
dengan langkah berat dokter jaga pun berjalan mendekat ke arah lia.
lia dilakukan pemeriksaan tanda vital dan di tanyakan keluhannya.
"kalau mau akurat ke dokter Kandungan ya pak bos"dokter jaga menatap lekat pada bos besarnya itu
"maksud nya bagaimana ""darandra juga menatap tajam pada dokter tersebut.
"ini harus ke dokter kandungan bos..."jelasnya greget
"baiklah..siapkan sekarang"darandra mendelik
"baiklah..untung bos"dokter jaga pergi meninggalkan bos besar yang membuatnya kesal.
darandra membawa lia ke dalam poli kandungan, seorang dokter perempuan yang cantik pun sudah siap.
"wow...darandra satya punya istri hijaber...berita hangat dan terpercaya nih"dokter kandungan itu mengulum senyum.
__ADS_1
"jangan banyak basa basi..cepat lakukan pemeriksaan pada istriku"
"baiklah..."
lia berbaring di tempat tidur dekat dokter itu, perut lia di berikan jeli untuk dilakukan pemeriksaan USG, kedua mata dokter berbinar.
"Wah selamat pak bos...istri anda sedang hamil..janin tunggal hidup, usia nya sekarang 16-17 minggu..sudah ada denyut jantung bayinya....apakah ibu tidak ada keluhan"hanya dokter tersebut menatap lia.
lia hanya menggelengkan kepala. darandra mengerutkan dahinya...darandra tidak percaya kalau lia sedang mengandung buah hati mereka.
"istri anda sedang hamil...sungguh luar biasa tidak ada keluhan apapun"
"tapi sering lelah , apakah tidak masalah dokter???"
"justru itu ciri khas orang sedang hamil bos...ya sudah makan yang bergizi ya..makan garam setengah sendok dalam waktu sembilan bulan..dalam satu minggu harus makan ikan...daging..telor...ati ayam...begitu terus sampai melahirkan...makan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan lain-lain...kalau lelah istirahat jangan sampai terjadi sesuatu dengan bayinya"
"boleh makan makanan cepat saji gak dokter...mie instan atau apa gituh"lia menguji darandra yang hanya menatap tajam padanya.
__ADS_1
"sebentar...suara ini kok sama persis sama adiknya ayang dahlan...kamu lia adiknya mas dahlan ya.."dokter lani menoleh pada lia
"suara seperti itu banyak dokter lani...jangan mendramatisir ya"darandra tampak tidak senang mendengar lani dan lia berbicara.
"yailah bos...gak apa-apa kali kalau emang benar ini lia yang sama..lia yang mampu memorakporandakan hati seorang darandra satya...selama 24 jam di awasi terus...setiap di dekati laki-laki langsung ketar ketir...mas dahlan dan samsul jadi Korban deh akhirnya...secara tidak langsung sih...kedua kaki tangannya bos besar harus di pindah tugas negara dulu buat jagain neng lia..eh ternyata samsul ada rasa...akhirnya samsul di tarik lagi ke markas besar"
"berisik...belum pernah di cabut ya izin prakteknya"darandra melirik sekilas
"yailah bos..sensitif amat..."lani mendengus
entahlah apa yang harus lia rasakan, bahagia karena di cintai begitu dahsyatnya oleh sang bos besar, tapi darandra tidak pernah mengatakan kata-kata seperti "aku mencintaimu"atau kata -kata romantis. darandra akan langsung melakukan tindakan seperti hari ini.
lia tersenyum mengingat kejadian tadi di rumah sakit melihat darandra berdebat dengan seorang wanita.
darandra menghentikan mobilnya, darandra menoleh ke arah lia, yang sedang tersenyum.
"saya minta maaf ya kalau ucapan teman saya di rumah sakit tadi bikin kamu gak nyaman"darandra menatap lekat pada lia yang masih tersenyum.
__ADS_1