Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
pengadilan agama


__ADS_3

Kedatangan Rania menjadi angin segar buat Dara, serasa mendapatkan durian runtuh siang ini perut yang keroncong langsung terasa kenyang.


Dara segera mengambil ponsel yang tadi dia cas, mungkin sudah penuh dengan panggilan atau pesan dari Heri tapi Dara sengaja tidak menghidupkan ponsel nya terlebih dahulu karena tidak ingin meladeni Heri.


Para tetangga yang melihat pertengkaran nya tadi cukup menjadi bukti kalau diri nya adalah istri ke dua selama ini setidaknya ayah dan ibu nya tidak akan kecewa dengan perceraian nya nanti.


Dara mengambil air putih dan meneguk nya hingga tandas, selesai berdebat dengan istri pertama suami nya Dara sedikit haus.


Dara memandangi wajah nya di pantulan cermin yang dia letakkan di ruang tamu, wajahnya cantik, putih dan glowing karena perawatan mahal dari David,jika di pikir-pikir dengan wajah bening seperti ini wajar saja jika dia di tuduh menjadi pelakor tapi ini beda jalan cerita bukan sang suami yang membuat nya bisa glowing seperti ini melainkan selingkuh nya dan miris nya Dara pun tidak tau kalau dia menjadi selingkuhan suaminya up bukan selingkuhan tapi istri sah secara agama dan hukum justru istri pertama nya lah yang hanya di nikahi siri oleh Heri.


"Kenapa nasib ku bisa begini ya" batin Dara


"Aku menyerahkan keperawanan ku pada Mas Heri tapi justru aku sebagai istri ke dua nya dan Mas David lah yang sudah mengubah ku menjadi terawat seperti ini tapi tuhan begitu baik pada ku memberikan keajaiban nya tanpa aku bersusah payah ke Lombok apa ini balasan karena aku sudah di bohongin selama ini dan memberikan hal paling berharga dalam hidup ku pada lelaki seperti Heri" gumam nya pelan


Dara menghela nafas lega, seperti nya dia tidak perlu membuang waktu untuk mendengarkan penjelasan Heri lagi,siang ini Dara memutuskan untuk melayang kan gugatan cerai nya kepengadilan agama.


****

__ADS_1


Heri dari tadi berusaha menghubungi Dara tapi tidak bisa ponsel nya mati, Heri sendiri kebingungan bagaimana cara menjelaskan pada Dara nanti jika Dara minta cerai bagaimana dengan ibu nya.


Heri meremas rambut nya kasar kenapa Rania bisa segegabah itu mendatangi Dara padahal dia tidak ada di rumah Dara.


"Sial!!!!" kesal Heri membanting ponselnya


***


Senandung ria terlihat di wajah Dara karena akan semakin dekat jalan nya untuk bercerai dari Heri lelaki penipu itu


Tiba-tiba ponsel Dara berbunyi


"Hallo"


"Sayang kamu kemana saja sih,dari semalam di hubungi nggak bisa-bisa pasti kamu sedang senang-senang ya sama lelaki itu" cecar David dengan nada cemburu


"Aku baru pulang mas"

__ADS_1


"Dari mana, jalan-jalan sama dia? kamu tau nggak mas sakit sayang,mas butuh kamu tapi kamu nggak angkat telpon ku dari semalam" adu David seperti anak kecil membuat Dara gemes sendiri


"Sakit?? sakit apa? malarindu" canda Dara


"Mas serius sayang,dari semalam mas muntah-muntah"


"Kok sama ya mas aku juga muntah-muntah mas,fix ini karena Ac nya malam itu terlalu dingin mas jadi kita sakit nya barengan"ucap Dara


"Kamu nya sih ngeyel aku bilang pake baju malah nggak mau jadi nya sakit kan kita,kalau barengan gini jadi susah mas,siapa yang di rawat siapa yang ngerawat"jawab Dara


"Terus gimana yang?" tanya David lesu


"Ya sudah aku ke apartemen sekarang ya"


"Suami kamu?" tanya David kaget


"Gampang,aku OTW ya mas" ucap Dara menutup ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2