
David segera mencium bibir Dara rakus seakan tak ingin dia lepaskan lagi,Dara yang juga memang merindukan David membiarkan perlakuan lelaki tampan itu.
David dengan cepat menarik kaos yang di pakai Dara dan membuangnya sembarangan, terlihat jelas bukit kembar yang sudah dia rindukan dua Minggu ini karena Dara tak mengenakan penutup.Tanpa menunggu lama David segera memajukan wajah nya dan menyusu bak bayi kehausan.
"Mas...... ahhhhmmmm" desah Dara
Tanpa basa-basi David membaringkan Dara dan membuka celana pendek Dara lalu membuka pakaian yang dia kenakan.
David mencium seluruh inci tubuh Dara dan meninggalkan banyak bekas di sana.
"Sayang,mas sangat merindukan kamu, merindukan seluruh yang ada di tubuh mu" racau David sembari mencium sisi sensitif Dara membuat perempuan cantik itu melenguh nikmat apalagi saat David membuka lebar paha nya mencari kepuasan di sana.
"Mas...... ak-u a-ku-aku nggak tahan ma-s" racau Dara
David yang juga tidak tahan karena terlalu lama menanggung rindu tak mau menunggu lama lagi,dia segera bermain ke intinya.
"Awww...." Dara merasakan sedikit sakit saat David menyentak agak kuat.
"Maaf sayang,mas terlalu bersemangat hingga menyakiti mu"
"Nggak papa mas terusin aja,aku suka" jawab Dara sambil tersenyum manis
David mengangguk dan meneruskan aktivitas mereka tapi mulai memperlambat pergerakan nya agar tak menyakiti Dara.
Suara ******* yang tertahan kan saling bersahutan-sahutan, mereka melakukan nya sepanjang malam karena sama-sama menahan rindu bahkan mereka tertidur saat pukul empat pagi dengan saling berpelukan di dalam selimut.
****
Dara perlahan bangun dengan merentangkan kedua tangan nya sambil menguap dilirik nya lelaki berhidung mancung ini masih tertidur pulas.
"Jika kamu begini mas seperti bayi tanpa dosa, padahal dosa mu sangat banyak" gumam Dara terkekeh sendiri
Dara mengelus-elus pipi sang kekasih dan mengecupnya pelan, lelaki yang memberikan nya rasa rindu, lelaki yang tak bisa dia tolak pesona nya,dan lelaki yang sangat liar jika di ranjang membuat Dara puas,puas semua nya.
David menangkap pergerakan tangan Dara dan mengecup nya membuat Dara tersipu malu.
"Kamu sudah bangun mas?" tanya Dara malu
__ADS_1
"Hmmm.... pergerakan tangan mu membangun sesuatu di bawah sana sayang" jawab David dengan suara serak khas bangun tidur.
"Maaf!"
"Kenapa harus minta maaf sayang,bukan begitu seharusnya tapi kamu harus menidurkan nya kembali" goda David
"Mas, ini sudah pagi dan orang akan curiga jika dengan grasak-grusuk dari sini nanti,kamu jangan keluar mas,aku takut ada yang lihat" bisik Dara
"Jadi??"
"Di sini saja sampai malam hari"
"Sayang malam ini kita tidur di apartemen ya!" pinta David
"Kenapa? mau bebas dia sini juga bisa mas asal kamu jangan keluar"
"Mas harus kembali ke Bali besok sayang jadi mas mau malam ini kita menghabiskan waktu di apartemen" jelas David
"Ke Bali??"
"Hmmm"
"Hahaha......ngaco kamu sayang dapat berita hoax dari mana?"tanya David
"Pak Andi bilang kamu sedang mengurus pernikahan di sana" jawab Dara cemberut
"O......mas tau sekarang jadi kamu memblokir nomer mas karena cemburu?" tanya David sambil mengangguk kecil membuat Dara malu.
"Jawab kamu blokir nomer mas ya?"
"Habisnya aku kecewa mas,aku pikir kamu memang ingin semua hubungan ini berakhir dan aku blokir saja semua nomer kamu" aku Dara jujur
"Pantesan mas hubungi kamu berkali-kali nggak bisa,kamu buat mas gila sayang,nggak lucu becanda nya jangan begitu lagi,kamu tau mas hampir ngamuk di Bandara karena menahan rindu sama kamu"
"Gombal"
"Kok gombal sih memang benar sayang"
__ADS_1
"Habisnya aku kesal mas,kamu janji nya seminggu dan ini hampir dua minggu nggak ada kabar aku hubungi nomor kamu mati ya aku pikir memang benar kamu mau menjauh"
"Itu berarti salah paham sayang,lain kali dengar dulu penjelasan mas jangan main blokir saja,gimana kalau mas di sana kecelakaan atau-"
"Mas....aku nggak mau" potong Dara cepat sambil menggelengkan kepalanya dan memeluk David
"Ternyata aku nggak bisa jauh dari kamu mas,maaf ya kalau aku kekanak-kanakan" lanjut Dara
David mencium puncak kepala sang kekasih.
"Selama mas pergi kamu ada ke apartemen sayang?" tanya David dan di jawab gelengan oleh Dara
"Kenapa?"
"Nggak ada kamu, nggak asik"jawab Dara jujur
"Oh ya mas,aku minta maaf mas aku ambil uang di ATM 15 juta buat kirim ke ibu mas,adik aku habis berantem dan harus bayar biaya rumah sakit,aku nggak tau lagi mau cari uang nya kemana ya jadi pinjem dulu uang itu,tapi aku janji deh bakal bayar nya mas meskipun nyicil" jelas Dara pelan membuat David gemas
"Cup"
Satu kecupan di layangkan David di bibir mungil perempuan yang masih bugil ini.
"Kulit kamu halus sekarang sayang,kaya bayi" puji David
"Mas,aku bicara tentang uang lo"
"Iya kenapa?"
"Uang nya kepake mas buat Rais"
"Itu uang kamu sayang,mas kirim buat jajan kamu, biaya ke salon kalau kurang mas kirim lagi nanti"
"Jangan!!! aku lihat saldo nya 500 juta mas,itu sudah kebanyakan" tolak Dara cepat
"Kamu lucu, gemesin,di saat perempuan di luar sana berlomba-lomba morotin uang lelaki kamu malah menolak nya"
"Kamu kan bukan suami aku"
__ADS_1
"Kalau begitu jadikan aku suami mu!"