata-kata,hanya terdiam mencerna perkataan istrinya
"Apa dia bilang tadi?aku tak masuk seleksi dalam pemilihan suaminya?sombong sekali dia,bahkan sekarang setatus ku sudah jadi suaminya,aku yang mengambil ciuman pertamanya,aku juga yang mengambil keperawanan nya,aku yang mengajarinya bercinta,aku yang memberikannya rasa kenikmatan dunia,lalu dia dengan gaya angkuhnya mengatakan kalau aku bukan kriteria suami idamannya?cih..menyebalkan sekali dia itu.."gerutu Guntur sendirian,bahkan dia tak menyadari kalau Rubby kembali ke sana untuk mengambil ponselnya yang tertinggal,hingga mendengar gerutuan suaminya
"Lalu apa masalahmu?mau mengakhirinya sekarang?ayo,aku bahkan sudah siap menyandang status janda di usia dua puluh tahun,apa kamu tau apa yang harus di perhatikan dalam membina rumah tangga?pernikahan itu bukan akhir dari sebuah perjuangan cinta suami istri,tapi awal perjuangan cinta yang sesungguhnya,karena yang awalnya aku-kamu jadi kita,yang awalnya dua orang berbeda dijadikan satu yang pasti akan banyak pengorbanan untuk menyatukan perbedaan karena sifat dan karakter yang berbeda,menurunkan ego masing-masing,menyeimbangkan satu sama lain,pernikahan yang didasari dengan rasa saling cinta saja masih bisa bercerai apalagi kita yang tak ada dasarnya"sahut Rubby dengan nada sengit dan Guntur terkejut bukan karena kehadiran Rubby saja,tapi juga keberanian Rubby meneriakinya.. dia benar-benar seperti suami takut istri yang terlihat di tv,hanya diam dan menerima di marahi istrinya habis-habisan..
"Bukankah kita bisa mulai lagi dari awal,rumah yang awal dibangunnya biasa saja,bisa dibenahi jadi rumah yang kokoh dan mewah,rumah tangga kita juga bisa seperti itu by,ayo kita perbaiki semuanya dari awal lagi agar bisa lebih baik lagi dari sebelumnya"bujuk Guntur,agar istrinya bisa mengendorkan otot-otot ketegangan yang masih terlihat di wajahnya yang merah karena emosi yang tinggi
"Cih,perbaiki dulu sikap mu itu,aku tak ingin berkompromi lagi dengan masa lalumu yang kotor"ejek Rubby,dan itu membuat Guntur kepancing emosinya
__ADS_1
"Hey,jaga bicaramu..aku memang bukan pria yang baik,tapi aku tak pernah merendahkan orang seperti kamu merendahkan ku saat ini,jangan salahkan aku kalau aku berbuat kasar dengan mu by"bentak Guntur,awalnya Rubby sempat terkejut dengan bentakan Guntur,tapi apa yang dikatakannya adalah kenyataan,jadi dia tak mau mengaku salah,anggaplah Rubby keras kepala,tapi dia tau seperti apa Guntur saat menjamah wanita..sungguh sangat menjijikkan karena dia sering memergokinya sendiri,tapi dia selalu membuang muka dan tak peduli
"Lakukan apa yang ingin kamu lakukan,aku tak pernah menarik kata-kata ku kalau itu adalah kenyataan,kamu menjamah banyak wanita berbeda setiap harinya,hanya karena ingin memuaskan hasratmu itu,apa menurutmu itu tidak menjijikkan?apa itu yang kamu katakan tidak merendahkan orang?"jawab Rubby santai tanpa ada rasa takut sedikitpun..dia benar-benar sedang ingin meluapkan emosinya saat ini
"Mereka butuh uang,dan aku butuh kepuasan,lalu apa salahnya kalau kami melakukan transaksi yang saling menguntungkan,mereka tak merasa di rendahkan,aku menghargainya dengan mahal by,bahkan kamu juga melakukan hal yang sama dengan mereka,jadi jangan bertingkah sok suci kamu"tak mau kalah dengan tuduhan Rubby,karena memang begitulah yang dia lakukan
Sedangkan Guntur yang kelepasan bicara karena emosi yang memuncak,langsung terdiam saat melihat betapa hancurnya Rubby saat mendengar perkataannya,dia tau itu dari ekspresi dan sikap Rubby yang berubah drastis, sungguh dia tak bermaksud berbicara seperti itu,tapi emosi menutup kewarasannya,hingga bicara tanpa memikirkan dampaknya,dia hendak menahan Rubby pergi tapi tak ada kuasa untuk melakukannya,dia tertahan ditempatnya berdiri saat ini,merutukki kebodohannya..
