
"Woy...nifas 40 hari...baru juga lahir udah mau bikin lagi"Ucap dahlan datang bersama dandi yang terlihat malu saat melihat kedua pasangan itu sedang romantis.
darandra menoleh dan melotot pada kedua sahabatnya itu,meskipun darandra tahu bahwa dahlan adalah kakaknya.
"Apa sih lu bang..gangguin adiknya aja"sembur darandra, terlihat dahlan yang tampak kikuk disebut abang oleh bos besar nya itu.
dandi hanya tersenyum ,kemudian memeluk darandra.
"selamat ya bos...maaf kejadian dua bulan lalu, kalau saya bilang ke bos tentang PLAN D, mungkin bos akan tidak setuju, tapi sekarang dinara sudah jinak kok bos"dandi mengurai pelukannya.
darandra hanya mengangguk, kemudian bergantian memeluk dahlan.
"Selamat ya li"dandi memberikan selamat dari jarak jauh karena paham kalau mood si bos udah kumat..akan banyak drama yang terjadi.
Dua jam setelah di lakukan pengawasan tanda vital, dan perdarahan per vaginam, lia dipindahkan ke ruangan suler VVIP..lia terkejut karena di kamar tersebut sudah ada Ibu dea, ibunya dan ayah nya yang sudah memakai tongkat.
lia menatap pada suaminya yang sangat baik membuat ayahnya bisa pulih kembali.
__ADS_1
""Mas...terimakasih ya kamu sudah membuat aku dan keluarga ku jadi orang yang paling bahagia di dunia"
"Aku mencintaimu karena Allah...sebisa mungkin aku akan membuatmu dicintai Allah juga sayang..."
"ya mas..."lia mengangguk, bahagia itu ternyata sederhana di cintai oleh orang yang sangat berarti adalah kebahagiaan yang hakiki.
Darandra bisa kasar dengan orang lain tapi lia tidak pernah merasa di kasari olehnya baik secara verbal maupun tindakannya.
darandra adalah singa jika diluar , kalau bersama keluarganya darandra bisa menjadi kucing angora yang manis dan lucu.
"Anak kalian tampan sekali..mau di kasih nama siapa ndra??tanya ibu dea menatap darandra dan lia.
"Muhammad Liandra putra Satya bu"Ucap darandra tersenyum bahagia.
"ih mas...kenapa bukan namanya Park jimin atau kim Namjoon gitu"
"waktu di ponpes As Shahih..ada ustadz yang mengatakan kalau nama Muhammad yang akan dipanggil duluan saat di hisab...Liandra adalah nama gabungan kita berdua...biar kita bisa satu surga juga sayang"
__ADS_1
"Wah..Andra kamu sangat bijaksana sekali sayang...ibu bangga nak"ibu dea mendekat dan memeluk darandra.
tok..tok..pintu di ketuk dari luar..
Assalamualaikum "pak bahrud dan istrinya dibawa oleh dandi menemui darandra
"Waalaikumsalam ibu..abah"darandra memeluk abah bahrud dengan bahagia.
"Alhamdulillah ya nak lia...Allah memberikan kalian kebahagiaan dunia dan akhirat semoga jadi anak yang soleh dan berbakti kepada kedua orangtuanya...Aaammin ya Allah"ucap istrinya abah bahrud, lia meneteskan air mata bahagia...semua orang yang dia sayangi berkumpul juga.
"Terima kasih ya nak Andra...terima kasih...kalau tidak ada bantuan dari nak Andra kemungkinan Ponpes As Shahih tidak sebesar sekarang"ucap abah bahrud duduk di samping ayahnya lia di sofa.
"Alhamdulillah bah..Allah yang menitipkan semua itu buat abah ...saya hanya sebagai perantara saja"darandra tetap rendah hati.
"Aamiin barokah ya nak"ucap abah bahrud menengadahkan tangannya di depan dada.
lia dan darandra sedang mencuri-curi pandang membuat Ibu dea menjadi gemas.
__ADS_1