
Ingin sekali rasanya Dara menghampiri sang suami ke Lombok karena dia sudah curiga pada Heri tapi Dara tidak tau di mana Heri bekerja karena selama menikah Heri tidak pernah terbuka soal pekerjaan nya, apalagi Lombok besar jika dia ke sana bisa ke sasar pikir nya.
Akhirnya Dara mentransfer uang satu juta untuk Heri dengan memakai uang David,pikir Dara ini yang pertama dan terakhir nya hitung-hitung permintaan maaf nya karena sudah selingkuh dengan David.
****
Heri yang mendapat transferan dari Dara segera mengirim kan uang satu juta pada sang ibu dan sisa nya bisa dia pegang dulu untuk jaga-jaga kalau Rania nanti minta lagi.
"Bu,uang nya sudah aku kirimkan ya, ibu bisa pakai untuk berobat" ujar Heri
"Terimakasih ri" jawab Sang ibu tersenyum bangga pada sang anak yang sangat bertanggung jawab.
"Terimakasih sayang,aku tau kamu punya uang tabungan bulan depan aku kembalikan" pesan Heri pada Dara.
Dara tak menggubris pesan Heri dia terus melanjutkan pekerjaan nya .
__ADS_1
****
"Pa,aku harus kembali ke Jakarta" ucap David
"Kenapa lagi Vid,bukan nya kamu tidak ada lagi pekerjaan dia Jakarta " sahut Miranda membuat David geram dengan ibu tirinya ini
Miranda lebih senang menetap di Bali apalagi dengan keadaan sang suami mulai sakit-sakitan dia bisa senang-senang bersama Vani dan teman nya yang lain bahkan Miranda berharap Pak Harun cepat mati hingga dia bisa menggoda David, Miranda yakin kalau David masih mencintai nya tapi terkenda sang suami saja.
"Apakah semua pekerjaan ku harus kamu ketahui"jawab David membuat pak Harun mengangkat tangan nya memberikan isyarat kalau tidak boleh berdebat.
"Ambil kembali jabatan mu di sana,papa juga akan pulang ke Jakarta" Ujar pak Harun membuat David tak percaya
"Benar pa?"
"Hmmm....kita akan kembali ke Jakarta,papa juga tidak betah di sini selalu saja sakit-sakitan" jawab pak Harun, sebenarnya dia tau kalau menetap di Bali justru memperburuk rumah tangga nya, Miranda selalu pergi malam hari dengan alasan bosan dan meninggalkan nya saat sudah tertidur.
__ADS_1
"Pa....aku betah di sini" jawab Miranda
"Kalau kamu betah,kamu saja yang di sini,aku dan papa pulang ke Jakarta " ketus David membuat Miranda geram, bisa-bisa nya sang suami membatasi langkah nya,jika di Jakarta Miranda hanya di rumah saja mengurusi tua bangka ini pikir nya.
***
Rasa lelah menghampiri Dara, sepulang kerja dia hanya berdiam diri di rumah.Hari ini dia sangat merindukan David,Dara mencoba menghubungi sang kekasih tapi tak ada jawaban bahkan ponsel David tak bisa di hubungi lagi.
"Kemana dia?" batin Dara
Belum hilang kecurigaan pada Heri kini beralih pada David yang tiba-tiba ponsel nya tidak bisa di hubungi.
"Ada apa ini,apa semua lelaki ini sudah meninggal kan ku" kesal Dara membanting ponselnya di atas kasur lalu merebahkan tubuhnya yang sangat lelah.
Pikiran Dara kini di suguhkan dengan pikiran negatif apa karena dia berselingkuh hingga dia berpikir kalau semua lelaki akan berselingkuh juga.
__ADS_1
Dara mengambil tas nya,mata nya tak bisa terpejam saat ini,dia memutuskan untuk ke Apartemen David saja mana tau di sana bisa membuat nya tidur nyenyak nanti.