
Ibu dea yang terbangun karena mendengar suara orang berteriak pun hanya melihat dari jendela.
"dahlan...dan lani...apa keduanya ada hubungan ya"ibu dea berbicara dengan dirinya sendiri.
ibu dea keluar dari kamar dan menemui dahlan yang sedang bercanda dengan lani.
"dimana Andra...lan??"
"eh ibu"dahlan dan lani berdiri untuk menyalami Ibu dea.
"tadi sama lia bu..mungkin tidur"dandi menyela baru datang dari arah dalam rumah.
"oalah..kalian sudah makan belum???biar ibu siapkan"ibu dea menoleh ke arah dahlan, dandi dan lani.
"kalau dahlan sih sudah bu...cuma kalau lani dan saya belum"dandi tampak cengengesan.
"belum???lah itu yang di kerah baju apaan dan...sisa nya mau di bawa pulang"dahlan menyindir dandi yang ada sisa nasi di kerah bajunya.
semua nya tertawa melihat dandi yang tampak malu. darandra bangun dari tidur nya, di sampingnya ada bidadari cantik yang juga sedang tertidur.
__ADS_1
darandra tersenyum kemudian mengecup bibir lia sekilas dan turun dari tempat tidur.
'mau kemana mas???"lia dengan suara parau nya.
"mau ke depan mau lihat double "D"..."darandra tersenyum melihat lia yang semakin cantik semenjak hamil.
"kalau sama kita jadi "F.D"ya"lia duduk menyandar di kepala tempat tidur.
"iya bisa aja kamu sayang...aku ke depan dulu ya mau ngurus masalah ibu"
"ibu kenapa mas?"
"sayang lupa..kejadian tadi pagi yang hampir membahayakan kamu dan calon bayi kita"darandra mendekat ke arah lia
"jadi dahlan itu...anak dari ayah..keturunan Gumilang juga ya"
lia menaruh jari telunjuknya di depan bibir, darandra malah fokus ke bibir lia yang ranum dan seksi.
"boleh kali yang...nengokin si dede bayi???"darandra tersenyum nakal Membuat lia hanya pasrah dan mengangguk.
__ADS_1
darandra mengunci pintu, memberikan romansa romantis dan menuju ke pergulatan halal yang diridhai oleh Allah SWT.
selama dua jam ,keduanya mengikuti ritual penyatuan, darandra dan lia pun membersihkan diri bersama.
setelah selesai, darandra mengajak lia ke dapur , ternyata ibu dea sudah menyiapkan makan malam.
"wah..ibu masak opor ayam nih...pasti ada berita baik"ucap darandra mulai bersikap hangat pada Ibu dea.
"iya nih...tahu aja kamu ndra...dahlan mau melamar lani tuh...kamu bantuin dong ndra sampai menuju halal"
"wah kabar baik dong.."darandra memeluk dahlan secara laki-laki dan mengulurkan tangannya ke arah lani.
"makasih bos"ucap kedua nya kompak.
lia mendekati dahlan hendak memeluk lengan kakak angkat nya itu, namun darandra dengan sigap memeluk pinggang lia dan menariknya.
"ya ampun bos...masih aja gak hilang tuh posesifnya"dandi nyeletuk dari jauh.
"iri bilang dan...kasian deh zomblo"dahlan menoleh ke arah dandi yang melemparnya dengan lap makan.
__ADS_1
"aku mau healing ke Surabaya bos...izin..mau nyari bini di sana aja...kalau di sini gak pernah dapat...pelet nya kurang kali"dandi terpaksa menerima dengan lapang dada semua perlakuan dahlan dan darandra.
"busyeh....jauh amat dan...d RS ada tuh dokter muda...belum tersentuh...baru banget seperti nasi yang baru matang dari magic com"lani menimpali dandi yang langsung berbinar.