Pernikahan Di Malam Idul Fitri

Pernikahan Di Malam Idul Fitri
22


__ADS_3

Darandra dan lia pun berpamitan kepada semua penghuni pesantren setelah sholat idul fitri.


keduanya melanjutkan perjalanan dan kembali ke bandung.


Lia terkejut saat yaya lebih memilih tinggal di rumahnya daripada bersama kakaknya.


"Kak lia...aku kangen...kakak tega...kenapa kakak Gk balas semua pesan aku"yaya memeluk lia yang mundur beberapa langkah.


"Kan ponsel kakak di kak dahlan...kakak lupa juga kalau kakak punya ponsel"lia tersenyum.


"emang selama ini kakak tinggal dimana sih...sampai lupa sama ponsel sendiri???"


"di pondok pesantren As Shahih"


"benar kak...menurut informasi masuk ke sana itu susah tahu kak, seleksinya ketat...aku aja waktu SMA mau sekolah disana...gak masuk terus...kakak hebat"yaya mengacungkan kedua jempol tangannya.


darandra hanya menggelengkan kepala melihat yaya yang tidak menyadari keberadaannya.


"oh ya kak..kakak sendiri aja"tanya yaya lagi sambil masuk ke dalam rumah lia.


"sama suami kakak lah ya"


"suami!!!mana???"yaya menoleh ke belakang

__ADS_1


"Nih"lia menunjuk darandra yang sedang duduk di atas sofa dengan santai.


"Pak DS..."yaya langsung terdiam setelah melihat DS bersama lia.


lia tertawa melihat sikap yaya yang merasa takut dengan DS.


yaya menarik lia ke dalam kamarnya.


"kak...serius kak lia menikah dengan pak DS..bagaimana ceritanya"


Lia pun menceritakan asal muasal lia berada di pondok pesantren dan menikah dengan DS.


"Wah...romantis versi nya Allah ini sih...skenarionya keren"


"cuma kak dahlan aja...kak samsul juga jarang kesini kak...katanya kak samsul lagi kerja di restoran..bagian antar makanan"


"wah samsul ternyata serius ya sama kamu"lia memandang yaya yang tersipu malu.


"tapi kak darlan gak setuju kak...kak darlan maunya aku sama teman nya itu"yaya memeluk boneka spongebob nya.


"ya udah sama temannya kak darlan aja"


"gak mau tua...kak dahlan dan pak DS kan seumuran kak...cuma bedanya kak dahlan mah orangnya banyak pikiran makanya cepat tua...kalau pak DS mah gak pernah ambil pusing"

__ADS_1


lia tertawa lagi melihat yaya yang lagi membandingkan suami dan mantan suaminya itu.


yaya tertidur saat lia mengusap-usap rambut nya. lia merasa bersalah melihat yaya yang begitu kehilangannya.


"maafkan kakak ...tapi kalau kakak tidak meninggalkanmu...kakak takut kamu akan terus bergantung pada kakak"


lia keluar dari kamar yaya yang sudah tertidur pulas.


lia melihat DS yang berwajah tidak bersahabat, kedua matanya melotot, rahangnya mengeras dan tatapan matanya sangat tajam.


entahlah apa yang dilihat oleh DS, lia mendekat dan duduk di pangkuan DS, lia memeluk DS dan menaruh kepalanya di bahu DS.


"Terima kasih ya sayang...untung kamu datang tepat waktu kalau tidak aku tidak bisa mengontrol iblis yang ada di dalam jiwaku"


"di pondok pesantren juga seperti ini mas???"lia menatap lekat suaminya itu.


"tidak..karena banyak yang mengaji...dan bersholawat"


"kita istirahat dulu yuk mas...di kamar...kamu lelah seperti nya sekalian aku pijitin...mau????"


"dengan senang hati sayang"darandra memangku lia yang hanya tertawa renyah.


setelah lia memijat semua badan darandra...darandra tertidur pulas membuat lia gemas sendiri.Wajahnya yang tampan dan imut membuat lia terus menciumi wajah darandra sehingga membuat darandra hampir terbangun.

__ADS_1


__ADS_2