
"Sayang bangun" bisik David mesra sambil terus mengusap lembut kepala sang istri.
"Masih ngantuk mas"
"Nggak baik loe ibu hamil bangun siang, mandi dulu yuk" bujuk David
"Ngantuk"
"Mandi dulu yuk, lengket semua nih sayang"ujar David sambil tangannya memegang pinggul sang istri yang sudah kelihatan membesar.
"Mas mandiin ya" bujuk David lagi
"Ngantuk mas,kamu sih ngambil jatah nya subuh-subuh jadi lemes aku nya!!"ujar Dara sambil menenggelamkan wajahnya di leher David, sedangkan mata nya masih tertutup.
"Mas gendong ya sayang, sudah mandi minum susu dulu baru lanjut tidur lagi,biar dedek nya nggak kelaparan"
David mengangkat tubuh Dara ke dalam pelukan nya, sedangkan Dara melingkar kan kaki nya di pinggir David, sudah seperti menggendong anak kecil saja,tangan David meremas bokong Dara yang terlihat semakin membesar,Dara sendiri tak mau membuka mata nya karena memang masih mengantuk.
"Sayang berat sekali kamu sekarang" desis David
David mendudukkan sang istri di kloset dan segera menggosok tubuh Dara, semua anggota tubuh istrinya ini dia bersihkan tanpa melewati nya,di usap lembut oleh David.
__ADS_1
Setelah selesai memandikan sang istri David mengangkat Dara kembali dan mengeringkan seluruh tubuh nya, sudah seperti bayi besar David memperlakukan sang istri dan semua nya di sukai oleh Dara.
"Sayang,mas ke kantor dulu ya, nanti pulang nya mau di belikan apa?" tanya David mesra
"Rujak buah mas"sahut Dara
"Jangan lupa minum susu nya terus sarapan baru boleh tidur lagi ya" pesan David dan di anggukki Dara patuh.
Setelah mencium kening sang istri David segera pergi.
***
"Terus gimana langkah kelanjutan nya Ri?"
"Ya akang do'a kan yang terbaik untuk kamu Ri, jadikan ini pelajaran hidup"
"Iya kang,ini sangat berharga untuk saya" jawab Heri cepat
"Semoga bisa bertemu perempuan baik-baik ya Ri, dan bisa menjalani rumah tangga sakinah mawadah warohmah,jangan trauma sama pekerjaan PT"
"Nggak kang, malahan kalau dapat istri akan saya boyong ke sini,tapi satu istri saja nggak kuat lagi dua" jawab Heri terkekeh kecil.
__ADS_1
****
"Kesini dong ra? kita kangen" ujar Ratih
"Gue capek banget Rih,besok ya! besok gue ada jadwal kelas ibu hamil nah pulang nya langsung ke sana" jelas Dara
"Buset loe udah jadi istri konglomerat banget ya,pake kelas ibu hamil segala"
"Ya mau gimana lagi,mas David mau semua kegiatan yang berhubungan dengan ibu hamil gue ikutin,mas David itu orang nya nggak mau ambil resiko apalagi usia gue masih remaja gini kan"
"Remaja apa nya, udah mau brojol juga" Celetuk Ranti membuat mereka tertawa kecil
"Lagian loe ngebet banget deh gue ke kantor"
"Ratih pengen lihat tampang di bontet Ra,apa masih bisa sangarin loe nggak" ujar Ranti
"Jahat banget sih kalian"
"Sesekali ra lihat tampang orang sombong itu, biasanya kan enteng banget marahin loe,nak sekarang sejak tau loe istri big bos gue mau lihat tampang nya, sekalian loe lihatin sama si Bella itu kalau loe hamil anak pak David biar pada kepanasan isi kantor.hahaha"
"Gila loe mau balas dendam sama bu Kia" ucap Dara menggelengkan kepalanya, sebenarnya ada seru nya juga berlagak sombong karena memang sesekali di perlukan untuk memberikan syock terapi pada bawahan suaminya ini.
__ADS_1
"Besok gue samperin loe" lanjut Dara menutup ponselnya