
"Ra.....Dara" pekik Ranti yang melihat Dara duluan berjalan masuk ke arah lobi kantor
"Astaga Ra,kemana aja loe?gila gue hubungi loe berkali-kali nggak bisa ra,loe menghilang dari peredaran dan sekarang datang lagi,makin cantik lagi" gemas Ranti membuat Dara terkekeh kecil.
"Kemana aja loe?" tanya Ranti lagi
"Nggak ke mana-mana,gue pulang kampung Ran" jawab Dara tersenyum manis
"Loe tau nggak bu Kia marah besar karena Loe pergi nggak ada kabar berita"
"Masa'?" tanya Dara dan diangguki Ranti
Mereka berjalan masuk ke dalam kantor.
"Ra...." pekik Ratih yang melihat Dara baru masuk.
"Dara!!! apa kabar loe ra? gue kangen banget tau nggak,kita cari loe ke kontrakan kata nya udah pindah dan loe udah cere dari Heri,kemana aja loe Ra? loe tau nggak kita pikir loe menghilang karena frustasi bercerai" cecar Ratih
"Nggak gue pulang kampung karena ada masalah yang harus di selesaikan" jawab Dara
"Terus sekarang loe mau kerja lagi?" tanya Ratih
"Kalau iya sayang banget ra posisi loe baru di isi dua hari yang lalu, perusahaan membuka lowongan lagi seminggu yang lalu dan sekarang banyak anak baru ra" jelas Ratih pelan dia merasa menyesal dengan keluar nya Dara tanpa pamit.
"Nggak,gue nggak kerja lagi Tih,gue ke sini ada urusan sebentar sama pak David"
"Masalah gaji loe ya ra, pasti loe lagi butuh banget ya.Semoga pak Rudi berbaik hati Ra mau kasih gaji loe,tapi sepertinya di potong deh loe tau sendiri kan bu Kia gimana orang nya,tapi gue do'a in semua nya baik-baik saja"ujar Ratih lagi
"Iya ra,loe sih pake nggak bisa di hubungi,ganti nomor ya?" tanya Ranti
__ADS_1
"Iya nih gue ganti nomor,mana nomor kalian gie save, soalnya ponsel yang lama udah hilang" jelas Dara mengeluarkan ponsel canggih nya membuat mata Ratih dan Ranti membelalak pasalnya sahabat mereka ini mengeluarkan ponsel keluaran terbaru dan mencapai harga puluhan juta.
"Gila hape lo ra,ini mah hape bos-bos besar! nggk kerja tapi makin tajir lo" pekik Ratih
"Kw ini...jangan melotot gitu" elak Dara sambil mencatat nomor sahabat nya ini.
"Kalau gitu gue duluan ya,ntar gue ke sini lagi" pamit Dara.
"Yaah belum juga lepas kangen ra"
Dara berjalan menuju ruangan David,banyak karyawan yang menyapa nya karena memang kenal dengan Dara, bahkan pak Rudi pun ikut menyapa Dara.
"Mbak Bel,pak David ada di dalam?" tanya Dara lembut
"Ada Bel, tapi Pak David tidak mau di temui perempuan sekarang" jawab Bella
"Kenapa?"
Dara mengerutkan keningnya karena di larang sang sekretaris, memang tidak ada yang tau kalau Dara adalah istri David saat ini,Dara sedikit bingung kenapa Miranda datang ke kantor David apa hubungan David dan ibu tiri nya itu.
"Nggak akan di marahi mbak,nanti aku yang tanggung jawab"
"Hahaha jangan ngada-ngada ra, istri pak Haris saja aku kena marah apalagi kamu" ejek Bella
"Lagian kamu perlu apa Ra?" lanjut nya
"A-ku-aku....ada deh mbak Privasi" jawab Dara membuat Bella semakin tidak mengizinkan
Berdebat kecil membuat Dara sedikit geram akhirnya dia mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi David.
__ADS_1
"Hallo sayang,ada apa?"
"Mas aku sudah di depan ruangan kamu tapi tidak di izinkan masuk" ujar Dara membuat Bella membelakan mata nya,apa hubungan Dara dan David sang atasan.
David segera menutup ponselnya dan berjalan ke depan pintu.
"Mas kenapa pake peraturan tidak boleh masuk sih" kesal Dara
"Mas tidak tau kalau kamu yang datang sayang tadi itu ada hama" jawab David sambil merangkul Dara dan mencium kening nya membuat Bella semakin bingung.
"Bel...lain kali kalau ibu Dara datang langsung suruh masuk,dia istri saya" tegas David membuat Bella ketakutan
"Ma-af pak,saya tidak tau,saya hanya menjalankan perintah bapak tadi,maaf buk"ujar Bella tertunduk
"Ya....saya maaf kan" jawab Dara sedikit kesal tapi masih memaafkan Bella
"Kenapa nggak bilang sayang mau ke kantor,kan bisa mas minta sopir untuk jemput"
"Bosan mas di rumah,tadi nya mau buat kejutan ehh... justru aku yang terkejut dengan peraturan baru nya"
"Maaf...maaf jangan bete gitu sayang" bujuk David mencium kening sang istri
"Mas masih lama?"
"Nggak...mau berangkat sekarang?" tanya David dan di anggukki Dara
David mengambil kunci mobil nya lalu menggenggam tangan sang istri keluar ruangan membuat gosip cepat tersebar.
"Yang benar kamu Bel,masa pak David nikah sama Dara,aku pernah marahi Dara lo" ujar Bu Kia tak percaya
__ADS_1
"Beneran bu,kalau ibu nggak percaya tanya saja sendiri sama pak David, hati-hati loe bu nanti ibu yang di pecat karena pernah marah sama Dara" ucap Bella membuat Bu Kia ketakutan.