Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Pabrik


__ADS_3

"Buk bos kapan datang nya tiba-tiba udah di sini aja,sidak buk?" sapa Ratih yang melihat Dara sedang mendekati nya


"Jangan gitu tih, Gue jadi nggak enak hati nih" sahut Dara tersipu malu


"Emang loe ibuk bos kan!" ujar Ranti dengan suara keras agar bu Kia mendengar nya


"Tambah montok aja bu bos ya Tih, tambah subur efek terus di sayang suami" goda Ranti lagi


"Ya iya lah subur Ran orang pupuk nya impor bukan kelas teri" sahut Ranti sambil tertawa membuat Bu Kia yang ada di ujung melihat mereka tapi tidak berani menegur karena ada Dara,jika dulu saat Dara hanya bawahan biasa sudah pasti ocehan panjang akan dia berikan tapi kini jauh berbeda.


"Hati-hati loe Ra sama manusia berwajah dua,ntar loe bisa di terkam" ucap Ratih


"Iihhh takut"


"Kalian berlebihan deh,dia sini kan semua nya manusia bukan harimau yang main terkam-terkam seenaknya" jawab Dara sedikit melirik ke arah bu Kia


Ratih kemarin sempat mendengar percakapan Bu Kia dan Bella yang mengatai Dara tapi Ratih tidak menceritakan secara detail hanya memperingati sahabat nya ini takutnya Bu Kia dan Bella justru berniat buruk pada Dara.

__ADS_1


"Dari mana loe Ra hari ini ceria amat habis dapat Lotre"? tanya Ratih lagi


"Ambil jatah loe ya ngikutin pak bos sampai ke kantor" celetuk Ranti


"Ya iya lah,ntar kalau di anggurin malah di gondol maling lagi,jadi gue harus waspada,loe pada tau kan pelakor lebih kejam dari ibu tiri" Sindir Dara membuat mereka tertawa kecil sedangkan Bu Kia hanya diam tak berani mendekat.


"Gue pulang dulu ya, udah siang nih kelamaan laki gue di tinggal ntar banyak yang incar lagi" lanjut nya pamit


"Yah baru juga ketemu Ra"


****


"Sayang dari mana saja,mas nyariin kamu loe?"


"Pabrik mas ngobrol sama Ranti dan Ratih, udah lama nggak ketemu"


"Mereka tau kita bertengkar kemarin?" tanya David

__ADS_1


"Tidak!! aku tidak mengatakan apapun pada mereka"


"Mas pikir kamu cerita,mas sempat mengira kamu ke rumah mereka sayang tapi papa mengira kamu pulang kampung"


"Terus dari mana tau aku di penginapan?" tanya Dara penasaran


"CCTV lobi kantor yang melihat kamu naik taksi,jangan pernah begitu lagi sayang kalau ada apa-apa itu langsung di selesaikan bukan malah lari"


"Mana ada bisa selesai masalah jika sedang emosi mas, lebih baik menghindar dulu dari pada Fatal" jawab Dara mencebik


David mengeratkan rangkulan nya saat mereka keluar ruangan, membuat Bella menatap tidak suka,Dara tau tatapan Bella berbeda dari biasanya padahal sang sekretaris suami nya ini sudah memiliki kekasih yang juga bekerja di perusahaan itu tapi bedanya kekasih Bella di bagian marketing yang lebih banyak bekerja di lapangan untuk memasarkan barang.


"Mas aku mau nya makan restoran padang" rengek Dara


"Kita cari sekarang ya sayang" jawab David tersenyum manis menatap sang istri sambil mencium kening Dara membuat Bella bertambah sebal.


"Apa sih istimewanya dia, tubuh nya saja kecil begitu jauh lah dari tubuh ku" ketus Bella kesal melihat kemesraan sang atasan dan istri nya ini, menurut Bella,Dara terlalu berlebihan, terlalu manja andai saja David mau meliriknya pasti dia sudah melayani David dengan baik saat ini bukan nya seperti Dara pikir nya yang hanya menyusahkan David.

__ADS_1


__ADS_2