Pernikahan Di Malam Idul Fitri

Pernikahan Di Malam Idul Fitri
43


__ADS_3

Pagi sudah menjelang, darandra terbangun sambil memegang kepalanya yang teras berat, sedangkan lia tidur dalam posisi setengah duduk di sofa.


"sayang...lia"darandra memanggil lia dengan suara parau nya.


lia membuka matanya perlahan, darandra sedang duduk menatapnya.


"eh mas...sudah bangun...masih lemas gak mas?"


"udah gak lemas kok sayang"


"mas mau mandi???"lia berjalan mendekati suaminya.


"belum...nanti aja siangan...tolong di buka nih sayang"darandra menunjuk pada infus yang masih menempel di punggung tangan kirinya.


"iya mas"lia pun mengambil peralatan dan melepas infus di tangannya. melihat lia sangat cepat tanggap membuat darandra terkesan.

__ADS_1


"kok kamu gesit banget sih sayang...gak kelihatan loh kalau kamu bukan orang kesehatan"


"kan aku banyak belajar dari dokter lani mas...dokter lani yang mengajari aku...kalau melepas infus dan ganti verband mah udah biasa dari dulu"


"ganti verband...siapa yang kamu ganti verbandnya....kapan dan dimana??"


"tiga tahun Lalu...aku diminta jadi perawat oleh kak lani hanya untuk mengganti verband Seseorang karena dia terluka tertembak...kata kak dahlan sih..orang itu sedang tidak fokus...makanya tertembak"


darandra mengerutkan dahinya, mencoba mengingat.


"perawat itu pakai hijab dan memakai kacamata ya sayang"


"lani!!!!ini benar-benar ya...kenapa dia gak bilang sih kalau waktu itu kamu yang jadi perawat pribadi aku...apa dia tidak tahu aku kalang kabut mencari kamu sampai aku tertembak saat harus mempertahankan markas ini..."


"lucu ya mas...kita sering ketemu tapi gak pada sadar...lagian waktu itu aku juga takut sama kamu...wajahnya datar aja seperti kanebo kering....ditanya jawabnya cuma ya!..hemh!...tidak!..kalau aku banyak ngomong kamu bilang...saya tidak suka ada orang lain yang saya tidak kenal sudah sok akrab...ya udah akhirnya aku cuma ganti verband dan langsung pulang"

__ADS_1


darandra merasa bersalah saat mendengar pengakuan dari lia. darandra memang selalu menjaga jarak dengan perempuan manapun setelah jatuh hati pada lia.


Di masa muda nya darandra adalah pemain perempuan, semua perempuan di kencani, hanya untuk sebagai pelampiasan saja..tapi setelah melihat lia...perasaan untuk mempermainkan perempuan musnah sudah.


entahlah sejak pertama kali melihat lia, ada perasaan tak biasa yang menyelimuti nya, lia yang sopan dan tidak pernah menganggap nya ada membuat darandra penasaran dengan lia.


darandra menepuk kasur disampingnya meminta sang istri duduk bersamanya.


lia duduk di dekat darandra dan menjatuhkan kepala di bahu darandra yang lebar.


lia memejamkan matanya, beberapa saat terdengar dengkuran halus dari lia membuat darandra mengulas senyum.


"ngantuk ya sayang..".darandra mengganti posisi lia yang duduk menjadi terbaring.


darandra yang sebenarnya masih lemas pun ikut terbaring juga disebelah lia. darandra memeluk istri tercinta dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


darandra membuka cadar lia dengan sangat hati-hati..darandra menatap wajah istrinya setiap jengkal. ada perasaan bahagia dan perasaan sedih berbaur menjadi satu.


semenjak lia hamil, darandra jadi ikutan perasa dan lebih sensitif. entahlah tiba-tiba saja ada perasaan takut kehilangan.


__ADS_2