
Semenjak itu hejo selalu menjaga jarak dengan lia...di tempat latihan, hejo selalu bersikap wajar pada lia..karena hejo tahu banyak orang-orang DS yang sedang mengawasi gerak geriknya.
"eh jo...makan baso yuk..di tempat biasa...udah lama nih kita gak kesana"lia menghampiri hejo yang sedang merapihkan alat bekas latihan tadi.
"lain kali aja ya li...aku masih banyak urusan"hejo memaksakan senyumnya.
"halah urusan apaan...jangan banyak alasan lah ayo" lia menarik tangan hejo dan hejo berusaha menghindar. keduanya malah mengeluarkan jurus karate masing-masing.
lia merasa heran dengan sikap hejo yang menurutnya sangat aneh.
lia menghentikan serangannya pada hejo dan melihat ke sekeliling.
lia menghela napasnya dengan pelan.
"karena mas DS ya..kamu gak mau berteman lagi sama aku???"lia menunduk sambil cemberut.
__ADS_1
"bukan li...suudzon terus jadi orang...benar deh...aku sibuk nyari cuan....kan mau melamar neng yaya"hejo menatap lia yang terdiam.
lia berbalik dan meninggalkan hejo yang bingung.
"Maafkan aku li...sebisa mungkin aku harus menjauhimu....aku tidak mau...jika suatu hari nanti, perasaan ini terus berkembang"gumam hejo menatap kepergian lia.
lia menyusuri jalan yang memang tampak sepi, lia hanya menghela napas saat DS berdiri di depannya dan tersenyum.
"kok manyun aja neng lia...kenapa???"DS mencoba mencairkan suasana hati sang bidadari.
"hejo gak mau menemani aku makan baso mas..jengkel"lia mengutarakan kekesalannya pada DS.
"kamu ada waktu ya mas..waktu luang kamu banyak ya..apa kamu gak punya kerjaan???"lia mencebij.
"kerjaan aku banyak...tapi aku ingin meluangkan waktu dengan orang tersayang...bukan menemanimu di saat waktu luang"DS tersenyum membuat lia terkejut.
__ADS_1
"aku sangat berharga sekali ya buat kamu mas...sampai kamu meninggalkan pekerjaan kamu hanya untuk membuat aku senang"lia menatap DS dengan penuh perhatian.
"tujuan hidup aku ya hanya untuk menyenangkan kamu li...Allah menciptakan aku agar aku bisa menemanimu disepanjang hidupku..."meski terasa lebay..DS tetap melanjutkan kata-katanya yang sangat menggelikan.
"jangan terlalu mencintai aku mas...Allah maha Cemburu...aku takut cinta kamu akan membuat kita semakin lupa diri...Bisakah kamu mencintai aku karena Allah..."lia menatap dalam pada kedua mata DS yang berbinar.
DS terdiam...DS yakin apa yang dia pilih selama ini, memang jauh dari kaidah Allah...DS tersenyum kecut.
Jalan yang DS pilih membuatnya jauh dari Allah...DS menghela napas dan menatap lekat pada lia.
"Apakah kamu mau aku bertobat li"tanyanya dengan sungguh-sungguh.
"bertobat...kesalahan apa yang membuat kamu harus bertobat mas...apakah kamu seorang pembunuh...kamu membunuh orang yang tidak berdosa...kamu memakan harta di jalan yang tidak halal, atau bagaimana...aku bingung mas??"
DS bertekuk lutut dihadapan lia, lia mundur ke belakang..
__ADS_1
"Ajari aku untuk menjadi imam mu li...bawa aku jauh dari kehidupan kelamku...Bantu aku untuk keluar dari lingkaran syaitan yang selalu membelengguku"
"Mas...tolong jangan buat aku bingung dengan semua ini...sebenarnya siapa kamu mas???"