Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
tinggal di apartemen


__ADS_3

"Sayang kamu boleh beli apapun dengan uang yang mas berikan, apapun itu mau kasih adik kamu, Keluarga kamu tidak masalah untuk mas karena mas sudah sisihkan setiap bulan nya untuk jajan kamu" ucap David saat mereka makan bersama.


"Tapi aku nggak enak mas sama kamu,masa uang kamu keluarga ku ikut menghabiskan nya juga"


"Keluarga kamu juga Keluarga ku bedanya mereka tidak kenal saja sama aku saja" jawab David menyengir


"Tapi kapan kamu kirim uang ke rekening itu mas,sudah 500 juta aja"


"Sehari sebelum berangkat bukan nya mas sudah bilang minta kamu cek,kamu lupa?"


"Hehehe iya mas kelupaan" jawab Dara cengengesan.


"Jadi kamu besok pulang ke Bali lagi ya mas? kapan ke sini nya lagi"


"Secepat nya sayang,kalau papa sudah sembuh mas segera pulang nggak enak di sana"


"Kenapa bukan nya Bali kota wisata,banyak turus cantik lo mas,pake Bikini lagi"pancing Dara dengan memutar bola matanya jengah


"Lebih enak lihat bugil nya langsung kaya semalam,terus sambil nahan *******" jawab David membuat wajah Dara memerah menahan malu,ya semalam Dara tak bisa berteriak karena takut ketauan tetangga kiri-kanan alhasil mereka main dengan berbisik.


****

__ADS_1


"Kenapa kamu biarin David pulang pa,nanti dia nggak datang lagi lo kesini"


"Sayang, David itu keras kepala meskipun aku larang dia tetap akan pergi jadi percuma saja aku menahan nya di sini sementara otak dan pikiran nya di Jakarta yang ada dia akan terus marah-marah,siapa yang repot aku juga kan,jadi biarkan dia menyelesaikan permasalah nya di Jakarta dulu" jelas pak Harun


"Tapi bagaimana dengan perjodohan nya pa,kamu diam saja sih" kesal Miranda


"Tunggu saja sayang, nanti juga David akan menerima nya,aku lihat dia juga tidak memiliki kekasih di Jakarta jadi nggak akan susah meminta nya menikahi Vani"


"Itu menurut kamu pa,kamu tidak tau saja selir nya itu banyak, David itu hobi keluar masuk klub"


"Itu dulu sekarang sudah tidak" bela Harun


"Buktinya dia jarang pulang ke rumah pa, kemana coba kalau nggak klub atau cari perempuan di luar sana,kamu jangan terlalu percaya David mas"


"Jangan coba bicara terus pa tapi di paksa dong biar segera di laksanakan, bukan nya kamu mau melihat David menikah"


"Iya sayang, setelah David datang kita bicara kan lagi ya" ujar Pak Harun mengalah


****


"Sayang, selama mas nggak ada kamu di sini saja ya, apalagi kalau suami kamu nggak ada di rumah,mas nggak bisa tenang ninggalin kamu di kontrakan sendirian"pinta David,saat ini mereka sudah berada di apartemen.

__ADS_1


"Kenapa?"


"Mas takut kalau ada yang masuk malam-malam sayang"


"Itu hanya pikiran mu mas,bukan nya selama ini kamu yang selalu menjadi maling nya di tengah malam" ketus Dara membuat David tertawa kecil


"Mas hanya takut sayang, lebih baik di sini lebih terjaga keamanannya, apalagi kalau mas baru pulang dan melihat kamu lega rasanya"


"Kalau dari sini tempat kerja nya agak jauh mas,dan aku bingung di mana meletakkan motorku karena hampir semua orang bawa mobil"


"Mau mas belikan mobil"tawar David


"Nggak!!! jangan ngawur kamu mas nanti malah teman kantor curiga lagi" tolak Dara cepat,ini saja sudah lebih dari cukup untuk Dara nggak perlu mobil dia juga tidak bisa mengendarai nya.


"Naik taksi saja sayang atau grab kan bisa di download aplikasi nya nanti bayar pake uang dari dalam aplikasi biar lebih mudah" terang David


"Memang bisa mas?"


"Ya bisa lah, nanti mas isikan terus uang di aplikasi nya biar selama mas nggak ada kamu nggak perlu repot-repot pake motor dan juga lebih aman sayang"


"Ya sudah ajarin mas"

__ADS_1


"Ajarin apa? buat anak! bukan nya kamu jago" canda David


"Pikiran kamu nggak jauh dari itu" kesal Dara membuat David tertawa terbahak.


__ADS_2