
"Kenapa lama sayang?" tanya David saat melihat Dara baru pulang
"Mampir dulu di minimarket mas,beli snack aku suka lapar kalau malam"
"Susu hamil nya masih ada?" tanya David dan di anggukki Dara
Setelah meletakkan belanjaan nya Dara segera ke kamar ingin mengguyur tubuhnya dengan air karena merasa gerah.
****
Malam ini Dara sedang berdiri di balkon apartemen sendiri sesekali Dara melihat ke arah bawah yang menampilkan mobil lalu lalang,Indah sangat Indah menurut Dara meskipun sedang berada di ketinggian tepat nya di lantai 25 tak ada rasa gamang atau takut.
Dara menghela nafas panjang perjalanan hidup nya tak serta merta mulus, perselingkuhan yang dia lakukan membuat nya merasa bersalah tapi kenyataannya ternyata dia lah yang menjadi istri kedua saat ini hingga sekarang dia hamil anak David, tiba-tiba terlintas di benak Dara dengan kehamilan nya ini apa akan menjadi aib untuk keluarga nya nanti sudah pasti Heri akan membeberkan pada orang kampung kalau dia berselingkuh di Jakarta karena jelas-jelas ini bukan anak Heri.
Lalu apakah keluarga David akan menerima nya secara sampai detik ini Dara tidak tau tentang kehidupan keluarga David, apakah David memiliki kakak-adik atau pun bagaimana dengan tanggapan ayah David, sekarang bisa saja Dara menikmati semua perlakuan David tapi jika Keluarga David tidak setuju dengan nya,apa yang harus Dara perbuat?.
Dirinya dan David bagaikan bumi dan langit, David datang dari keluarga kaya raya sedang kan dia hanya upik abu yang menjelma menjadi princess itu pun karena David,jika dia di buang oleh David tamat lah riwayat hidup Dara dengan perut buncit dan jadi bahan hinaan di kampung, menyedihkan!!!.
__ADS_1
"Hufsss.....mengapa begitu berat hidup ini" batin Dara,tak pernah terlihat di benak nya di usia yang akan menginjak 20 tahun dia akan menjadi janda,dan di usia 19 tahun dia menjadi istri ke dua.
David memeluk Dara dari belakang sambil mengelus lembut perut perempuan cantik ini.
"Jika ini mimpi tolong jangan pernah bangunkan aku Tuhan" batin Dara sambil tersenyum manis menyambut pelukan David.
"Kenapa di luar sayang nanti masuk angin" bisik David
"Sudah beberapa pekan aku di sini mas baru kali ini aku melihat pemandangan malam, sungguh indah" jawab Dara sambil melenguh pelan karena geli akan sentuhan David
"Jika tidak bersama kamu aku tidak akan pernah merasakan semua ini mas"
"Hingga aku memutuskan menikah di usia muda"
"Kamu menyesal?" tanya David dan di jawab gelengan oleh Dara sambil tersenyum kecil
"Justru pernikahan ku membawa ku ke dalam pelukan mu, pernikahan yang aku rasa sangat luar biasa, perselingkuhan dengan mu membuat ku tau arti cinta, membuat ku merasa nyaman dan membuat ku merasa di butuhkan" jawab Dara membalikkan tubuhnya dan menatap wajah David lekat.
__ADS_1
"Mas tidak tau harus berterima kasih pada Heri atau tidak sayang yang jelas karena dia mas bisa bertemu bidadari seperti kamu" ucap David sambil mencium kening Dara pelan
"Jika kita di takdir kan memang bersama mas mau kamu sebagai perempuan terakhir yang mengisi hidup mas"
"Jika kita tak berjodoh?" tanya Dara
"Akan ku paksa menjadi jodohku karena ada benih ku di dalam sini" tunjuk David pada perut Dara
"Mas ingin kamu perempuan yang melahirkan anak-anak ku dan mas ingin menua bersama mu,kamu mau?" tanya David dan di anggukki Dara pelan
"Will you marry me?"
Dara memeluk tubuh David erat,dia malu sangat malu saat ini.
"Sayang,ayo jawab" bisik David
"Hmmmm....aku mau mas" jawab Dara membuat David tersenyum puas
__ADS_1
"Dara I Love You " pekik nya kearah bawah
Dara terkekeh melihat kelakuan sang kekasih.