
"laki-laki yang dipegang omongannya loh mas...tadi ucapan pertama mas kan gak akan memberikan kewajiban mas dulu"
"itu kan sebelum mas tahu, kalau pengantin perempuannya itu kamu ,li..."
"ngeles aja nih mas sayang"
"kita sholat sunah dua rakaat dulu yuk sayang, setelah itu membaca surat Al Mulk...semoga pernikahan kita ini Sakinah, Mawwadah dan warrahmah ya...diberikan keturunan yang soleh /solehah"Darandra mengedipkan salah satu matanya dan tersenyum..
Setelah menyelesaikan sholat dan mengaji, darandra menatap lia dengan penuh rasa kasih sayang.
berkali-kali darandra mengecup kedua tangan lia. lia hanya menunduk tersenyum malu.
pernikahannya dengan darandra adalah anugerah terindah dari sang maha kuasa. Allah memberikan keduanya kejutan.
Darandra membuka mukena yang dipakai oleh lia, lia tersenyum. senyum kebahagiaan yang tiada tara.
darandra memangku tubuh lia dan di letakkan nya di tempat tidur, sangat hati-hati seperti meletakkan barang yang mudah pecah.
__ADS_1
darandra mencium kening lia berkali-kali. lia merasakan ada gairah berbeda pada darandra.
lia mengangguk menandakan bahwa lia merelakan sesuatu yang akan menjadi milik darandra.
darandra terbuai dengan apa yang ada dihadapannya, keduanya memadu kasih dengan sempurna, keduanya telah menjadi satu.
darandra terkulai tak berdaya di samping lia. lia memeluk darandra dengan penuh sayang.
"Terima kasih ya sayang...sudah menjaganya untuk mas...mas yakin kalau lia hanya mencintai mas seorang"
"Innalillahi wainnailaihi na rojiun....Maafkan mas ya sayang...mas khilaf...justru kita di satukan karena kasih sayang Allah...Mas mencintai mu karena Allah"darandra mencium lia dengan gemas.
keduanya sudah membersihkan diri, namun darandra merasa semua hal yang ada pada diri lia membuat dia bergairah kembali.
kedua mata darandra tampak sayu, dan lia paham kalau suaminya itu ingin meminta haknya lagi.
lia pun hanya terkekeh dengan kelakuan suaminya itu walaupun ujungnya diberikan juga.
__ADS_1
Adzan subuh sudah berkumandang, darandra membersihkan diri begitu juga dengan lia. keduanya menunaikan sholat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan sholat idul fitri di mesjid As Shahih.
Abah bahrud dan ibu Asiyah tersenyum melihat kedua insan yang saling jatuh cinta.
"Alhamdulillah....bagaimana mas darandra...apa sudah bisa menerima putri kami"tanya abah bahrud mengulum senyum.
"Terima kasih abah..ibu...sudah menikahkan saya Dengan pemilik hati saya"darandra mencium tangan abah bahrud yang sudah sepuh diikuti oleh lia dibelakang darandra.
"Hah!!!bagaimana???"tanya ibu Asiyah terkejut dan ingin tahu.
"darliani ini adalah kekasih saya...saya meninggalkannya untuk mencari jalan Allah...saya ingin bertaubat ke pada Allah bu...dan lucunya kami berada di tempat yang sama namun kami tidak saling tahu, sampai akhirnya abah bahrud menawarkan taaruf pada saya..awalnya saya tidak terima...tapi saya berusaha ikhlas dan pasrah akan semua kehendak Allah..Jodoh memang takdir Allah...tapi saya tidak menyangka kalau sejauh apapun saya berlari...Allah masih mempertemukan Saya dengan lia...ternyata Allah mengabulkan semua doa-doa saya bu..bah"darandra menjelaskan.
"Masya Allah..tabarakallah mas...Sungguh indah cinta kalian...Allah sayang pada kalian berdua"
ibu Asiyah mengusap wajah lia yang tertutup mukena.
"Abah doakan Semoga Allah selalu memberikan kasih sayangnya pada kalian berdua...sekarang kalian mau tetap di sini apa bagaimana"ucap abah bahrud menatap lekat pada kedua pasangan pengantin baru itu sambil tersenyum.
__ADS_1