Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
kesal


__ADS_3

"Dara......" pekik Heri kesal saat mendapati Dara yang telah pergi.


Heri mengusap wajah nya kasar ternyata Dara bukan perempuan lemah seperti yang dia pikirkan apa karena Dara terbiasa di tinggal hingga dia menjadi berani melawan.


Ponsel Heri berdering beberapa kali membuat nya menoleh ternyata Rania.


"Hallo"


"Mas tolong pulang perut ku sakit sekali mas" ujar Rania


"Kamu kenapa?"


"Nggak tau mas ini perut ku sakit"


"Ini bukan jadwal kamu melahirkan bukan? jangan berbohong Ran,aku sedang ada urusan"


"Nggak tau mas,ini sakit sekali" bentak Rania kesal karena perut nya memang sakit,Rania menyangka Heri ada di Lombok.


Heri membanting ponselnya ke atas sofa ruang tamu kepala nya berdenyut kencang, kenapa masalah bisa datang bertubi-tubi,ini belum juga selesai Rania sudah menghubungi nya,apa dia akan iklhas kan perpisahan dengan Dara, seperti nya tidak.


Mau tidak mau Heri harus berangkat ke Lombok lagi hari ini.

__ADS_1


****


Dara membuka pintu apartemen menampilkan sosok David yang terlihat cemas menunggu nya di ruang tamu.


"Sayang kamu kemana saja?" tanya David cepat saat melihat sosok Dara masuk


"Kamu kenapa sayang,kok acak-acakan begini?" cecar David saat melihat baju kotor Dara dan rambut nya acak-acakan tadi dia naik grab ke apartemen David agar cepat sampai.


"Mas aku mau mandi dulu, tubuh ku penuh muntah" jawab Dara segera lari ke dalam kamar membuat David bingung.


David membuat kan susu dan sarapan roti panggang untuk dia dan Dara karena hanya itu yang ada di apartemen mereka saat ini, beberapa hari ini David sakit jadi mereka memang belum sempat belanja.


"A-ku-aku pulang mas,ada mas Heri di rumah" jawab Dara pelan membuat David menghentikan kunyahan nya


"Kamu jangan salah paham mas,aku hanya berusaha menyelesaikan permasalah kami"lanjut Dara


"Lalu,apakah selesai?" tanya David dan di jawab gelengan pelan oleh Dara


"Dan ini hasilnya kamu pulang dengan acak-acakan"ucap David yang bisa menangkap ada kejadian di sana


"Maaf mas tapi-ak-u" Dara mengisak tidak bisa melanjutkan cerita nya membuat David jadi merasa bersalah, jika di hadapan kan dengan perempuan nya ini David selalu lemah.

__ADS_1


David mendekat pada Dara dan memeluk tubuh kekasih nya ini.


"Dia memaksa ku ma-s hiks...hiks"


"Kami di apakan oleh nya?" Tanya David sambil mengepalkan tangannya dia sudah berpikir kalau Dara dan Heri tadi tidur bersama.


"Dia ingin memaksa ku tapi aku memuntahkan wajah nya saat dia mencium bibir ku" adu Dara


"Tapi dia tidak sampai meniduri ku mas,aku langsung lari" lanjut Dara sambil terisak


"Ak-u benci dia mas" isak Dara lagi membuat David ingin sekali menghajar Heri tapi dia tahan karena jika dia bertindak lebih otomatis perceraian Dara dan Heri bisa terhambat.


"Aku akan urus perceraian kalian secepatnya" ucap David sambil mencium kening Dara,Dara terus memeluk tubuh Heri seakan tidak ingin di lepas


***


"Kamu selidiki dia dan istri nya di sana lalu berikan kabar dan foto-foto nya pada ku" ucap David lalu mematikan ponsel dan menghubungi sang pengacara.


"Iya pak,akan saya siap kan semua nya tolong secepatnya di urus pak dan satu lagi saya tidak ingin mereka bertemu, tidak ada kata mediasi" tegas David.


Jika dia bisa menampakkan batang hidungnya pasti Heri tak akan selamat dari nya saat ini tapi David harus bermain cantik agar tak ada kecurigaan dan dia bisa menikah dengan Dara setelah perempuan itu bercerai nanti.

__ADS_1


__ADS_2