Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Janda


__ADS_3

"Aku ingin menikah pa" ujar David tiba-tiba saat makan malam berlangsung


"What happen son?"


"Tidak ada apa-apa, seperti nya aku sudah menemukan perempuan yang cocok dengan ku"


"Are you ok?" tanya Miranda menatap David lekat


"Oke.."


"Hahaha......kamu sudah jatuh cinta? apa dia perempuan baik-baik? dari keluarga mana?" tanya pak Harun


"Baik,dia sangat baik bahkan dia mirip dengan mendiang mama" jawab David bangga membuat pak Haris mengerutkan keningnya sedangkan Miranda cemberut.


"Dia perempuan yang lemah lembut pa,tapi dia Janda" aku David membuat pak Haris tertawa kecil


"Kamu terjerat cinta janda?" tanya nya


"Lebih baik janda pa dari pada perawan tapi rasa janda" jawab David menyindir Miranda


"Papa tidak masalah status nak, yang penting kamu bahagia dan dia perempuan baik-baik"

__ADS_1


"Aku bisa jamin dia perempuan baik-baik pa, rencana nya setelah masa Iddah nya aku akan melamarnya"


"Baru bercerai? karena kamu?"


"Bukan pa,Dia di tipu suami pertama nya dan memutuskan untuk bercerai" jawab David tak sepenuhnya berbohong,jika dia mengatakan kalau dia berselingkuh dengan Dara bisa-bisa Dara dianggap rendah oleh Miranda dan papa nya.


"Kenapa harus Janda,Vid masih banyak perempuan lajang yang mau dengan mu?" tanya Miranda yang tidak terima dengan keputusan David untuk menikah dengan perempuan bukan pilihan nya karena akan semakin sulit menguasai David.


"Aku mencintai nya,janda hanya status bukan yang terpenting itu cinta antara pasangan" jawab David dan diangguki Pak Haris setuju,pak Harun memang tipe yang santai dalam menanggapi masalah karena menurut nya jika David meminta menikah berarti dia sudah menemukan pujaan hati nya karena selama ini Haris tau bagaimana David di luar sana,kerap bergonta-ganti pasangan, tidak mudah bagi seorang Casanova seperti David memutuskan untuk menikah.


****


"Ya bu, tidak mungkin aku bertahan menjadi istri ke dua mas Heri, lebih baik menjanda saja bu".


"Ayah dan ibu sebenarnya kecewa dengan Heri tapi ayah dan ibu lebih tidak tega melihat kamu menjadi janda di usia muda seperti ini nak,masa depan mu masih panjang" ujar Ayah Dara


"Yah, rezeki,jodoh,maut sudah ada yang atur yah, mungkin mas Heri bukan jodoh terbaik ku, insya Allah aku ikhlas yah" ucap Dara


"Maaf kan ibu Ra yang sudah menjodohkan kamu,ibu pikir Heri lelaki yang baik nak,jika ibu tau dia sudah menikah tidak mungkin ibu menerima pinangan orang tua nya pada mu saat itu"jelas ibu Dara merasa bersalah


"Sudah lah bu, tidak apa-apa,Aku bisa menghadapi semua ini"

__ADS_1


Sampai saat ini Dara belum mengatakan apapun tentang kehamilan nya,Dara takut ibu dan ayah nya malah syock.


****


Baru satu hari berada di kampung halaman nya sudah banyak yang tau kalau Dara dan Heri sudah bercerai, bahkan ibu Heri pun kaget mendengar kan nya tapi dia tidak mendatangi Keluarga Dara dia justru menghubungi Heri meminta penjelasan.


"Mau kemana kamu mas?" tanya Rania


"Aku harus pulang ke kampung dulu Ran, karena ibu menghubungi ku"


"Kenapa?"


"Beliau sudah tau aku dan Dara bercerai,Dara sekarang ada di kampung" jawab Heri


"Mas aku ikut" pinta Rania


"Ran, bagaimana mungkin kamu ikut aku harus menyelesaikan semua ini,jika ada kamu sudah pasti semua akan berantakan Ran,aku yakin Dara juga selingkuh dari ku karena kemarin Doni mengirimkan aku foto Dara sedang periksa kandungan bersama lelaki lain,dia tidak sengaja melihat Dara di rumah sakit, padahal aku tidak pernah menjamah Dara sudah lebih dari empat bulan ini" jelas Heri membuat Rania menarik sudut bibirnya kecil mendengar ucapan Heri.


"Tapi mas-"


"Sudah lah,jangan membantah ini juga untuk membersihkan nama ku,jika kamu ikut akan makin runyam urusan nya"potong Heri lalu segera pergi meninggalkan Rania.

__ADS_1


__ADS_2