Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Sembuh


__ADS_3

"Kamu sakit apa mas?" tanya Dara sambil membalurkan minyak angin di tubuh sang kekasih yang sedang tidak enak badan ini.


"Nggak tau sayang, dari semalam mas nggak selera makan terus mual-mual sama muntah terus" jawab David lemah


"Terus sampai sekarang kamu belum makan?" tanya Dara cemas


"Belum" jawab David menggeleng


"Mau makan apa? aku buatkan"


"Mas mau peluk kamu sayang,mas kangen" jawab nya manja sambil memeluk tubuh Dara dan meletakkan kepala nya di paha kecil perempuan mungil itu.


"Kata nya belum makan,kalau begini bagaimana aku bisa masak untuk kamu mas, kalau nggak makan nanti tambah lemas lo gimana mau ngerjain aku"goda Dara


"Mas tidak perlu makan sayang yang mas butuh kamu" rengek David manja


"Tumben begini manja nya kamu mas"


"Mas sendiri juga bingung sayang,dari semalam bawaan nya serba nggak enak,mas takut kamu di tiduri suami kamu" aku David membuat Dara mengerutkan keningnya


"Mas tau ini berlebihan tapi memang begitu adanya,serasa nggak ikhlas gitu sayang,kapan sih kamu pisah sama si Heri itu biar kita nikah dan nggak pisah lagi"

__ADS_1


"Secepat nya mas"jawab Dara mantap membuat David bangkit menatap nya tajam


"Beneran sayang?" tanya nya bersemangat


"Hmmm....aku sudah mengajukan gugatan cerai ku mas tadi pagi"


"Yang bener kamu sayang? kok bisa?" tanya David tersenyum kecil,Dara menceritakan semua nya membuat David senang bercampur kesal karena perempuan yang dia cintai di khianati tapi di sisi lain David bahagia dengan pengkhianat Heri membuat dia dan Dara akan bersatu.


"Dia hubungi aku terus mas tapi nggak aku angkat" ujar Dara


"Sayang,mas mohon jangan terpengaruh dengan dia ya, bagaimana pun dia membujuk mu jangan mau kembali mas akan segera melamar kamu sayang"


"Kalau aku mau kembali kenapa juga aku ajukan gugatan mas"


"Mas, istri pertama dia sedang hamil,aku tidak ingin melihat anak tak berdosa itu lahir tanpa ayah jadi biarkan saja mereka bersama toh kita juga bisa bersama bukan"


"Alhamdulillah..... akhirnya pengorbanan mas selama ini tidak sia-sia sayang,mas hampir putus asa dengan hubungan kita, ternyata Tuhan baik memberikan jalan untuk hubungan terlarang ini" ucap David sedikit terkekeh


"Aku juga senang mas akhirnya aku bisa lepas dari rasa bersalah ini"


David memeluk tubuh Dara erat dan mencium pipi nya berkali-kali.

__ADS_1


"Mas kata nya sakit"


"Tiba-tiba mas langsung sembuh sayang,rasa mual nya seketika hilang jika bersama kamu" jawab David semangat membuat Dara menggelengkan kepalanya.


****


"Tidak ada,Dara tidak menghubungi ibu" jawab ibu Heri saat Heri menghubungi ibu nya


"Kenapa Her?"


"Tidak bu,hanya bertanya saja,kabar Dina bagaimana?"


"Alhamdulillah sudah mulai membaik Ri, mungkin setelah ini Dina tidak boleh bawa motor dulu ke sekolah takut terjadi kecelakaan lagi Ri" jelas sang ibu


"Iya bu"


"Oh ya Ri,coba kamu bujuk Rais adik ipar mu itu kalau ke sekolah barengan dengan Dina, soalnya Dina kan belum boleh bawa motor Ri,lagi pula kan pasti motor nya kamu yang belikan nggak ada salah nya kan Dina ikut numpang apalagi mereka satu sekolah"


Heri terdiam sejenak bagaimana dia harus menghubungi Rais sedangkan hubungan dia dan Dara saja sekarang sedang di ujung tanduk.


"Ri....Heri...."panggil sang ibu

__ADS_1


"He... i-ya bu nanti aku tanyakan"jawab Heri menutup ponselnya.


Dia bingung dengan hubungan nya saat ini,Dara tidak bisa di hubungi sedangkan dia belum bisa pulang bulan ini.


__ADS_2