Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Usir


__ADS_3

Dara sedang menyapu halaman rumah nya tiba-tiba kepala nya sedikit pusing,Dara lalu duduk sejenak.


"Is....tolong ambilkan mbak air putih is" pekik Dara karena merasa kehausan


Sambil duduk di terus mengusap perut nya..


"Kenapa Ra,lagi isi ya" sapa salah seorang ibu-ibu yang baru lewat di depan rumah nya membuat Dara tersentak kaget dan melepaskan elusan nya.


"Ti-"


"Iya bu...dia hamil" jawab Heri yang baru datang


"Mas Heri!!"gumam Dara


"Kenapa ra, kamu takut kalau orang kampung tau kamu hamil dan bukan anak ku" ketus Heri


"Aku sangka kamu perempuan baik-baik Dara tapi ternyata di saat suami kamu mencari nafkah kamu malah main gila dengan lelaki lain,aku menyesal menjodohkan kalian" ujar sang mantan mertua.


"Ada apa ini" ujar ibu Dara yang ikut keluar karena mendengar keributan,Rais pun juga keluar membawa satu jelas Air putih untuk sang kakak


"Itu anak ibu si Dara hamil tapi bukan cucu saya,bukan anak Heri melainkan anak dia dengan selingkuh nya atau jangan-jangan dia menjadi simpanan suami orang" jawab ibu Heri


"Astaghfirullah nak, benar kamu hamil?" tanya ibu nya membuat Dara tertunduk takut


"Jawab ra,kenapa takut! memang benar kan kamu hamil dan itu bukan anak ku, bisa-bisa nya kamu berselingkuh dari ku Ra,apa kurang nya aku selama ini?" cecar Heri merasa tak berdosa membuat Dara terdiam dia bingung harus menjawab apa karena sudah pasti perempuan yang hamil bukan anak dari suaminya akan menimbulkan aib untuk keluarga dan akan di salah kan oleh warga, sekuat apapun Dara membela diri tetap saja akan salah.

__ADS_1


"Wajar saja kamu bisa beli motor untuk Rais dan perawatan mahal serta bangun rumah ternyata kamu Simpanan om-om jika hanya mengharap gaji mu sudah pasti tidak cukup" ujar Heri membuat Dara marah


"Jaga ucapan mu mas aku bukan simpan" kesal Dara


"Lelaki mana yang mau dengan perempuan yang sudah bersuami ra kalau bukan om-om,aku yakin kamu melayani para hidung belang untuk memenuhi kebutuhan keluarga mu ini, tidak di sangka kamu hanya seorang perempuan murahan" ucap Heri membuat Dara kesal,Dara mengambil air putih yang ada di tangan Rais dan menyiram nya di wajah Heri.


"Pergi kamu" usir Dara


"Kenapa kamu mengusir kami,kamu malu karena hamil tanpa tau ayah dari anak itu" sinis Heri


"Ada apa bu?" tanya Ayah Dara yang baru pulang dari ladang nya melihat keributan


"Yah....Dara yah,Dara hamil" ujar ibu Dara mengisak


"Kalau memang Dara hamil kalian rujuk saja" Ujar Ayah Dara yang memang tidak tau apa-apa,para tetangga sudah mulai berkumpul melihat perdebatan mantan keluarga ini.


"Dia bukan hamil anak Heri, hingga kini pun mungkin dia tidak tau siapa ayah anak itu karena sangking banyak lelaki yang sudah menidurinya"


"Jaga ucapan ibu,anak saya Dara tidak seperti itu" marah ayah Dara nya pada mantan besan nya ini


Ibu Dara mendadak pusing dan terjatuh pingsan membuat Heri menarik sudut bibirnya kecil melihat situasi ini,Dara yang sudah terpojok tidak bisa lagi membela diri.


"Ibu......" pekik Dara dan Rais serentak


"Kamu jangan buat fitnah di sini mas,pergi kamu" usir Dara histeris

__ADS_1


"Bawa ibu masuk is" ujar sang ayah dan diangguki Rais dengan membopong ibu nya kedalam rumah.


"Rupanya dia hamil" bisik tetangga


"Bukan anak Heri,wajar saja bercerai" kata tetangga yang lain nya


Dara hanya bisa menangis sesenggukan melihat keadaan ini,dia tak berdaya untuk menjelaskan pada semua nya kalau selama ini dia hanya istri kedua untuk Heri.


"Kalau memang hamil di usir saja dari kampung ini,bikin aib saja hamil tanpa tau ayah nya" pekik salah seorang warga membuat Dara ketakutan,belum selesai dengan keadaan pingsan sang ibu kini justru akan di hadapi dengan pengusiran nya.


"Iya, lebih baik begitu bu dari pada bikin malu nama kampung kita" jawab ibu Heri.


Deg...


Betapa kejamnya mantan mertua nya ini


"Yah....aku takut" isak Dara merapatkan tubuhnya pada sang ayah


"Harap tenang bapak-bapak ibu-ibu,saya belum tau siapa yang menghamili anak saya karena memang baru saat ini saya mengetahui kalau Dara hamil,beri kamu waktu untuk membicarakan hal ini secara kekeluargaan" pinta ayah Dara


"Alah, nggak bakal tau lah pak siapa ayah nya karena Dara tidur dengan banyak lelaki selama di tinggal Heri" ujar salah satu warga


"Panggil pak Rt,biar sama-sama kita usir" ujar warga lain nya,dan salah satu ibu-ibu segera pergi untuk memanggil pak Rt membuat tubuh Dara semakin kedinginan karena takut,Ayah nya menggenggam tangan anak perempuan nya ini, apapun yang terjadi dia tetap akan pasang badan untuk anak nya Dara.


Heri menyeringai licik melihat ketakutan Dara, untung saja Rania tidak datang jadi belum ada yang tau kalau dia memiliki istri lain.

__ADS_1


"Rasakan kamu Dara, makanya jangan berani-berani nya lari dari ku,aku yakin lelaki yang bersama Dara di rumah sakit itu sudah memiliki istri jadi membiarkan Dara Pulang ke kampung agar posisi nya aman" batin Heri


__ADS_2