
"saya rasa tidak masalah bah...saya ikut pilihan abah bahrud saja...saya percaya apa yang sudah menjadi pilihan abah dan ibu, baik untuk kita semua"ucap ibu dea.
darandra menghela napas panjang, darandra mengusap wajahnya dengan kasar.
"Apa yang harus aku lakukan Ya Allah...apakah aku harus terima semua takdirmu..menikah dengan orang yang tidak pernah aku cintai"ucap darandra dalam hati.
Enam bulan berlalu,
di pondok pesantren As Shahih akan diadakan pawai obor untuk menyambut malam pertama bulan ramadhan, semua santriawan dan santriwati bersholawat di tempat yang berbeda,
Ya nabi salam ‘alaika, Ya Rosul salam ‘alaika
Ya habib salam ‘alaika, sholawatullah ‘alaika
Asyroqol badru ‘alaina, fakhtafat minhul buduru
Mitsla husnik ma ro-aina, qotthu ya wajhas-sururi.
Anta syamsun anta badrun, anta nûrun fauqo nûrin
Anta iksîrun wa ghôlî, anta mishbâhush-shudûri
Yâ habîbî yâ Muhammad, yâ ‘arûsal-khôfiqoini
Yâ mu-ayyad yâ mumajjad, yâ imâmal qiblataini
__ADS_1
Man ro-â wajhaka yas’ad, yâ karîmal wâlidaini
Haudlukash-shôfîl mubarrod, wirdunâ yauman-nusyûri
Mâ ro-ainâl ‘îsa hannat, bissurô illâ ilaika
Wal ghomâmah qod adhollat, wal malâ shollû ‘alaika
Wa atâkal ‘ûdu yabkî, wa tadzallal baina yadaika
Wastajârot yâ habîbî, ‘indakadh-dhobyun-nufûru
‘Indamâ syaddûl mahâmil, wa tanâdau lirrohîli
Wa tahammal lî rosã-il, ayyuhâsy-syauqul jazîlu
Nahwa hâtîkal manâzil, fîl ‘asyiyyi wal bukûri
Kullu man fîl kauni hâmû, fîka yâ bâhîl jabîni
Wa lahum fîka ghorômun, wasytiyâqun wa hanînu
Fî ma’ânîkal anâmu, qod tabaddat hã-irîna
Sholawat nabi terus menggema sebelum dan sesudah dilakukan tarawih.
__ADS_1
Alhamdulillah lia sudah bercadar, lia sudah menjadi lia yang istiqomah, lia memimpin sholawat di bagian putri dan darandra di bagian putra.
Lia merasakan kalau di bulan ramadhan kali ini, lia menjadi pribadi yang ikhlas, hatinya tenang dan tentram, ternyata kegelisahan hatinya selama ini karena sedang jauh dengan Allah dan Nabinya.
tak terasa air mata terus menetes di kedua matanya, lia sadar kalau selama ini, lia belum menjalankan kaidah islam dengan benar.
Sholat lima waktu pun sering bolong, apalagi puasa, kalau tidak ada latihan karate, lia baru puasa.
dadanya terasa sesak, air mata terus mengalir seolah enggan berhenti, lia menyesali dosanya di masa lalu.
"Ya Allah..terima kasih...terima kasih untuk selalu menyayangi aku, terima kasih karena engkau masih memberiku nafas sampai saat ini, ampunilah dosaku di masa lalu, kemarin, hari ini dan di masa depan nanti, "ucapnya dalam hati.
kalau tidak malu dilihat oleh santriwati, mungkin lia sudah berteriak dan menangis histeris.
ternyata di tempat lain, darandra merasakan hal yang sama, jiwanya tenang seakan beban hilang.
di pondok pesantren ini, darandra banyak menemukan pengalaman yang belum pernah dirasakannya.
sholat sunah rawatib, sholat wajib dan sholat yaumul lail pun dia sudah bisa lakukan tanpa diburu oleh kegiatan duniawi.
darandra bisa khatam Al Qur'an beberapa kali dan bisa paham isi dari setiap ayat suci Al Qur'an.
darandra tersenyum, Allah maha pengasih lagi maha penyayang, Allah masih memberikan darandra kesempatan untuk menghapus dosanya di masa lalu.
"eh bro...senyum terus dari tadi gak sabar nunggu sesuatu di malam takbiran nanti ya"ucap salah satu temannya di pondok pesantren ini.
__ADS_1