Untuk malam ini mereka tidur terpisah,Guntur tidur di depan perapian yang menyala untuk menghangatkan tubuh,dan Rubby tidur dikamar mereka,meski sudah merebahkan tubuhnya tapi keduanya tak ada yang bisa memejamkan mata,mencoba untuk tidur tetap saja tak bisa tidur karena pikirannya yang tak bisa tenang setelah pertengkaran mereka
__ADS_1
Saat tengah malam,Rubby turun dari ranjang dengan membawa bantal,guling dan selimut,dia teringat kalau Guntur tak masuk ke kamar untuk mengambilnya,Utara malam sudah mulai dingin dan dia tidak ingin bosnya itu terkena flu karena pertengkaran mereka,jadi dia berniat membawakannya untuk suaminya itu
Guntur yang masih belum bisa tidur mendengar suara yang mendekat ke arahnya,meski beberapa lampu sudah di matikan,tapi ada perapian yang menyala dengan besar,jadi dia bisa melihat ada bayangan yang mendekat ke arahnya,dan dia langsung memejamkan mata untuk pura-pura tidur,Rubby memberikannya bantal yang lebih besar,agar tidurnya nyaman,dia juga menata guling dan menyelimuti nya dengan selimut tebal.Rubby mengelus lembut rambut Guntur dan turun ke pipinya
"Kamu benar,aku tak ada bedanya dengan wanita murahan diluar sana,harusnya aku tahu diri bukan malah bersikap berlebihan dan menyombongkan diri..maafkan aku yang tak tau diri ini,lain kali tak akan ada lagi hal seperti ini,aku akan melakukannya dengan lebih baik lagi"setelah memberi kecupan singkat di dahi Guntur,Rubby kembali ke kamar untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran nya,dia akan memulai hari esok dengan semangat baru,tak boleh ada lagi tekanan dan penyesalan dalam diri yang merongrong hatinya,dia harus menerima takdirnya dan menjalaninya dengan ikhlas,karena dia tau semua ini tak akan berubah menjadi lebih baik kalau dia terus menyalahkan keadaan,setelah fikirkan nya tenang dia mulai terpejam dan tidur dengan sendirinya,
Nafas teratur dan wajah yang terlihat teduh itu sangat indah saat di lihat oleh Guntur,penyesalan yang sangat besar dia rasakan saat ini,dia tak pernah merasakan semenyesal ini sebelumnya, diabetes Ngin memperbaiki hubungannya dengan Rubby,tapi karena emosi dan keegoisan nya membuat semuanya makin runyam..
"Kamu wanita yang baik by,aku tak bermaksud berkata buruk tentangmu,sungguh aku tak bermaksud merendahkan mu tapi karena aku tak bisa mengendalikan ucapanku,membuat mu terluka seperti ini,aku minta maaf by,aku hanya ingin bertahan dalam pernikahan ini,aku banyak belajar dan memperbaiki diri saat bersamamu,tapi aku tak tau bagaimana cara untuk mempertahankan mu disisiku,karena kenyataannya masa laluku selalu jadi masalah dalam hubungan kita,aku tak bisa mengubah masa laluku by,tapi apa kamu tak mau memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri dimasa depan?"Guntur merebahkan diri di samping tubuh istrinya yang sudah terlelap,dia memeluk tubuh mungil istrinya yang sedikit terasa dingin karena udara malam yang mulai terasa makin menggigit, mendapatkan kenyamanan dari tubuh istrinya membuat Guntur ikut menuju mimpi indah bersama istri cantiknya ini..
__ADS_1