
lia turun dari mobil dengan membawa pecel bebek di tangannya, lia masuk ke dapur dan menyiapkannya di atas piring.
lia masuk kekamar, namun darandra tidak ada. lia pun masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan diri, selesai mandi lia baru tersadar kalau suaminya ada disana dari tadi.
"Innalilahi Wainnailaihi rojiun...mas Andra ini...kenapa sih...aku kaget nih"lia mendelik
merasa kesal dengan suaminya.
darandra hanya tersenyum melihat istrinya yang terkejut.
"Untung aku yang melihat kamu mandi..coba yang lain...sebelum melakukan apapun tolong lebih waspada ya sayang...kamu tahu...dari ujung rambut sampai telapak kaki kamu itu...itu hanya milik DARANDRA SATYA seorang...aku tidak akan pernah membiarkan mata laki-laki lain memandang wajahmu...apalagi kalau ada rasa yang tersirat.."darandra menekan namanya, mengangkat dagu lia dan menciumnya.
__ADS_1
darandra dan lia melakukan ritual penyatuannya di kamar mandi, dan kemudian diteruskan di dalam kamarnya.
lia hanya menghela nafasnya.
"Mas lagi cemburu ya...ya ampun mas...aku pake cadar juga biar kamu tahu kalau wajah ini hanya milik kamu seorang...aku sedang berusaha loh mas...menjauhkan semua teman laki-laki ku yang dulu sangat dekat termasuk dandi...apa mas lihat...aku menyapa dan akrab dengannya...tidak kan mas!!!tolong mas hargai keputusan aku ini...aku tidak mau..mas jadi salah paham sama aku...bukankah ikatan pernikahan kita ini adalah anugerah dari Allah SWT...jangan-jangan mas tidak pernah mencintaiku seperti aku yang selalu mencintaimu"lia pura-pura kesal dengan sikap darandra.
"Islam begitu memuliakan perempuan sayang...Perempuan yang baik adalah perempuan yang bisa menjaga diri dan martabatnya, aku bahagia kamu bisa seperti sekarang, karena dengan berhijab apalagi bercadar, orang akan lebih menghargai mu...kata siapa aku tidak pernah mencintaimu...kamu minta aku mati hari ini pun aku siap sayang..."darandra memeluk lia dari belakang.
"oh iya..kok mas jadi lupa..kamu sih..membuat mas jadi kenyang"darandra tersenyum geli.
lia pun membersihkan diri, sementara darandra teringat 10 tahun yang lalu, ketika dahlan membawa lia yang berusia 18 tahun, wajah lia yang cantik dan polos tanpa riasan membuatnya tergila-gila, bahkan keberadaan lia mampu membuat hatinya tidak karuan.
__ADS_1
Malam itu dahlan membawa lia karena lia yang baru di jemput nya dari terminal, dahlan sangat sayang pada lia, apapun dahlan lakukan asal lia tidak pernah kekurangan.
mata elang darandra sebenarnya sudah mengawasi semua gerak gerik lia. lia yang hanya duduk di pojokan karena dahlan yang sibuk melakukan tugas dari dirinya.
setiap ada yang menawari minum, lia selalu menolaknya dengan sopan, mengangguk dan tersenyum.
lia pernah di berikan minuman keras oleh salah satu rekan perempuan darandra, lia tetap menerimanya meskipun lia harus membuangnya tanpa kelihatan.
itulah yang membuat darandra makin jatuh terperosok pada perilaku lia, baginya wanita yang seperti itulah uang dia cari.meskipun usia keduanya terpaut 5 tahun, tapi darandra yakin, lia adalah jodoh yang diberikan Allah padanya.
darandra tidak bisa mengalihkan pandangannya pada lia yang selalu tersenyum.
__ADS_1