Pernikahan Di Malam Idul Fitri

Pernikahan Di Malam Idul Fitri
9


__ADS_3

Yaya dan laras tampak asyik melahap menu yang disediakan di tempat ini.namun tidak dengan lia, lia merasa pergerakannya selalu diawasi sehingga membuatnya tidak nyaman.


Walaupun sibuk dengan rekan bisnisnya, DS selalu memperhatikan lia, meskipun keduanya tidak pernah berbicara berdua, tapi lia dan DS merasa ada kisah masa lalu diantara keduanya yang belum usai.


lia tersenyum saat yaya dan laras mengangkat kedua tangannya sebagai pertanda sudah selesai.


lia melambaikan tangan ke seorang petugas restoran, petugas tersebut mendekat dan menghampiri lia.


"minta bill nya mas??"


"maaf bu..sudah di bayar oleh pak DS"


"ya sudah sampaikan terima kasih saya pada pak DS...saya pamit ya"lia menganggukkan kepalanya dan keluar dari restoran tersebut.


Sepasang mata milik DS masih memperhatikan lia yang sudah menjauh.


"pak...maaf masih ada tamu"ucap asisten DS memperhatikan DS yang dari tadi tidak fokus.


DS melirik sebentar ke arah asisten yang menunduk khawatir sang tuan besar akan memarahinya di depan tamu.

__ADS_1


semenjak DS mengenal lia, sifat pemarahnya seakan berubah. semua orang yang kerja dengan DS akan pergi menemui lia jika sang tuan besar mengeluarkan kemarahannya.


Lia berjalan menyusuri jalan menuju rumahnya, di tengah jalan lia di hadang oleh empat orang laki-laki.


Tak ada basa basi ke empatnya menyerang lia dari segala penjuru mata angin, lia pun terdesak dan hampir terjatuh.


tangan besar dan kekar merangkul bahu lia dan membawanya ke tempat yang aman.


untuk pertama kalinya, DS dan lia saling bertatapan dan bersentuhan.


lia memutuskan kontak matanya terlebih dahulu, ada rasa yang tak bisa diutarakan dengan kata. entahlah perasaan saling tertarik dan merasa nyaman.


lia merasakan hatinya tenang saat berada dekat dengan DS yang sangat tampan, lesung pipit di kedua pipi membuat DS tampak sangat manis.


"tunggu halal ya cantik..."ucap DS membuyarkan lamunan lia.


"eh..maaf pak...terima kasih sudah menolong saya"


lagi-lagi DS hanya mengulum senyumnya, lia yang selalu sopan dengan siapapun, membuatnya tidak salah pilih. itulah yang membuat DS menaruh hatinya pada sang gadis.

__ADS_1


"mereka berempat adalah pengawal pribadi saya...maaf kalau membuatmu terkejut dan hampir terjatuh...tolong jangan lengah lagi...Jaga cinta kita ya sayang"ucap DS membuat para pengawalnya tertunduk.


lia bingung dengan situasi sekarang, DS yang terkenal tak bisa menggunakan bahasa manusia pun, terlihat santai dan mampu membuat hatinya mencelos.


yaya menatap tak percaya pada lia yang sedang melihat kepergian DS...yaya menepuk bahu lia.


"kak..itu yang namanya pak DS itu???"


"ya"


"Sempurna kak...penuh kharisma dan sepertinya sangat setia kak"


"sotoy kamu ya...masa iya...hanya sekilas melihat udah tahu kepribadian orang"


"aku kan punya indra ke enam kak...jangan salah ya...aku ini pernah bermimpi ketemu sama kak lia..jauh sebelum pertemuan kita yang kemarin itu"


"oh ya...aku dan pak DS bagaimana ya???"


"tunggu aja kak...nanti juga pak DS akan membawa kak lia ke daun kelapa muda....tapi...."

__ADS_1


"tapi apa ya"


"kedua orang tua kak lia gak setuju karena....status kak lia yang sekarang dan status pak DS yang masih bujangan...banyak orang yang menentang kak termasuk kak darlan"


__ADS_2