
dandi dan dahlan yang melihat drama suami istri ini hanya saling melirik kemudian mengulum senyum.
dandi dan dahlan adalah saksi dimana seorang darandra bisa marah tidak jelas saat lia berlatih bersama samsul.
darandra tidak rela kalau lia mendapat luka lebam akibat latihan bela dirinya itu. darandra akan kalang kabut jika mendengat lia keseleo saat latihan.
darandra akan mengirim beberapa paket verband elastis hanya untuk jaga-jaga.
"Apa kalian senyum-senyum"darandra menoleh ke arah dandi dan dahlan sambil melempar pot bunga yang terbuat dari plastik.
"bunga udah di tangan juga masih aja di cemburuin bos...dari dulu sampai sekarang pun..lia tetap lia yang sama kok...masih dengan satu nama "DARANDRA SATYA"...kan kita udah uji cintanya tahun lalu...kita buat skenario pernikahan di malam idul fitri...lia hanya satu minggu jadi istrinya darlan"dandi melotot saat rahasia besarnya terbongkar begitu saja. begitu juga dengan darandra dan dahlan yang langsung menunduk mendapat tatapan tajam dari lia.
__ADS_1
lia masih menatap tajam pada kakak dan suaminya itu.
"oh...ternyata kalian yang datang tanpa hujan tanpa angin...kalian teganya sudah tipe maksimal...coba kalau yang kalian paksa menikah sama aku itu masih bujangan dan aku langsung jatuh cinta bagaimana???mikir dong..yang kalian lakukan itu jahat banget..aku gak nyangka..."lia berdiri dan meninggalkan ketiga laki-laki yang terdiam.
darandra berdiri dan langsung memukul dandi, dahlan sudah tidak asing dengan drama ini, dengan santai nya dahlan menghubungi dokter lani.
"lan..ke rumah bos...ada tragedi yang kesekian kali"dahlan menutup ponselnya
darandra terus memukuli dandi sampai lani datang. lani terkejut karena kali ini wajah dandi menjadi sasaran empuk sang bos.
lia bersyukur sedang hamil, mungkin dandi tidak akan selamat jika dia yang turun tangan.saat lani mengeluarkan peralatan ganti balutan, lia mendekat dan mengulurkan tangannya.
__ADS_1
lani terdiam hanya menatap ke arah lia dan dahlan yang juga sedang menatapnya.dahlan menganggukkan kepalanya, lani memberikan peralatannya pada lia.
tangan kanan darandra berdarah, ada luka robek di buku jarinya, lia dengan telaten membersihkan lukanya tanpa mengeluarkan ucapan apapun.lia hanya fokus pada tangan darandra saja.sedangkan dandi dibersihkan oleh dahlan dan lani.
lia membalut luka darandra dengan sangat rapih membuat lani terkagum. lia juga belajar dari lani tapi lani lupa.
"istrinya bos...orang kesehatan ya"tanya nya dengan gemas membuat dahlan hanya melirik sekilas.
"bukan lan...bukan orang kesehatan..kamu lupa apa udah mulai pikun"dandi yang menjawab pertanyaan lani.meskipun dia sedang meringis kesakitan.
"mau sampai kapan sih kalian berulah seperti ini...kamu lagian dan...suka sekali membuat bos murka...kan aku dan dahlan pernah bilang...jangan coba mendekati lia...udah tahu si bos mah posesif...tapi ngapain dia posesif ya...orang dia udah menikah"lani berbicara dengan lani dan dengan dirinya sendiri.
__ADS_1
"aw...aw...pelan sih lan...yang lembut dong...lia aja bisa lembut padahal dia bukan dokter"dandi mendelik ke arah lani yang asal.
"oh gitu...lia lagi..lia terus...sana bilang sama lia...dia yang obatin kamu..."lani melempar kasa ke depan wajah dandi.