Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Mual


__ADS_3

"Kamu pikir aku bodoh mas,uang hanya kamu berikan Satu juta setengah dan kamu tidak pulang,kamu pasti sedang bersenang-senang dengan si Dara itu" oceh Rania


"Aku pasti kan kamu menyesal mas sudah berani bermain-main dengan ku,jangan harap pernikahan kedua mu itu akan selamat dengan baik"lanjut nya


Rania berniat akan menyusul Heri ke Jakarta besok,dia ingin memergoki Heri di rumah Dara, karena Rania sendiri sudah mengantongi tempat tinggal Heri di Jakarta.


***


"Kini kamu bisa saja menipu ku mas tapi suatu saat pasti akan terbongkar" ujar Dara kesal,dalam ocehan nya tiba-tiba Dara merasa perutnya mual


"Huek.....huek...." Dara berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perut nya.


Kepalanya sedikit pusing membuat Dara langsung berjalan ke kamar untuk berbaring sejenak.


"Pasti aku masuk angin karena semalam Ac nya terlalu dingin" ucap Dara sambil menggosok minyak angin di tengkuk dan perut nya yang terasa mual. semalam mereka bermain hingga dini hari,David meminta jatah nya karena seminggu ini mereka tidak akan bertemu intens jika Heri benar-benar pulang.


"Kenapa tiba-tiba aku menginginkan sate ya" batin Dara


Dara segera bangkit dan mencari jaket nya,dia ingin keluar mencari sate di simpang gang.


Dara menutup rumah nya dan tidak lupa menguncinya takut jika ada yang masuk mendadak.

__ADS_1


"He ada neng Dara! mau kemana Neng?" sapa Doni ramah.


"Mau ke luar kang,mau cari sate di ujung gang"jawab Dara


"Sendirian neng?"


"Iya kang,mau sama siapa lagi mas Heri kan belum pulang" jawab Dara ramah


"Kirain ada mas Heri,mau di temani Neng?"


"Nggak usah kang saya bisa sendiri, duluan ya kang" ujar Dara segera pamit pergi, dia sedikit tidak menyukai Doni yang selalu memperhatikan nya jika keluar rumah.


***


"Sedang apa kamu ra" gumam David cemburu,dia tidak bisa berkonsentrasi malam ini karena membayangkan sang kekasih sedang bercinta dengan suaminya.


"Aaarrr.....bisa gila aku kalau begini" ujar David mengusap wajah nya kasar, pikiran nya selalu tertuju pada Dara bahkan perut nya pun mendadak mual membayang kan tubuh Dara di cumbui oleh Heri.


"Huek.....huek...."


Wajah David sedikit memerah saat keluar dari kamar mandi,malam ini dia pulang ke rumah karena papa nya juga meminta David untuk pulang.

__ADS_1


Miranda melihat David yang lemas keluar dari kamar nya sedikit khawatir dengan keadaan anak tirinya ini.


"Kamu sakit Vid?" tanya nya tapi tidak di jawab oleh David membuat Miranda mendekat dan memeluk tubuh David.


"Aku kangen" ucap nya


"Huek.....huek...." David memuntahkan kembali isi perut nya kali ini di baju Miranda karena perempuan itu tengah memeluk nya.


"David!!!!" pekik Miranda kesal


"Salah kamu sendiri kenapa mendekati ku,aku tidak suka dengan bau mu" aku David santai membuat Miranda lari ke dalam kamar nya untuk membersihkan diri.


"Seperti nya aku masuk angin" batin David


***


"Yah lowbat" ujar Dara melihat ponsel yang dia tinggal kan di meja hias nya tadi


Dara membaringkan tubuhnya karena memang merasa lelah apalagi sudah berjalan kaki ke luar gang membuat kaki nya sedikit pegal tapi perut nya lumayan terisi.


Dara segera tidur karena memang sudah capek sekali.

__ADS_1


__ADS_2