Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Sakit


__ADS_3

"Pa aku sudah siapkan perempuan untuk calon istri David,kamu sudah katakan belum pada David pa?" tanya Miranda pada sang suami


"Belum sayang, David tipe orang yang tidak bisa di paksa jadi kita harus cari celah nya seolah-olah kita tidak menjodohkan nya tapi bertemu sendiri " jelas pak Harun


Miranda juga mengakui kalau David tipe lelaki yang keras kepala tidak akan bisa di paksa,saat berpacaran dulu saja Miranda tidak bisa mengendalikan David,dia akan bertindak semaunya tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu resiko nya.


"Lalu bagaimana cara nya pa"? tanya Miranda lagi


"Perempuan itu di mana dan siapa? apakah daei Keluarga baik-baik?" cecar Harun lagi


"Dia sepupu jauh ku di Bali,dia seorang model yang cukup terkenal di kota nya aku yakin David dan dia sangat cocok jika menikah pa" bujuk Miranda


"Begini pa kamu perintahkan David ke Bali,kita buat seolah-olah ada proyek bekerja sama agar David bisa bertemu dengan dia dan berkenalan lebih dekat"


"Boleh juga ide kamu sayang,besok aku akan temui David" ujar Harun mengangguk kan kepala nya setuju.


****


"Sayang bangun...." bisik David


"Mas perut ku sakit,aku tidak bisa ke kantor hari ini" jawab Dara pelan

__ADS_1


"Kamu demam sayang?"tanya David cemas sambil memegang dahi Dara


"Tidak mas,hanya sakit perut karena tamu bulanan ku ini"


"Lalu bagaimana?"


"Kamu bisa tolong belikan obat pereda nyeri mas di apotik?" tanya Dara dan di anggukki David cepat,dia langsung segera pergi dan tak lupa mengecup pipi Dara sekilas sebelum pergi.


****


"Mas,, kemarin aku lihat baju-baju bayi lucu-lucu deh mas sama kereta bayi juga" ujar Rania


"Lalu? jangan bilang-"


"Ya di tabung lah uang nya dari sekarang kalau mau di beli" ucap Heri lagi


"Iya mas,kamu juga cari seseran luar lah mas,kalau nggak sesekali kamu nggak usah


kirimin Dara uang,bukan nya dia juga punya penghasilan sendiri mas! pasti bisa lah untuk dirinya sendiri di sana "usul Rania


"Mana bisa Ran,Dara juga istri ku sudah banyak lo aku potong jatah bulanan dia"

__ADS_1


"Kamu kan lebih banyak di sini mas dari pada di sana jadi wajar lah kalau aku yang banyak di kasih uang,dia enak nggak ngurusin kamu tinggal terima uang nya saja"


"Bukan nya ini semua kemauan kamu Ran,jangan mulai deh!!!" kesal Heri


"Bukan mulai mas,aku hanya mengusulkan saja karena dia punya penghasilan dan aku tidak! jadi tidak masalah lah sesekali kamu tidak kirimkan dia uang,ini juga untuk keperluan anak kamu mas,beli popok dan keperluan lain nya,kamu juga nggak tau kan berapa gaji dia? bisa saja lebih besar dari gaji kamu buktinya dia nggak pernah protes selama ini kamu kirim uang berapapun karena apa mas? karena uang dia banyak kamu nya saja yang bego" ucap Rania mencoba mempengaruhi Heri


Heri terdiam sejenak memang benar dia tidak pernah tau berapa gaji yang di dapat Dara selama bekerja, alasan Dara semua uang nya di berikan pada sang ibu dan Dara tidak pernah mengeluh keuangan selama mereka menikah berarti memang benar gaji Dara besar.


Rania tersenyum tipis melihat Heri sedang berpikir.


****


"Mas bisa berangkat bekerja sayang?" tanya David karena dari tadi sang papa sibuk menghubungi nya.


"Ya sudah mas pergi saja,aku juga sudah izin sama bu Kia" jawab Dara sambil memegang perutnya yang mulai berangsur membaik


"Bu Kia bilang apa?"


"Ya di kasih izin untuk hari ini" jawab Dara lemah


Andai saja bukan papa nya yang menelpon sudah pasti David tidak akan mau meninggalkan sang kekasih sendirian di apartemen.

__ADS_1


"Nanti mas pesankan makanan ya,jangan kemana-mana istirahat saja mas berangkat sebentar sayang tidak lama,siang akan mas usahakan pulang" pamit David sambil mencium kening Dara sekilas lalu mengusap lembut pipi perempuan cantik ini.


Dara melihat kepergian David dengan sedikit mengeluarkan air mata,kenapa semakin hari lelaki ini semakin romantis dan Dara semakin ketergantungan pada nya, memang benar kata orang yang jauh bisa kalah dengan yang selalu ada, David selalu ada untuk nya membuat Dara terbiasa dengan kehadiran lelaki tampan itu bahkan hampir setiap hari nya mereka bersama membuat lambat laun benih cinta itu tumbuh tanpa bisa di cegah.


__ADS_2