Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Mencelakai


__ADS_3

"Mas aku heran deh sama kamu tiba-tiba nafsu sampe segitu nya?" tanya Dara saat mereka sedang santai duduk di depan televisi


"Emangnya mas nggak boleh nafsu sayang sama istri sendiri?"


"Bukan gitu mas, bagus sih kamu cuma nafsu sama aku tapi biasanya kamu sabar sampai di rumah kenapa hari ini nggak,apa kamu ada lihat yang aneh-aneh?" tanya Dara curiga


"Nggak!! memang kalau lihat kamu nafsu aja, apalagi habis keluar salon,wangi pengen cepat-cepat di masukin" jawab David cepat membuat Dara sedikit lega karena sang suami hanya nafsu pada nya


"Sayang semenjak hamil kamu makin seksi deh, apalagi ini kamu makin kenceng buat candu" ujar David sambil meremas p******a Dara pelan.


"Iihh.......jahil deh kamu mas"


"Udah ada aer nya sayang, sesekali" ucap David


"Emang gitu mas kalau ibu hamil"jelas Dara yang memang kini rutin membaca artikel ibu hamil.


"Tapi aku gendutan ya mas?" tanya Dara


"Semok sayang,jadi bikin candu" jawab David terkekeh kecil membuat Dara memanyunkan bibirnya


"Kenapa?" tanya David yang melihat Dara justru cemberut


"Jelek ya mas?"


"Nggak sayang,gimana mau jelek orang perawatan nya sampai 20 juta" goda David


"Kamu keberatan mas?" tanya Dara lagi

__ADS_1


"Kamu sensitif banget sayang,nggak ada yang keberatan kok orang mas sayang banget sama kamu,mau berapapun itu terserah kamu,mas kerja juga buat kamu dan anak kita nanti bukan jadi jangan ngambek sayang" bujuk David menarik Dara kedalam pelukannya dan mengelus pelan perut sang istri.


Sejak bobot tubuh nya bertambah Dara sedikit khawatir dia tidak mau David justru berpaling dari dirinya nanti.


****


"Aahhh....."


"Lebih cepat sayang" pinta Miranda membuat lelaki plontos itu mempercepat gerakan pinggul nya.


"Sayang aku mau keluar" ujar Miranda mengeratkan pelukannya


"Bersama sayang"


Miranda terkulai lemas di atas sofa,malam ini dia tengah menghabiskan malam panjang nya bersama Roni sang kekasih sedangkan pak Haris justru sedang tertidur pulas.


Sebelum pergi Miranda memberikan sang suami obat tidur agar tidak mencarinya malam ini.


"Iya,aku sedang kesal"jawab Miranda sambil menarik selimut nya


"Kenapa?"


"Istri David sudah dir temukan" jawab Miranda ketus


"Bukan nya itu bagus"


"Bagaimana bagus nya,aku tidak menyukai perempuan itu Ron,dia sudah menggagalkan rencana ku untuk menguasai harta David"

__ADS_1


"Kamu masih mencintai David?" tanya Roni


"Tidak!!!!"


"Lalu apa masalah nya?"


"Jika David menikah dengan sepupu ku bukan nya aku bisa menguasai harta nya tapi kini David menikah dengan perempuan kampung yang asal usul nya aku tidak tau, yang jelas dari rakyat jelata karena aku dapat informasi kalau perempuan itu dulunya bekerja di perusahaan David sebagai buruh"jelas Miranda


"Sayang aku mau kamu celakai istri nya itu" pinta Miranda


"Maksud mu?"


"Ya, celakai dia, karena sekarang dia sedang hamil anak David " ujar Miranda dengan wajah cemburu


"Jangan aneh-aneh kamu Mir,nanti kalau aku di penjara bagaimana?"


"Jangan sampai ketahuan Ron"


"Bukan nya kamu sendiri yang bilang kalau David bukan lelaki bodoh,dia akan mendapatkan ku dalam hitungan menit"


"Ron, Jika kamu di penjara aku akan menyewa pengacara paling mahal,dan setelah kamu keluar dari penjara kita akan menikah dan lari dari Jakarta" bujuk Miranda membuat Roni mengerutkan keningnya


"Jika aku di penjara siapa yang akan menghasilkan uang untuk kehidupan kita tapi jika kamu yang di penjara aku masih bisa menghasilkan uang"


"Kenapa harus mencelakainya Mir,bukan nya sekarang hidup kita sudah enak, tinggal di nikmati saja"


"Aku hanya kesal karena dia berani masuk dalam kehidupan David hingga membuat David perhitungan pada ku" alasan Miranda

__ADS_1


"Akan aku pikirkan"jawab Roni menarik Miranda dalam pelukan nya lagi


Miranda tersenyum licik jika Roni mau mencelakakan Dara dia tidak perlu bersusah payah lagi menyewa orang lain karena memang saat ini Miranda kesulitan uang, David sudah membatasi pengeluaran nya sedang kan pak Haris tidak tau menahu urusan keuangan.


__ADS_2