
"oh ya...bagus dong kalau kamu sudah mulai melupakan adiknya si dahlan itu...hahahahahah"
ibu dea tertawa kemudian menangis.
Dandi dan dahlan masuk setelah mengucapkan salam. darandra mempersilahkan keduanya masuk. namun darandra lupa kalau kunci kamar dimana lia berada tertinggal di dapur
krek...kunci terbuka dari luar, lia yang tertidur pun tersadar, namun lia harus berpura-pura tidur untuk mengetahui siapa yang sedang berada di kamarnya.
__ADS_1
pintu di kunci dari dalam, lia berdoa dalam hati semoga tidak terjadi apa-apa padanya ataupun calon bayinya.
lia harus pasrah saat orang tersebut melihat wajahnya tanpa cadar.
"benar dugaan ku kalau istri Andra adalah adiknya dahlan...mana mungkin mereka berdua terlihat langsung saling mencintai, padahal mereka bertemu di pondok pesantren dan menikah dari hasil taaruf...tidak apa-apa kalau mereka memang di takdir kan berjodoh tapi apakah perempuan ini sudah mengandung...kalau belum...apakah sejarah kelam akan terulang...semoga saja tidak terjadi!!!"ibu dea terus berbicara.
Ibu dea mendekat dan mengelus kepala lia yang berhijab.
__ADS_1
"Kalian harus punya anak yang banyak..agar andra tidak berpaling hati...tidak seperti ayahnya...ayahnya Andra tega mengkhianati ibu..kamu tahu lia...kalau dahlan adalah anak dari istri keduanya ayah Andra...ibu tahu kalau kamu hanya adik angkatnya dahlan...kalau adik kandungnya ibu akan menentang keras hubungan kalian...maafkan ibu ya nak...ibu harus berpura-pura sakit jiwa agar andra tidak pernah tahu rasa sakit yang ibu rasakan ini...biarlah Andra tetap berteman dengan dahlan...walaupun sebenarnya mereka kakak beradik...hemh..lega rasanya ibu harus mengungkapkan rasa ini setelah sekian lama....kamu tahu lia..ayahnya Andra meninggal dalam kecelakaan saat dia panik karena dahlan sakit dan harus dirawat...dia lebih mementingkan anaknya itu daripada ibu istrinya...ayah Andra tidak pernah mengerti perasaan ibu...ibu sakit hati sayang...ibu kecewa..laki-laki yang sangat ibu cintai tega mengkhianati ibu...ibu hanya bisa pasrah saat dokter mengatakan kalau ayah Andra sudah meninggal dunia..tapi satu hari setelah ayah andra meninggal, ada seorang perempuan membawa anaknya laki-laki yang sudah berusia 22 tahun...sedangkan saat itu Andra berusia 20 tahun...perempuan itu mengaku sebagai istri siri nya...dunia ibu hancur lebur...namun ibu harus bertahan demi Andra...hanya Andra yang ibu miliki, ibu menginginkan yang terbaik untuk Andra...ibu tidak mau Andra tahu semuanya...ibu ingin Andra bahagia..tidak lebih...maukah lia membuat Andra bahagia, jangan buat Andra bersedih ya sayang...senyum Andra adalah kebahagiaan ibu..ibu yakin..kalau lia bisa membuat Andra bahagia...Andra bisa memiliki dunia hanya bersama lia saja...ibu ikhlas jika suatu hari nanti...Andra akan meninggalkan ibu demi keluarga kecilnya...oh ya..terima kasih ya lia..sudah mau mendengarkan keluh kesah ibu...begini rasanya ya punya anak perempuan"ibu dea menjelaskan panjang kali lebar, membuat lia bingung bersikap.
lia ingin memeluk ibu dea tapi lia khawatir akan terjadi masalah.
ibu dea tersenyum tipis sambil menyelimuti lia yang masih terbaring.
darandra merogoh kantung celananya. wajahnya tampak menegang. darandra berdiri dari duduknya dan berjalan ke dapur namun kunci yang dicari tidak ada.
__ADS_1